Port-au-Prince, Gontornews – Korban tewas akibat ledakan tanker bahan bakar di Haiti utara terus bertambah. Sebanyak 90 orang dikonfirmasi tewas dalam ledakan tersebut, namun jumlah tersebut masih akan terus bertambah karena korban ledakan masih berada di Rumah Sakit.
”Korban tewas akibat ledakan tanker bahan bakar di Haiti utara pekan lalu telah meningkat menjadi 90 orang,” katanya seperti yang dikutip Aljazeera.com.
Sebelumnya, pemerintah setempat dalam lirisnya mengatakan korban tewas akibat ledakan tanker bahan bakar di kota tersebut sebanyak 75 orang dengan jumlah korban luka bakar serius sebanyak 47 orang.
Sepekan lalu sebuah tanker bermuatan bahan bakar mengalami kecelakaan di Haiti utara akibat pengemudi truk kehilangan kendali lantaran mencoba menghindari sepedah motor. Truk terguling dan muatan di dalamnya tumpah.
Melihat kondisi tersebut, masyarakat sekitar berlarian mendatangi lokasi kejadian untuk mengambil sisa bahan bakan yang ada. Sebagian ada yang menyalahkan ponsel untuk melihat dan sebagian mengumpulkan bahan bakar ke dalam botol. Namun naas truk meledak dan menewaskan puluhan orang yang berada di sekitarnya.
“Kemudian truk itu meledak menjadi bola api, merusak mobil, rumah, dan toko di lingkungan itu,” kata salah satu saksi mata.
Haiti adalah negara dengan kondisi ekonomi dan keamanan yang mengkhawatirkan. Sejak terjadinya pembunuhan Presiden Jovenel Moise pada awal Juli lalu, negara Karibia itu mengalami lonjakan kekerasan geng dan ketidakstabilan politik yang memburuk. Di samping itu. Haiti juga telah berjuang untuk membangun kembali negaranya setelah gempa berkekuatan 7,2 SR yang melanda pada bulan Agustus lalu.
Kekurangan bahan bakar dan biaya yang melonjak juga sering terjadi di negara itu dalam beberapa tahun terakhir, karena pihak berwenang kehabisan biaya untuk membayar distributor gas. Kondisi tersebut diperparah oleh geng bersenjata yang kerap memutus akses ke terminal bahan bakar. Sehingga kota-kota termasuk Ibukota, Port-au-Prince terus mengalami kekurangan pasokan bahan bakar.[Devi]






















