Surabaya, Gontornews — Keluarga besar alumni Pondok Modern Darussalam Gontor Putri tahun 2005 pada Ahad (18/9/2022) malam menggelar Istighatsah dan Doa Bersama secara virtual via aplikasi Google Meet.
Acara yang dimulai sekitar pukul 19.30 WIB itu diselenggarakan khusus untuk mendoakan pondok tercinta Darussalam Gontor termasuk para kiai, guru, santri, alumni, dan tanpa terkecuali keluarga besar alumni 2005 Nahyazeefa D’Mayla.
Dihadiri oleh sejumlah ustadzah angkatan ke-13 Gontor Putri dan diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara, Ustadzah Edithya Miranti. Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Surat Yasin yang dipimpin oleh Ustadzah Fathul Jannah, alumnus 2005, konsulat Surabaya.
Berlanjut ke acara inti yakni istighatsah dan doa yang dibimbing oleh Ustadzah Suaebatul Aslamiyah dan Ustadzah Zahrotun Nafisah. Mengawali istighatsah kali ini, Ustadzah Suaebah, terlebih dahulu menerangkan akan makna yang terkandung di balik kata istighatsah menurut kaidah Bahasa Arab. Lalu ia pun memandu para hadirin untuk bersama-sama membaca dzikir, asmaul husna, serta doa yang dibacanya.
Kepada Gontornews.com, Nyai Pondok Pesantren Al-Ma’rufiyah, Semarang, itu menjelaskan bahwa dzikir dan doa istighatsah yang dibacanya merupakan doa istighatsah yang bersanad dari Syaikh Muhammad Kholil, Bangkalan, Madura dan Syaikh Romli, Jombang. Acara lantas semakin dimantapkan dengan pembacaan doa kedua oleh Ustadzah Zahrotun Nafisah, hingga akhirnya ditutup kembali oleh panitia yang bertugas.
Semoga kado kecil berupa doa-doa tulus terindah persembahan alumni Gontor Putri 2005 untuk Gontor di atas, dikabulkan oleh Allah SWT serta bisa membawa keberkahan dan kemudahan untuk seluruh keluarga besar Pondok Gontor tercinta, aamiin. [Edithya Miranti]





















