pesanan-majalah-edisi-khusus
28 °c
Pecenongan
Wed
Thu
Wednesday, 9 September, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Pendidikan Khazanah

Khairuddin Barbarossa & Penaklukan Tentara Spanyol di Laut Mediterania 

Mohamad Deny Irawan by Mohamad Deny Irawan
3 January 2019
in Khazanah
0
Khairuddin Barbarossa & Penaklukan Tentara Spanyol di Laut Mediterania 

Barbarossa Brothers, Khairuddin dan 'Aruj, sang penakluk Laut Mediterania

Oleh  Nurizal Ismail, Pemerhati Sejarah Islam, Dosen STEI Tazkia

Seluruh dunia baru saja menyambut tahun baru 2019 Masehi dengan meriahnya. Padahal seharusnya, kita memperingati hari berkabung dunia karena 5 Abad yang lalu, umat Islam mendapatkan sejarah pahit dalam goresan pahit tinta sejarah dunia bahwa Dinasti Islam di Eropa jatuh setelah pasukan Kristen Eropa menaklukkan sejarah Kota Granada tepat pada pada tanggal 2 Januari 1492.

Setelah menguasai Andulusia, Bangsa Spanyol relatif tidak menghadapi perlawanan berarti saat mengekspansi ke negara-negara Muslim kecil di Afrika Utara yaitu dinasti lokal yang berpusat di Fez (sekarang Maroko), Tlemcen (Al-Jazair), dan Tunisia. Alhasil, mereka pun tunduk dan diharuskan membayar upeti kepada kerajaan Spanyol.

Akan tetapi, kekuasaan kerajaan Spanyol di Afrika Utara tidak berjalan dengan mulus seiring dengan munculnya pelaut lokal yang berani melawan kaum penjajah bernama Khairuddin. Mulanya, Khairuddin dan kakaknya ‘Aruj hanyalah seorang pelaut biasa yang biasa yang kapalnya diserang oleh kapal militer St John of Jerusalem atau biasa disebut sebagai Knight of Rhodes. Akan tetapi, serangan kapal tersebut menyebabkan adik bungsunya terbunuh.

Sejak saat itu, Aruj dan Khairuddin melakukan aksi bajak laut kepada semua kapal-kapal militer Kristen. Aksi bajak laut yang sangat menggemparkan dan sangat ditakuti militer Kristen ini kemudian dikenal dengan aksi bajak laut Barbarossa Brothers karena keduanya berjanggut merah. Sampai saat ini jika anda menonton film-film bajak laut karya produser Barat, seperti Pirates of Carribean, maka tokoh Kapten Barbossa selalu digambarkan dengan sosok bajak laut berjenggot merah.

BACA JUGA

Berusia Lebih dari 7 Abad, Masjid Al-Mustofa Tertua di Kota Bogor

Masjid Prawoto, Masjid Tertua di Wilayah Pati Jawa Tengah

Barus, Kota Tua Jadi Gerbang Dakwah Islam Pertama di Nusantara

Masjid Hidayatullah, Masjid Bersejarah di Raja Ampat

Masjid Agung Sumenep, Kuno dengan Desain Unik

‘Aruj menciptakan kerajaan kecil merdeka di pelabuhan kecil bernama Jijilli. Pelabuhan Jijilli sendiri berada di sebelah timur Aljir yang membentang dari pantai Aljazair hingga Tlemcen di Barat. Wilayah ini termasuk wilayah yang berhasil ditaklukan pada tahun 1517. Akan tetapi, di tahun yang sama, Kerajaan Mamluk jatuh ke tangan Turki Utsmani oleh Salem.

Setelah ‘Aruj terbunuh oleh tentara Spanyol dan keinginan untuk mempertahankan Tlemcen dari kerajaan Spanyol, Khairuddin sadar bahwa ia dan pasukannya tidak mungkin melawan kerajaaan Spanyol sehingga ia memutuskan untuk ‘berkoalisi’ dengan Khilafah Utsmaniyah dan bersekutu untuk berjihad melawan tentara Kristen di Laut.

Khairuddin lahir di Lesbos pada tahun 1478 Masehi. Ayah Khairuddin, Yaqub merupakan seorang kristen Yunani yang kemudian masuk Islam. Khairuddin Barbarossa lebih dikenal dibandingkan saudaranya, ‘Aruj, karena memiliki talenta dan kemampuan hebat dalam dalam merancang strategi angkatan laut yang membuat musuh-musuh Islam di lautan Mediterania ketakutan.

Pada tahun 1519, Khairuddin mengirim utusan ke Turki Utsmaniyah seraya membawa hadiah dan petisi rakyat Aljir untuk meminta perlindungan kepada Sultan Selim, seorang Sultan dari Khilafah Turki Utsmaniyah. Khairuddin pun menawarkan diri untuk menjadi bawahannya dan di tahun yang sama ia diangkat menjadi Gubernur di Algeria.

Beberapa aksinya di lautan Mediterania membuat Kerajaan Spanyol tidak dapat tidur dengan tenang. Pada tahun 1520, ia berhasil merebut Kapal Eropa yang membawa gandum yang kemudian untuk diberikan kepada orang-orang yang tinggal ditepian pantai Aljazair, yang saat itu menderita kekurangan pangan akibat kekeringan.

Banyak kerugian yang ditanggung Kerajaan Spanyol seperti ditenggalamkannya galley Spanyol, dibebaskannya budak Muslim, para bangsawan yang ditahan untuk mendapatkan tebusan tinggi, dan rakyat jelata dijual sebagai budak. Sehingga, Kaisar Charles  V menunjuk Komandan Andrea Doria (1466-1560) untuk memimpin armada laut Spanyol melawan Khairuddin.

Pertemuan pertama di tahun 1529-1530, pasukan Khairuddin berhasil merebut benteng Spanyol di teluk Aljir. Pada tahun 1535 gabungan sekutu Charles V dan Andrea Doria yang berubah nama menjadi Knight of Malta berhasil menguasai Tunisia dengan membawa 500 kapal yang berisi 25.000 lebih pasukan untuk melawan Khairuddin dan armadanya. Pada Tahun 1541, pasukan Spanyol mengerahkan armada lautnya dengan sangat besar terdiri dari 65 galley, 400 lebih kapal pengangkut dan 36.000 tentara. Sedangkan Khairuddin hanya memiliki 1.500 Yeniceri, 6.000 moriscos dan beberapa ratus tentara liar saja.

Jika dilihat dari sisi jumlah, Khairuddin mungkin saja akan kalah. Terlebih, seorang perwira armada Khairuddin telah mengatakan bahwa armada Kristen sangat banyak. Akan tetapi Khairuddin berujar dan meminta kepada pasukannya untuk tidak lupa dengan bantuan Allah swt berikan kepada pasukan Muslim kala melawan musuh agamanya.

Doa Khairuddin lantas diijabah dengan berubahnya cuaca secara tiba-tiba di malam itu. Badai ganas lantas melontarkan armada Spanyol ke pantai berbatu. Akibatnya, sekitar 150 kapal dan 12.000 tentara Spanyol tewas dan berhasil tertangkap oleh pasukan Khairuddin. Kerajaan Spanyol, pada saat itu, menganggapnya sebagai kekalahan terbesar yang pernah menimpa armada Spanyol. Di sisi lain, Khairuddin dan Pemerintah Utsmaniyah selalu merayakan kemenangan pasukannya atas Kerajaan Spanyil di Aljir setiap tahunnya.

Khairuddin Barbarossa meninggal dunia pada tahun 1546 di usia 80 tahun. Di masa pemerintahannya, Khairuddin telah membantu Khilafah Utsmaniyah menguasai pantai Afrika Utara di masa pemerintahan Sultan Sulaiman I. Jasanya terhadap Turki Utsmani tidak pernah dilupakan sebagai laksamana laut yang paling ditakuti oleh Barat masa itu.

Meski Barat menjuluki Khairuddin sebagai bajak laut, namun  bagi seorang muslim, Khairuddin adalah pahlawan sekaligus laksamana Islam yang mampu melawan penjajahan Bangsa Spanyol dan membebaskan Afrika Utara.

Tags: 'Ajir BarbarossaBarbarossa BrothersKhairuddin Barbarossa
Share198Tweet124Send
Previous Post

LIPI Sebut Teknologi Peringatan Dini Bencana di Indonesia Sangat Terbatas

Next Post

Tolak Hasil Pemilu Bangaldesh, Kelompok Oposisi Tolak Mengucap Sumpah Jabatan

Mohamad Deny Irawan

Mohamad Deny Irawan

Reporter Media Online Gontornews.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
YMI Peduli Wakafkan 100 Sepeda kepada Gontor

YMI Peduli Wakafkan 100 Sepeda kepada Gontor

3 September 2026
Menggapai Ridha Allah dengan Memudahkan Urusan Sesama

Menggapai Ridha Allah dengan Memudahkan Urusan Sesama

6 September 2026
60 Siswa SIT Insantama Leuwiliang Ikuti Haflah Tilawatil Qur’an Ke-5

60 Siswa SIT Insantama Leuwiliang Ikuti Haflah Tilawatil Qur’an Ke-5

5 September 2026
Lulus Tahsin, 60 Siswa SIT Insantama Leuwiliang Naik Level ke Program Tahfizh

Lulus Tahsin, 60 Siswa SIT Insantama Leuwiliang Naik Level ke Program Tahfizh

6 September 2026
Gontor Gelar GIHES 2026 di Jakarta

Gontor Gelar GIHES 2026 di Jakarta

30 August 2026
1926: Ketika NU dan Gontor Menjawab Zaman

1926: Ketika NU dan Gontor Menjawab Zaman

0
PBNU Berharap Hubungan NU-Gontor Kian Harmonis di Usianya yang Ke-100

PBNU Berharap Hubungan NU-Gontor Kian Harmonis di Usianya yang Ke-100

0
Kiai Fatwa: Pendidikan Holistik Darul Amanah Lewat Prestasi Nasional dan Sudah Berkarir di Berbagai Sektor

Kiai Fatwa: Pendidikan Holistik Darul Amanah Lewat Prestasi Nasional dan Sudah Berkarir di Berbagai Sektor

0
JK Tegaskan Pentingnya Reorientasi Pendidikan Modern dan Makna 100 Tahun Gontor

JK Tegaskan Pentingnya Reorientasi Pendidikan Modern dan Makna 100 Tahun Gontor

0
Menggapai Ridha Allah dengan Memudahkan Urusan Sesama

Menggapai Ridha Allah dengan Memudahkan Urusan Sesama

0
1926: Ketika NU dan Gontor Menjawab Zaman

1926: Ketika NU dan Gontor Menjawab Zaman

6 September 2026
JK Tegaskan Pentingnya Reorientasi Pendidikan Modern dan Makna 100 Tahun Gontor

JK Tegaskan Pentingnya Reorientasi Pendidikan Modern dan Makna 100 Tahun Gontor

6 September 2026
Kiai Fatwa: Pendidikan Holistik Darul Amanah Lewat Prestasi Nasional dan Sudah Berkarir di Berbagai Sektor

Kiai Fatwa: Pendidikan Holistik Darul Amanah Lewat Prestasi Nasional dan Sudah Berkarir di Berbagai Sektor

6 September 2026
PBNU Berharap Hubungan NU-Gontor Kian Harmonis di Usianya yang Ke-100

PBNU Berharap Hubungan NU-Gontor Kian Harmonis di Usianya yang Ke-100

6 September 2026
Menggapai Ridha Allah dengan Memudahkan Urusan Sesama

Menggapai Ridha Allah dengan Memudahkan Urusan Sesama

6 September 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Edisi Khusus Bulan September 2026 spsial 100 tahun .Pesan sekarang
https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah, kami kembali membuka kesempatan kepada Alumni Gontor ataupun Pondok Alumni yang memiliki usaha yang ingin diperkenalkan melalui Majalah Gontor pada bulan oktiober ini.
Kami membuka 3 paket pilihan :
1. 1/4
2. 1/6
3. Iklan MiniLink pendaftaran : https://bit.ly/pasang-iklan-mgatau bisa lihat di link Bio.#majalahgontor #gontornews
  • Alhamdulillah Majalah Gontor Edisi Khusus Bulan September spesial100 tahun Gontor telah tersedia. Stok edisi khusus semakin menipis pula (Juli - September). Bagi yang belum memiliki bisa Langsung pesan melalui link berikut :
https://bit.ly/pesan-majalahJangan sampai kehabisan.Untuk Baju kaos bisa juga pesan melalui link ini : https://tinyurl.com/pesan-bajukontak bagian penjualan :
0812-3416-0133
#majalahgontor #gontornews #gontor #alumnigontor
  • Tersedia Ukuran:
S, M, L, XL, XXLWarna : Hitam dan Putih
Sablon : DTF
  • Kumpul-kumpul alumni di acara puncak 100 Tahun gontor boleh juga ini. Silahkan yang mau pesan bisa langsung ke link berikut : https://tinyurl.com/pesan-kaos
atau bisa pesan ke nomor yang ada pada flyer.Bahan : Cotton Combed 24s
Warna tersedia : Hitam dan Putih
Tersedia lengan pendek dan lengan panjang.
Ukuran : S, M, L, XL, XXL.Catatan:
Gambar yang ada pada katalog ini mungkin tidak 100% akurat dengan aslinya. Hal tersebut disebabkan adanya faktor perbedaan cahaya dan tampilan pada media elektronik yang digunakan.#gontornews #majalahgontor
  • Bismillah, PRE-ORDER
Limited Edition
Tersedia Warna Hitam dan Putih
Ukuran yang tersedia : S, M, L, XL, XXL
Bahan : Cotton Combed 24s
Sablon : DTFLink Pemesanan : https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah.  Alumni Gontor 2007 wakaf 100 unit sepeda untuk guru-guru di Gontor
Insya Allah akan diserahkan secara simbolis pada acara peringatan 100 tahun Gontor.#majalahgontor #gontornews #gontor #pondokmoderngontor @risang.wijanarko @pondok.modern.gontor
  • Global Islamic Holistic Education Summit.
Lokasi : Hotel Borobudur Jakarta, Indonesia
Tanggal : 5 - 6 September 2026Akhir Pendaftaran : 27 Agustus 2026Dalam rangka Peringatan 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor, kami mengundang Bapak/Ibu untuk berpartisipasi dalam Global Islamic Holistic Education Summit (GIHES) 2026.GIHES 2026 merupakan forum Internasional yang mempertemukan pimpinan pesantren, lembaga pendidikan Islam, akademisi, pembuat kebijakan, dan tokoh pendidikan untuk berbagi perspektif, membahas tantangan strategis, serta membangun sinergi dan kolaborasi bagi kemajuan pendidikan dan generasi mendatang.#gontornews #majalahgontor #gihes
  • Dari Los Angeles, California, Amerika Serikat, tepatnya di Hollywood Sign dengan jarak kurang lebih 14.000 kilometer dari pondok Modern Darussalam Gontor. Doa-doa kebaikan disampaikan kepada Pondok Modern Darussalam Gontor dan Keluarga Besar Gontor.#majalahgontor #gontornews #100tahungontor #gontorponorogo

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result