15
Tonton Selengkapnya
34 °c
Pecenongan
Fri
Sat
Thursday, 4 June, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Laput

Ketika Pesantren Jadi Pilihan

Oleh Mohamad Deny Irawan

Rusdiono Mukri by Rusdiono Mukri
2 August 2019
in Laput
0
Ketika Pesantren Jadi Pilihan

Tanpa keikhlasan, kesabaran, ketawakalan serta niat untuk mendapatkan pendidikan terbaik bagi kehidupan dunia dan akhirat, mustahil orangtua akan memasukkan anaknya ke pesantren. Mengapa antusiasme masyarakat terhadap pesantren meningkat?

Kala itu, jam tangan menunjukkan pukul 01.45 WIB dini hari. Rombongan calon santri asal Bekasi datang berbondong-bondong dengan menggunakan dua bus pariwisata tiba di Pondok Modern Darussalam Gontor 2 Madusari, Siman, Ponorogo. Tidak ada yang menyangka, waktu kedatangannya bisa sedemikian cepat melebihi prediksi waktu tahun-tahun sebelumnya.

Meski datang di waktu dini hari, saat banyak orang memilih untuk tidur nyenyak dan berselimut, calon santri beserta wali asal Bekasi tetap diterima meski tidak mendapatkan tempat tidur yang layak. Terlebih, waktu pendaftaran baru dibuka pada pukul 08.00 WIB pagi.

Maka dengan sangat terpaksa dan penuh kepasrahan, mereka pun tidur di tempat yang tidak umum disertai dengan tiupan angin malam yang sedemikian dingin di Ponorogo kala itu. Namun, mereka pun sadar, mendaftarkan anak ke pesantren tidak semudah mendaftarkan anak di sekolah-sekolah umum yang hanya ‘pusing’ memikirkan sistem zonasi atau semacamnya. Karena mendaftarkan anak ke pesantren manapun membutuhkan perjuangan, kesabaran, keikhlasan serta ekstra tawakal.

Kisah serupa tapi lebih tragis pun terjadi di Pondok Modern Gontor Putri 1 Mantingan, Ngawi, ketika rombongan calon santri datang lebih cepat, pukul 23.00 WIB meski berangkat dari Bekasi pukul 15.00 WIB sore. Sebanyak tiga bus yang digunakan mengangkut calon santri tidak dapat masuk ke Pondok karena salah satu peraturan di Gontor Putri mengharamkan tamu masuk lebih dari pukul 22.00 WIB.

BACA JUGA

Guru Berperan Menanamkan Adab

Menjaga Fitrah dan Istiqamah Pasca-Ramadhan

Perintah Menjaga Lingkungan Hidup

Pendekatan Astronomis Penentuan Awal Ramadhan

Nyalakan Cahaya Literasi di Pesantren dengan Gerakan Menulis

“Mohon maaf, bapak ibu sekalian tidak boleh memasuki area pondok karena sudah melewati batas waktu. Sekali lagi kami mohon maaf,” tutur salah seorang staf Pengasuhan Santri kepada rombongan asal Bekasi dengan bahasa sopan dan gestur wajah santun khas pesantren.

Sang Ketua rombongan, yang pernah nyantri di Gontor, pun mengamini aturan tersebut dan tidak bisa berbuat apa-apa. Pondok dengan tegas menerapkan aturan yang telah dibuat.

“Mohon maaf, bapak ibu sekalian. Malam ini, dengan amat disayangkan, bapak ibu harus rela ngemper mencari tempat tidur di sejumlah tempat yang ada,” kata salah seorang panitia kepada para wali santri.

“Jadi malam ini kita ngemper di mana, Ustadz?” tanya salah seorang wali.

“Bebas bapak ibu, di mana saja asal tidak bergerombol. Yang penting, besok pukul 06.30 WIB, rekan-rekan bisa berkumpul di depan mini market untuk mengikuti proses pendafaran,” jawab Nurkholis Faqih, sang ketua rombongan.

Berdasarkan data yang dirilis oleh panitia ujian masuk (Panjimas) PMDG, jumlah calon pelajar yang mendaftar masuk ke PMDG tahun ajaran 1440-1441/2019-2020 mencapai 3.714 siswa. Sedangkan calon pelajar yang mendaftar di Gontor Putri mencapai 3.407 orang. Jika ditotal dengan jumlah calon pelajar di luar Jawa, maka Pondok Modern Darussalam Gontor menerima setidaknya 7.605 calon pelajar.

Pertanyaannya, apakah 7.605 calon pelajar itu diterima semua? Ternyata, Panjimas mengatakan tidak. Tercatat, ada 890 calon pelajar putra dan 738 calon pelajar putri yang tidak diterima. Jika ditotal, jumlah calon pelajar yang belum diterima berjumlah 1.638 siswa dari seluruh Indonesia.

Belajar Kehidupan di Pesantren

Pertanyaan selanjutnya apakah calon santri yang tidak diterima lantas mengendur semangatnya untuk belajar di pesantren? Ternyata jawabannya juga tidak. Zunaedy, misalnya, salah seorang wali santri yang mendaftarkan kedua putranya, kakak beradik. Ia harus menerima kenyataan bahwa hanya satu orang putranya yang diterima di Gontor 6 Magelang. Sedangkan satu putra lainnya belum diterima dan memilih masuk ke pondok pesantren alumni Gontor, Al-Khoir, di Ponorogo.

“Kakak adik terpisah ratusan kilometer, dan juga tidak berada di pesantren yang sama. Tapi, Alhamdulillah kegagalan yang diterima putra saya dapat disikapi dengan bijak. Anak saya memutuskan untuk belajar lagi sebagai persiapan ujian masuk Gontor tahun depan,” tutur Zunaedy kepada Majalah Gontor.

“Yang terpenting, semangat belajar di Gontor sudah tertanam di dalam benak putra saya. Saya sangat bersyukur,” tambahnya.

Lain lagi dengan Erizal Aprianto, wali dari calon pelajar putri Balqis Ghinaya Eridia. Saat putrinya dinyatakan belum mendapatkan kesempatan mondok di Gontor, orangtuanya lantas mendaftarkan putrinya ke Pondok Pesantren Darussalam Rajapolah, Tasikmalaya, Jawa Barat. Baginya, menempa pendidikan di pesantren di Tasikmalaya merupakan pilihan terbaik untuk saat ini.

“Putri saya meneruskan pendidikannya di Darussalam Tasikmalaya. Saya pikir, lebih tepat baginya berada di Darussalam Tasikmalaya untuk sementara,” ungkapnya.

“Setidaknya, di Pondok (Pesantren Darussalam Rajapolah) itu kurikulumnya seperti di Gontor dan berada di Jawa Barat. Itu seperti doa dan harapan kakek neneknya,” jelasnya.

Pendidikan Mental, Akhlak dan Life Skill

Pimpinan Pondok Pesantren Darussalam Rajapolah, Tasikmalaya, KH Ahmad Deni Rustandi menjelaskan bahwa saat ini pihaknya menerima calon pelajar yang lebih banyak dari tahun lalu. Pihak pesantren telah menerima pendaftaran calon pelajar tahun ajaran 1440-1441/2019-2020 sebanyak 537 calon pelajar. Namun, karena terbatasnya kapasitas pesantren, sarana dan prasarana membuat pihak pondok hanya menerima 250 santri saja.

Pria yang sempat mengemban amanah sebagai staf Pengasuhan Santri PMDG itu menyebutkan ada lima alasan masyarakat semakin antusias untuk memondokkan putra-putrinya ke pesantren.

Pertama, meningkatnya pemahaman keislaman di kalangan masyarakat. Kedua, buruknya kondisi lingkungan masyarakat yang dinilai sudah tidak cukup kondusif untuk peningkatan mentalitas akhlak.

Ketiga, para orangtua berharap agar anak-anaknya menjadi shalih dan shalihah, berbakti kepada orangtua dan berguna bagi agama, nusa dan bangsa.

Keempat, pendidikan pesantren lebih siap dalam pembentukan karekter anak. Kelima, batin orangtua akan lebih tenang ketika anak di pondok.
“Dengan menyeimbangkan ilmu agama dan umum, Panca Jiwa dan motto pondok, ditambah pendidikan keterampilan hidup (life skill) dalam organisasi kepemimpinan serta ekstrakurikuler membuat pesantren unggul terutama dalam pembentukan karakter anak,” paparnya.
“Orangtua pun bisa tenang saat anaknya mengenyam pendidikan di pondok. Mereka tidak khawatir dengan pengaruh negatif masyarakat yang bisa saja menjangkiti mereka,” ujarnya.
Pernyataan senada disampaikan oleh Pimpinan Pondok Baitul Hidayah, Panyandaan, Mandala Mekar, Bandung, Dr KH Iwan Sofyan. Ia menilai, antusiasme masyarakat untuk memondokkan anaknya meningkat dari tahun ke tahun.

Untuk tahun ajaran 1440-1441/2019-2020, misalnya, Pondok Pesantren Baitul Hidayah yang menerima pendaftaran santri di bulan Maret, mencapai 227 calon pelajar.

Namun, karena terbatasnya kapasitas, sarana dan prasarana membuat pihak pondok hanya menerima 84 santri saja. Belakangan, Baitul Hidayah juga menerima 15 santri yang tidak diterima di Gontor.

“Betul sekali. Tahun ini antusiasme masyarakat tuntuk menyekolahkan anaknya di pesantren luar biasa meningkat. Saat ini, pesantren jadi tujuan utama,” kata kiai peraih gelar Doktor Ekonomi dari Universitas Padjadjaran tersebut.

“Baitul Hidayah yang membuka pendaftaran sepanjang bulan Maret 2019 mendapatkan sekitar 227 calon santri. Padahal, pada tahun-tahun sebelumnya, kami harus membuka pendaftaran hingga gelombang kedua dan tahun ini kami tidak membuka pendaftaran gelombang kedua,” tambahnya kepada Majalah Gontor.

Lebih lanjut, Ustadz Iwan menjelaskan, kekhawatiran orangtua terhadap buruknya pergaulan di luar membuat pesantren menjadi pilihan utama dibanding sekolah-sekolah umum seperti SMP/sederajat ataupun SMA/sederajat.

“Rata-rata, alasan di balik meningkatnya antusiasme para wali untuk memondokkan anaknya karena mereka khawatir dengan pergaulan dan cara hidup anak muda sekarang,” terangnya.

“Faktor pendukung lain, yang diberikan oleh Baitul Hidayah, adalah status pondok yang sudah mu’adalah dan memiliki program ihyā al-qur’an,” tandas alumnus PMDG tersebut.

Jadi, masihkah Anda ragu dengan pesantren? “Sal Ḍamīruka! (Tanya hati kecilmu!),” kata Pimpinan PMDG, KH Abdullah Syukri Zarkasyi. []

Tags: GontorPesantren
Share196Tweet122Send
Previous Post

Indonesia dalam Isu Global Terorisme

Next Post

Pesantren Sebagai Pilihan Utama

Rusdiono Mukri

Rusdiono Mukri

Redaksi Majalah Gontor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Edukasi Kurban SIT Insantama Leuwiliang: Guru Jelaskan Tata Cara Penyembelihan Hewan Kurban yang Sah Menurut Syariat

Edukasi Kurban SIT Insantama Leuwiliang: Guru Jelaskan Tata Cara Penyembelihan Hewan Kurban yang Sah Menurut Syariat

29 May 2026
Siswa SMPIT Insantama Leuwiliang Presentasikan Hasil Scientific Journey ke SEAMEO BIOTROP

Siswa SMPIT Insantama Leuwiliang Presentasikan Hasil Scientific Journey ke SEAMEO BIOTROP

29 May 2026
Mendidik Manusia, Bukan Mesin

Mendidik Manusia, Bukan Mesin

28 May 2026
Filosofi Takbir, Tahlil, dan Tahmid dalam Idul Adha: Kajian Ontologis, Epistemologis, dan Aksiologis

Filosofi Takbir, Tahlil, dan Tahmid dalam Idul Adha: Kajian Ontologis, Epistemologis, dan Aksiologis

30 May 2026
Siswa SDIT Insantama Leuwiliang Belajar Makna Pengurbanan Sambil Mengenal Organ Hewan Kurban

Siswa SDIT Insantama Leuwiliang Belajar Makna Pengurbanan Sambil Mengenal Organ Hewan Kurban

29 May 2026
Struktur dan Kultur

Struktur dan Kultur

0
Menghidupkan Spirit Haji Pasca-Idul Adha dalam Kehidupan Sehari-hari

Menghidupkan Spirit Haji Pasca-Idul Adha dalam Kehidupan Sehari-hari

0
Mengenal Gareth Morgan di Balik Metafora Organisme Pesantren

Mengenal Gareth Morgan di Balik Metafora Organisme Pesantren

0
Sakinah Finance, AirNav Indonesia, dan BPJPH Berdayakan 100 Penyandang Disabilitas melalui Literasi Keuangan Syariah, Pelatihan Bisnis, dan Qurban Inklusif

Sakinah Finance, AirNav Indonesia, dan BPJPH Berdayakan 100 Penyandang Disabilitas melalui Literasi Keuangan Syariah, Pelatihan Bisnis, dan Qurban Inklusif

0
BAZNAS Salurkan 1.240 Kambing Dam Jemaah Haji 2026 untuk Mustahik di Berbagai Provinsi

BAZNAS Salurkan 1.240 Kambing Dam Jemaah Haji 2026 untuk Mustahik di Berbagai Provinsi

0
Dari Sedekah Konsumen Alfamart, BAZNAS RI Distribusikan Paket Daging Kurban Hingga ke Desa Terpencil

Dari Sedekah Konsumen Alfamart, BAZNAS RI Distribusikan Paket Daging Kurban Hingga ke Desa Terpencil

1 June 2026
Struktur dan Kultur

Struktur dan Kultur

1 June 2026
BAZNAS Salurkan 1.240 Kambing Dam Jemaah Haji 2026 untuk Mustahik di Berbagai Provinsi

BAZNAS Salurkan 1.240 Kambing Dam Jemaah Haji 2026 untuk Mustahik di Berbagai Provinsi

1 June 2026
Menghidupkan Spirit Haji Pasca-Idul Adha dalam Kehidupan Sehari-hari

Menghidupkan Spirit Haji Pasca-Idul Adha dalam Kehidupan Sehari-hari

31 May 2026
BAZNAS RI Salurkan Daging Kurban bagi Masyarakat Prasejahtera di Kampung Pemulung Jurangmangu

BAZNAS RI Salurkan Daging Kurban bagi Masyarakat Prasejahtera di Kampung Pemulung Jurangmangu

31 May 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Alur Pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar Pondok Modern Darussalam GontorSource: gontortv
https://youtu.be/cUA3pvD43i8Video ini menjelaskan alur pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar Kulliyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI) Pondok Modern Darussalam Gontor secara lengkap dan sistematis.Informasi lengkap terkait pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar KMI Pondok Modern Darussalam Gontor dapat diakses melalui:
https://gontor.ac.id/persiapanPendaftaran online dilakukan melalui halaman resmi:
https://capel.gontor.ac.id
  • Kunjungan Tim Redaksi Majalah Gontor ke Pondok Pesantren Modern Darel Azhar RangkasbitungIntip momen seru kunjungan Tim Redaksi Majalah Gontor saat berkeliling melihat fasilitas, unit ekonomi, hingga suasana belajar di Pondok Pesantren Modern Darel Azhar Rangkasbitung.#DarelAzhar #MajalahGontor #KunjunganMahabbah #PondokModern #Rangkasbitung #SantriIndonesia #UkhuwahIslamiyah #DuniaPesantren #Gontor #LiterasiSantri
#majalahgontor
#gontornews
  • Tujuan dari sains Islam adalah meletakkan kembali jejak Tuhan di dalam kausalitas alam, agar manusia tidak arogan dan menganggap alam bekerja tanpa pencipta.Prof. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasionline
#belajarbaik
#hidupislami
#kehidupanislam
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri
#ilmupengetahuan
  • Membaca Al-Qur
  • Kebebasan dalam Islam bukanlah kebebasan tanpa batas, melainkan
  • Nasehat dalam memimpin suatu lembaga:
(Yang sulit dan menjadi tantangan dalam memimpin lembaga itu adalah:)
1. Noto Atine Dewe
2. Noto Atine Wong Liyo
3. Noto Atine Wong Liyo Sing luwih Tuo
4. Noto Atine Wong Liyo Sing luwih Tuo Sing Tukaran.KH Hasan Abdullah Sahal#nasehat
#motivasi
#belajar
#hidup
#kehidupan
#majalahgontor
#gontornews
  • Beriman itu tandanya jujur. Beriman itu tandanya bersaudara. Iman seseorang bisa diukur dari perilakunyaProf. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasi
#belajar
#hidup
#kehidupan
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri
  • KAJIAN PARENTING EKSKLUSIF & VIRTUAL TOUR ARABIC GLOBAL SCHOOL JAKARTA.Menyiapkan Generasi Cerdas: Menyeimbangkan Adab Islami & Kompetensi Global di Era DigitalBersama Narasumber dari Arabic Global School (AGS):
1.​Dedek Febrian (Pembimbing Akademik AGS)
2.​Ramdhanil (Kepala Sekolah Kindergarten AGS)
3.​Adi Suroto (Kepala Sekolah Primary AGS)Moderator :
Devi Lusianawati
Reporter Majalah Gontor dan Gontornews.com🗓 Rabu, 22 April 2026
⏰ 13.00 – 15.30 WIB​👇 KLIK LINK DI BAWAH INI UNTUK MENDAFTAR:
👉 https://bit.ly/pendaftaran-kajian-online#bedahbuku #parentingislami #muslimmilenial #gontornews #majalahgontor #gontor #kajianonline #kajianislam #psikologianak #polaasuh #bukuislami #livezoom #webinarislami #pendidikananak #belajarparenting #polaasuhanak #generasimilenial #islammodern #kajianjakarta
  • Mestinya orang Islam itu hanya dengan menjalankan shalat, jiwanya itu bersih. Shalat itu harus ada hubungannya dengan perilaku.Prof. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasi
#belajar
#hidup
#kehidupan
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result