Bambari, Gontornews — Sedikitnya 78 orang tewas dan puluhan lainnya terluka saat sebuah truk berisi barang dan penumpang mengalami kecelakaan di Republik Afrika Tengah.
Kecelakaan tersebut terjadi pada hari Selasa (4/7) sekitar 10 kilometer di luar Kota Bambari, sekitar 300 km timur laut ibukota Bangui, saat truk tersebut melakukan perjalanan ke pasar mingguan di Desa Maloum.
“Sebanyak 78 orang tewas dan 72 lainnya terluka. Beberapa orang yang terluka dibawa langsung ke rumah mereka dari tempat kejadian dan meninggal di sana beberapa waktu setelahnya, namun sebagian besar meninggal di sini,” kata Chamberlain Bama, kepala dokter rumah sakit universitas di Bambari, seperti dikutip Reuters.
Seorang anggota parlemen dari Bambari mengatakan truk tersebut kelebihan beban dan melaju di atas kecepatan normal.
“Mereka melaju cepat untuk sampai ke pasar tepat waktu. Itulah yang mungkin menyebabkan kecelakaan itu,” kata Amaseka Topi.
“Sebagian besar korban tewas berada di bagian belakang truk,” kata Oumar Tidjani, seorang pedagang, sebagaimana dikutip kantor berita DPA.
Karena kurangnya sarana transportasi, banyak masyarakat di Republik Afrika Tengah kerap menggunakan truk dengan penumpang berlebih, dan seringkali truk dalam kondisi tak layak.
Seorang warga, Hubert Tchenebou, mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa ini bukan pertama kalinya sebuah kecelakaan yang melibatkan truk berlebih muatan terjadi di daerah tersebut.
“Meskipun ada polisi dan pasukan PBB di daerah itu, tapi mereka membiarkan kendaraan lewat dengan orang-orang bertengger seperti burung,” kata Tchenebou. [Rusdiono Mukri]





















