15
Tonton Selengkapnya
28 °c
Pecenongan
Mon
Tue
Monday, 8 June, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Pendidikan Risalah

Kritik Atas Konstruk Barat Tentang Fundamentalisme Islam

Dr Badarussyamsi, MA

Edithya Miranti by Edithya Miranti
17 December 2019
in Risalah
0
Kritik Atas Konstruk Barat Tentang Fundamentalisme Islam

Tangerang, Gontornews — Wacana tentang Islam kontemporer khususnya yang dibangun di Barat seringkali menggambarkan Islam dalam ranah yang penuh distorsi dan mengundang kegalauan. Sebut saja tema-tema seperti fundamentalisme, radikalisme, dan terorisme masih sangat intens dihubungkan dengan Islam.

Dr Badarussyamsi, MA, dalam disertasinya yang secara spesifik mengkaji pandangan Barat atas Islam khususnya dalam isu-isu kontemporer mengakui adanya problem konseptual dalam penggambaran Islam dan Muslim oleh Barat hingga dewasa ini.

Dalam disertasi berjudul Kritik atas Konstruk Barat tentang Fundamentalisme Islam, pria yang akrab disapa Syamsi itu menguraikan secara mendetail tentang problem konseptual dan kecenderungan obsesi superioritas Barat dalam konstruk wacana Islam kontemporer.

Semisal wacana tentang fundamentalisme Islam. Sebagai sampelnya, Syamsi mengkaji pandangan-pandangan R Scott Appleby dan Beverly Milton-Edwards, Samuel Huntington, Bernard Lewis, dan pakar Barat lainnya.

BACA JUGA

Pendidikan Inklusif Membentuk Sikap Toleransi (Kajian Etnografi di Pondok Modern Darussalam Gontor)

Bahtsul Masail dalam Perspektif Pembelajaran Berbasis Masalah

Implementasi Birokrasi terhadap Peningkatan Budaya Mutu Guru Madrasah Ibtidaiyyah Kabupaten Bogor

Pembaharuan Pemikiran Keagamaan Menurut al-Qaradawi dan Relevansinya bagi Rekonstruksi Peradaban Islam (Kajian Filsafat)

Menjadi Dayak dan Muslim: Perjalanan Identitas Oloh Salam

Dalam disertasi yang dibimbing oleh Prof Dr Azyumardi Azra, MA dan Prof Dr Bahtiar Effendy, MA, Syamsi menjelaskan bahwa sebagai akibat dari adanya problem konseptual Barat atas Islam ini maka fundamentalisme Islam dan bahkan Islam sekalipun telah  digambarkan sebagai kekerasan agama, terorisme, dan ancaman bagi Barat.

Syamsi menyatakan bahwa jika diuraikan secara detail, problem konseptual itu meliputi sifat kajian keislaman yang bersifat ambigu, generalistik, dan binary. Ditambah lagi, kajian Barat mengenai Islam juga tidak luput dari adanya obsesi superioritas seperti hegemoni, dominasi, kolonialisme, dan orientalisme, ungkapnya.

Menurut Syamsi, pada tataran konseptual, sifat ambiguitas, binary, dan generalistik menghasilkan konstruk pengetahuan fundamentalisme Islam yang sarat dengan kerancuan, cenderung multi makna, serta hampir seluruhnya bermakna negatif dan pejoratif.

“Di sisi lain, kecendeurngan binary mengakibatkan tergambarnya fundamentalisme Islam sebagai sisi buruk Barat, sisi buruk demokrasi, dan sisi keterbelakangan dari modernitas Barat,” tambah doktor jurusan Pemikiran Islam tersebut.

Dalam disertasi dengan yudisium Cumlaude tersebut, Syamsi juga mengungkapkan sisi lain kajian Barat kontemporer tentang Islam dari perspektif hegemoni dan kekuasaan. Menurutnya, pada tataran ini pencitraan yang keliru tentang Islam memiliki tujuan terus mendiskreditkan Muslim dan Islam dari tata pergaulan dunia.

Bagi Syamsi, pada tataran hegemoni dan kekuasaan, konstruk pengetahuan Barat tentang fundamentalisme Islam ditemukan memiliki obsesi kekuasaan dan neo-kolonialisme ketika fundamentalisme Islam dimaknai sebagai terorisme dan sebagai kekuatan Muslim yang dapat mengancam kepentingan Barat di negara-negara Muslim.

Kiprah Muslim revivalis untuk membangun kemandirian Umat Islam dinilai sebagai fundamentalisme Islam yang dapat mengancam kepentingan Barat di negara-negara Muslim.

“Dalam konteks ini, Barat sebagai penguasa wacana terus mengeksplorasi wacana tentang fundamentalisme Islam yang merugikan Umat Islam,” ungkap pria kelahiran Madura ini.

Doktor kelahiran 10 Februari 1976 ini juga mensinyalir bahwa para pengkaji Islam dari Barat kontemporer cenderung mengulang tradisi orientalis klasik dalam cara mereka yang mengandung unsur pejorative, dipenuhi stereotip dan bias rasialis.

Konstruk tentang fundamentalisme Islam dapat menjadi sumber utama persoalan hubungan antara Barat dan Muslim. Karena kajian tersebut semakin memperkuat pencitraan buruk tentang Islam dan meningkatkan islamophobia di Barat.

Ketika disinggung tentang signifikansi penelitiannya, Syamsi mengungkapkan bahwa penelitian dalam disertasi ini memiliki andil yang besar dalam turut mengusung kesetaraan dan obyektivitas kajian atas Islam dan Muslim.

Kajian tentang Islam dan Muslim yang adil dan obyektif akan sangat membantu bagi tetap terbangunnya dialog peradaban karena dalam membangun dialog peradaban diperlukan adanya kesepahaman antara Barat dan Muslim. “Sehingga tidak ada lagi sekat-sekat psikis,” terangnya.

Melalui penelitian dalam disertasinya, pria kelahiran Bangkalan, itu pun menyerukan agar para sarjana (scholar) tidak terus-menerus menghasilkan kajian Islam yang selalu diasosiasikan dengan terorisme dan anti-Barat.

Karena sifat kajian-kajian seperti akan semakin memperlebar jurang permusuhan antara Barat dan Muslim. Karakter rasialis, etnosentris, ataupun Barat sentris, menurutnya telah menghasilkan kajian yang dapat memicu berlanjutnya dis-integrasi Islam dan Barat.

Sudah waktunya para pengkaji Barat untuk mengganti perspektif mereka ketika mengkaji Islam dan Muslim dengan perspektif dialogis dimana Muslim merupakan teman dalam dialog dan perdebatan yang dapat saling menyumbangkan saran dan ide bagi kemaslahatan bersama. “Bukan dipandang sebagai the other (yang lain) apalagi sebagai the enemy (musuh),” ungkap Dosen IAIN STS Jambi ini.

Syamsi juga berharap bahwa hasil penelitiannya dapat membangun daya kritis masyarakat pembaca tentang perlunya mencermati dan tidak mudah menerima wacana-wacana yang datang dari dunia Barat.

Melalui disertasinya, Syamsi juga menyerukan kepada masyarakat untuk mulai bersikap kritis dan obyektif dalam mensikapi fenomena kebangkitan Islam atau kegairahan keagamaan umat Islam. “Sehingga kita tidak mudah menilai semua itu sebagai fenomena asing, apalagi sebagai sebuah ancaman,” pungkasnya. <Edithya Miranti>

Biodata Penulis

Nama                           : Badarussyamsi

Tempat/Tgl Lahir        : Bangkalan, 10 Februari 1976

Riwayat Pendidikan :

  1. S1 Ushuluddin Perbandingan Agama Tahun 1999
  2. S2 Pemikiran Islam Tahun 2003
  3. S3 Pemikiran Islam Tahun 2015

Karya Ilmiah             :

  1. Buku Post-Orientalisme, 2006.
  2. Buku Fundamentalisme Islam: Kritik atas Barat, 2015.

Kegiatan Mengajar   :

  1. Dosen IAIN STS JAMBI, tahun 2009-sekarang
  2. Dosen STIT TEBO Jambi, tahun 2006-2009

 

Tags: Dr BadarusyamsifundamentalismeUIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Share37Tweet23Send
Previous Post

Ketum Parmusi: Syariat Islam di Aceh Harus Dilaksanakan Secara Kaffah

Next Post

Model Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di IPB

Edithya Miranti

Edithya Miranti

Redaksi Majalah Gontor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kisah Alumni SMPIT Insantama Leuwiliang Bekali Junior pada Pesantren Wisuda 2026

Kisah Alumni SMPIT Insantama Leuwiliang Bekali Junior pada Pesantren Wisuda 2026

6 June 2026
Pesantren Wisuda: Bekali Lulusan SMPIT Insantama Leuwiliang Menuju Masa Depan

Pesantren Wisuda: Bekali Lulusan SMPIT Insantama Leuwiliang Menuju Masa Depan

4 June 2026
Ini dia Lirik Lagu Gontor ‘Takkan Terlupa’

Ini dia Lirik Lagu Gontor ‘Takkan Terlupa’

30 August 2021
Anatomi Pondok Pesantren Jalan di Tempat: Telaah Kritis 9  Faktor Penghambat Kemajuan

Anatomi Pondok Pesantren Jalan di Tempat: Telaah Kritis 9  Faktor Penghambat Kemajuan

7 June 2026
Bekali Lulusan Hadapi Ujian Kehidupan, SMPIT Insantama Leuwiliang Gelar Pesantren Wisuda di Kawasan Wisata Gunung Salak

Bekali Lulusan Hadapi Ujian Kehidupan, SMPIT Insantama Leuwiliang Gelar Pesantren Wisuda di Kawasan Wisata Gunung Salak

4 June 2026
Anatomi Pondok Pesantren Jalan di Tempat: Telaah Kritis 9  Faktor Penghambat Kemajuan

Anatomi Pondok Pesantren Jalan di Tempat: Telaah Kritis 9  Faktor Penghambat Kemajuan

0
Kriteria Alumni Gontor

Kriteria Alumni Gontor

0
SMPIT Insantama Leuwiliang Gelar Pesantren Wisuda 2026: Ini Pesan Wali Murid!

SMPIT Insantama Leuwiliang Gelar Pesantren Wisuda 2026: Ini Pesan Wali Murid!

0
Kisah Alumni SMPIT Insantama Leuwiliang Bekali Junior pada Pesantren Wisuda 2026

Kisah Alumni SMPIT Insantama Leuwiliang Bekali Junior pada Pesantren Wisuda 2026

0
Ikhlas: Rahasia Ketangguhan Gontor

Ikhlas: Rahasia Ketangguhan Gontor

0
Anatomi Pondok Pesantren Jalan di Tempat: Telaah Kritis 9  Faktor Penghambat Kemajuan

Anatomi Pondok Pesantren Jalan di Tempat: Telaah Kritis 9  Faktor Penghambat Kemajuan

7 June 2026
Kriteria Alumni Gontor

Kriteria Alumni Gontor

7 June 2026
SMPIT Insantama Leuwiliang Gelar Pesantren Wisuda 2026: Ini Pesan Wali Murid!

SMPIT Insantama Leuwiliang Gelar Pesantren Wisuda 2026: Ini Pesan Wali Murid!

7 June 2026
BAZNAS RI Lanjutkan Penanganan Kebakaran di Kemayoran, Pasang Instalasi Listrik dan Salurkan Bantuan Makanan

BAZNAS RI Lanjutkan Penanganan Kebakaran di Kemayoran, Pasang Instalasi Listrik dan Salurkan Bantuan Makanan

6 June 2026
BAZNAS Salurkan Hewan Kurban dari Sedekah Konsumen Alfamidi di Yogyakarta

BAZNAS Salurkan Hewan Kurban dari Sedekah Konsumen Alfamidi di Yogyakarta

6 June 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Alur Pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar Pondok Modern Darussalam GontorSource: gontortv
https://youtu.be/cUA3pvD43i8Video ini menjelaskan alur pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar Kulliyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI) Pondok Modern Darussalam Gontor secara lengkap dan sistematis.Informasi lengkap terkait pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar KMI Pondok Modern Darussalam Gontor dapat diakses melalui:
https://gontor.ac.id/persiapanPendaftaran online dilakukan melalui halaman resmi:
https://capel.gontor.ac.id
  • Kunjungan Tim Redaksi Majalah Gontor ke Pondok Pesantren Modern Darel Azhar RangkasbitungIntip momen seru kunjungan Tim Redaksi Majalah Gontor saat berkeliling melihat fasilitas, unit ekonomi, hingga suasana belajar di Pondok Pesantren Modern Darel Azhar Rangkasbitung.#DarelAzhar #MajalahGontor #KunjunganMahabbah #PondokModern #Rangkasbitung #SantriIndonesia #UkhuwahIslamiyah #DuniaPesantren #Gontor #LiterasiSantri
#majalahgontor
#gontornews
  • Tujuan dari sains Islam adalah meletakkan kembali jejak Tuhan di dalam kausalitas alam, agar manusia tidak arogan dan menganggap alam bekerja tanpa pencipta.Prof. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasionline
#belajarbaik
#hidupislami
#kehidupanislam
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri
#ilmupengetahuan
  • Membaca Al-Qur
  • Kebebasan dalam Islam bukanlah kebebasan tanpa batas, melainkan
  • Nasehat dalam memimpin suatu lembaga:
(Yang sulit dan menjadi tantangan dalam memimpin lembaga itu adalah:)
1. Noto Atine Dewe
2. Noto Atine Wong Liyo
3. Noto Atine Wong Liyo Sing luwih Tuo
4. Noto Atine Wong Liyo Sing luwih Tuo Sing Tukaran.KH Hasan Abdullah Sahal#nasehat
#motivasi
#belajar
#hidup
#kehidupan
#majalahgontor
#gontornews
  • Beriman itu tandanya jujur. Beriman itu tandanya bersaudara. Iman seseorang bisa diukur dari perilakunyaProf. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasi
#belajar
#hidup
#kehidupan
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri
  • KAJIAN PARENTING EKSKLUSIF & VIRTUAL TOUR ARABIC GLOBAL SCHOOL JAKARTA.Menyiapkan Generasi Cerdas: Menyeimbangkan Adab Islami & Kompetensi Global di Era DigitalBersama Narasumber dari Arabic Global School (AGS):
1.​Dedek Febrian (Pembimbing Akademik AGS)
2.​Ramdhanil (Kepala Sekolah Kindergarten AGS)
3.​Adi Suroto (Kepala Sekolah Primary AGS)Moderator :
Devi Lusianawati
Reporter Majalah Gontor dan Gontornews.com🗓 Rabu, 22 April 2026
⏰ 13.00 – 15.30 WIB​👇 KLIK LINK DI BAWAH INI UNTUK MENDAFTAR:
👉 https://bit.ly/pendaftaran-kajian-online#bedahbuku #parentingislami #muslimmilenial #gontornews #majalahgontor #gontor #kajianonline #kajianislam #psikologianak #polaasuh #bukuislami #livezoom #webinarislami #pendidikananak #belajarparenting #polaasuhanak #generasimilenial #islammodern #kajianjakarta
  • Mestinya orang Islam itu hanya dengan menjalankan shalat, jiwanya itu bersih. Shalat itu harus ada hubungannya dengan perilaku.Prof. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasi
#belajar
#hidup
#kehidupan
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result