Jakarta, Gontornews – Koordinator Panitia reuni alumi sepuh Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG), Abu Sittin, KH Saefuddin Arief, memastikan bahwa reuni Abu Sittin yang akan dihelat di Hotel Santika, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, 10-11 April 2018, bebas kepentingan.
Ustadz Adin, sapaan akrabnya, mengatakan, agenda utama pertemuan ini mendengarkan tausiyah dari Pimpinan PMDG, KH Hasan Abdullah Sahal.
“Tidak ada Bahtsul Masāil, tidak ada kepentingan politik. Semua hanya mendengarkan (pidato) Pak Hasan,” kata Ustadz Adin saat diwawancarai Gontornews.
Ustadz Adin menambahkan, reuni Abu Sittin dilaksanakan dalam rangka memelihara nilai-nilai perjuangan yang diajarkan oleh para pendiri Pondok Modern Darussalam Gontor serta mendapatkan informasi terbaru tentang perkembangan Pondok.
“Yang kita dapatkan dari Pak Hasan itu adalah informasi keadaan pondok dan nilai-nilai perjuangan. Jadi tidak ada kepentingan apa-apa. Selesai tausiyah Kiai Hasan, kita langsung bubar,” tegas alumnus PMDG tahun 1965 tersebut.
Dalam pagelaran reuni Abu Sittin tahun 2018 ini, panitia membuat terobosan baru yakni mengubah keanggotaan Abu Sittin yang semula merupakan anggota alumnus Gontor tahun 1960-an menjadi alumni Gontor yang sudah berumur 60 tahun. Hal ini dilakukan dalam rangka regenerasi dan penerus tongkat estafet nilai-nilai perjuangan antaralumni Gontor.
“Terbukti, nilai pendidikan di Gontor itu tidak hanya berlaku di pondok di waktu itu: nilai-nilai kebersamaan untuk berjuang, untuk saling membantu,” pungkas pria berumur 72 tahun tersebut. [Mohamad Deny Irawan]





















