10
Tonton Selengkapnya
pesanan-majalah-edisi-khusus
30 °c
Pecenongan
Sun
Mon
Saturday, 25 July, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Pendidikan Risalah

Model Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di IPB

Dr Nedin Badruzzaman

Edithya Miranti by Edithya Miranti
17 December 2019
in Risalah
0
Model Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di IPB

Bogor, Gontornews — Pengaruh budaya asing pun dapat mempengaruhi gaya hidup seseorang, baik busana, perilaku, seni budaya, dan akhlak. Akibat pengaruh ini, seseorang dapat bergaya hidup hedonis, konsumtif, yang tidak  mencerminkan gaya hidup Islami.

Maka, demi meningkatkan penguasaan, pemahaman, keyakinan, serta pelaksanaan nilai-nilai ajaran agama Islam. “Salah satu upaya yang perlu dilakukan adalah pengembangan model-model pembelajaran yang tepat untuk PAI (Pendidikan Agama Islam) agar sesuai dengan perkembangan zaman,” sambung kakek dari tiga orang cucu ini.

“Nah, untuk mewujudkan PAI yang baik dan bermanfaat bagi peserta didik, diperlukan para dosen PAI yang berpengalaman dan berpengetahuan luas,” jelas Nedin sebagaimana dipaparkan dalam disertasinya yang dibimbing oleh Prof Dr Abuddin Nata, Prof Dr Didin Saefudin Buhori, dan Dr Endin Mujahidin, Msi.

Selain tenaga pengajar, diperlukan juga model pembelajaran yang sesuai dengan usia peserta didik. Alasannya agar pembelajaran agama Islam mudah diterima dan dipahami.

BACA JUGA

Pendidikan Inklusif Membentuk Sikap Toleransi (Kajian Etnografi di Pondok Modern Darussalam Gontor)

Bahtsul Masail dalam Perspektif Pembelajaran Berbasis Masalah

Implementasi Birokrasi terhadap Peningkatan Budaya Mutu Guru Madrasah Ibtidaiyyah Kabupaten Bogor

Pembaharuan Pemikiran Keagamaan Menurut al-Qaradawi dan Relevansinya bagi Rekonstruksi Peradaban Islam (Kajian Filsafat)

Menjadi Dayak dan Muslim: Perjalanan Identitas Oloh Salam

Konsep model pembelajaran PAI adalah suatu perencanaan atau suatu pola yang digunakan sebagai pedoman dalam merencanakan pembelajaran di kelas atau pembelajaran dalam tutorial. Konsep ini juga bertujuan untuk menentukan perangkat-perangkat pembelajaran. Termasuk di dalamnya buku-buku, film, komputer, kurikulum, dan lainnya.

Dalam disertasi tersebut diterangkan bahwa model pembelajaran yang digunakan di IPB merupakan model pembelajaran yang memadukan kedua model pembelajaran. Yaitu model pembelajaran POD dengan model pembelajaran kooperatif dengan pendekatan Teacher Centre dan Student Centre.

Tujuan akhir proses pembelajaran PAI di IPB adalah agar mahasiswa tidak memisahkan antara ilmu agama dan ilmu pengetahuan (dikotomi) dalam rangka ibadah kepada Allah SWT. Indikatornya yaitu bahwa mahasiswa bersemangat untuk menuntut ilmu pengetahuan alam atau ilmu pengetahuan umum dengan motivasi yang tinggi karena diperintahkan agama.

Materi yang disampaikan dalam proses belajar PAI di PTU (Perguruan Tinggi Umum) IPB secara garis besar dibagi dalam dua tahap. Tahap pertama, yaitu penyampaian materi agama dan ilmu pengetahuan selama tiga kali pertemuan.

Materi ini disampaikan oleh dosen umum yang mempunyai latar belakang pendidikan agama yang memadai. Tujuannya adalah untuk menumbuhkan motivasi mahasiswa atau peserta didik agar dapat mengamalkan ajaran Islam dengan baik.

Tahap kedua, yaitu penyampaian materi  yang berhubungan dengan keagamaan  secara langsung, seperti manusia dan agama, akidah dan karakteristiknya, syariah dan karakteristiknya, serta akhlak dan dakwah. Materi ini disampaikan oleh dosen yang memang mempunyai latar pendidikan agama secara khusus.

Metode pembelajaran PAI yang diterapkan di IPB adalah Metode Dialog (Hiwar), Metode Ceramah, Metode Aplikasi dan Pengamalan,  Metode  Keteladanan, Metode  Nasehat, Metode  Hadiah dan Hukman, Metode  Pembiasaan, dan Metode Responsi / Asistensi.

Dalam pelaksanaannya, PAI di IPB diselenggarakan di seluruh program studi.  Kegiatan ini dilaksanakan di dalam kelas sesuai jadwal yang telah ditetapkan oleh pihak IPB. Untuk mendukung efektivitas  penyelenggaraan PAI ini, pelaksanaan PAI di IPB juga dilakukan di luar jam perkuliahan.

“Caranya dengan asistensi dan penyelenggaran kajian-kajian keislaman yang berkerjasama dengan elemen-elemen organisasi di lingkungan IPB,” ungkap Nedin, mantan pengurus MUI Kota Bogor Komisi Fatwa dari 2011-2016. Hal ini dilakukan agar tujuan pembelajaran dapat tercapai dengan tuntas.

Sedangkan para pendidiknya adalah tim dosen PAI di IPB. Tim ini diketuai oleh koordinator tim PAI di IPB. Terkait pembagian jadwal serta bimbingan mahasiswanya ditentukan oleh TIM PAI di IPB.

Para dosen PAI di IPB terdiri dari dua latar belakang pendidikan yang berbeda. Artinya para pengajar PAI tidak semua lulusan dari Pendidikan Tinggi Islam atau UIN saja.

Tujuannya agar dapat menggambarkan bahwa agama Islam bukanlah agama eksklusif melainkan agama Inklusif. Siapa saja boleh mendalami, memahami, dan mengamalkan ajaran mulia tersebut. Alasan lainnya yakni agar para dosen umum tersebut mampu memberikan motivasi serta contoh yang nyata, bahwa ajaran agama dengan ilmu pengetahuan  tidak bertentangan.

Evaluasi yang dilakukan pada pembelajaran PAI di IPB tidak jauh berbeda dengan PTU lainnya. Seperti menggunakan test pada setiap akhir perkuliahan, melalui Ujian Tengah Smester (UTS) dan Ujian Akhir Smester (UAS).

Sedangkan untuk penilaian ditambah dengan nilai kehadiran mahasiswa dan penilaian asistensi. Semua itu untuk melihat pelaksanaan atau pengamalan ibadah mahasiswa setiap harinya.

Dr Nedin menjelaskan bahwa dengan adanya suasana keislaman yang kental di IPB banyak alumni ataupun mahasiswa IPB yang terus mendalami secara khusus tentang Islam. Hasilnya, banyak alumni IPB yang menjadi saintis Islam, juga sebagai penggerak kegiatan keislaman di lingkungannya. Bahkan banyak pula yang menjadi pemimpin atau pemuka agama.

Berikut beberapa faktor pendukung dan penghambat proses pembelajaran PAI: pertama, mahasiswa dan dosen. Dalam proses pembelajaran, pendidik harus memiliki strategi yang baik, terbuka dan tidak bersifat otoriter.

Dosen pun hendaknya mampu memberikan motivasi untuk belajar Agama Islam secara berkelanjutan. Sikap keterbukaan antara dosen dan mahasiswa penting untuk membangun kreatifitas dan meningkatkan hasil belajarnya.

Kedua, faktor lingkungan pendidikan.  Bahwa lingkungan pendidikan di IPB, sangat memadai dan dapat berpengaruh selama proses belajar mengajar berlangsung.

Ketiga, faktor kurikulum. Kurikulum PAI di IPB merupakan perpaduan antara kurikulum nasional dan kurikulum IPB itu sendiri. Tujuannya untuk mengembangkan wawasan keislaman dan mengaplikasikan ajaran Islam menuju pemahaman dan penguasaan Islam yang sempurna.

Keempat, faktor metode pendidikan Islam. Metode pembelajaran, merupakan salah satu komponen yang sangat penting untuk keberhasilan kegiatan proses pembelajaran.

“Untuk itu metode yang digunakan di IPB diantaranya seperti Metode Ceramah dan Metode Dialog (Hiwar), seperti yang sudah disebutkan tadi,” pungkas pria kelahiran tahun 1957 ini. <Edithya Miranti>

Biodata Singkat

Nama Lengkap            : Nedin Badruzzaman

Tempat Tanggal Lahir : Karawang, 18 Agustus 1957

Riwayat Pendidikan    :

1. S1 Kuliah Fak Pendidikan IKIP Jkt (UNJ), Tahun 1981

2. S1 Kuliah Fak Tarbiyah PAI UIKA Bogor, Tahun 2000

3. S2 Magister Pendidikan PPs UNPAK, Tahun 2002

4. S3 Doktor Pendidikan Islam PPs UIKA, Tahun 2012

Pengalaman Kerja      :

1. Pengawas SMK dari tahun 2008-sekarang

2. Dosen PSKGJ PGSD dari tahun 2010-2015

3. Ketum  DKM AL- Kautsar Universitas Pakuan tahun 2008-sekarang

Tags: Dr Nedin BadruzzamanIPBPAI
Share352Tweet220Send
Previous Post

Kritik Atas Konstruk Barat Tentang Fundamentalisme Islam

Next Post

DK PBB Segera Bahas Situasi Jammu dan Kashmir

Edithya Miranti

Edithya Miranti

Redaksi Majalah Gontor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
SIT Insantama Leuwiliang Bekali Guru Cegah dan Tangani Dini Isu Penyimpangan Seksual

SIT Insantama Leuwiliang Bekali Guru Cegah dan Tangani Dini Isu Penyimpangan Seksual

19 July 2026
kh fauzi tidjani djauhari

Pesantren Al-Amien Prenduan akan Gelar Idul Khotmi Nasional Tarekat Tijaniyah Ke-234

13 July 2026
Ketua Yayasan Amanah Insantama: Guru Harus Terus Tingkatkan Kapasitas dan Mengajar dengan Spirit Ihsan

Ketua Yayasan Amanah Insantama: Guru Harus Terus Tingkatkan Kapasitas dan Mengajar dengan Spirit Ihsan

19 July 2026
Menjaga Kesucian Hati dari Rasa Iri terhadap Nikmat Orang Lain

Menjaga Kesucian Hati dari Rasa Iri terhadap Nikmat Orang Lain

19 July 2026
Tirakat Orangtua Untuk Anak

Tirakat Orangtua Untuk Anak

11 October 2023
Bina Ketahanan Keluarga di INSISTS Camp 2026

Bina Ketahanan Keluarga di INSISTS Camp 2026

0
Jelang Ujian Santri, Pondok Gontor Resmi Tutup Kegiatan Ekstrakurikuler

Jelang Ujian Santri, Pondok Gontor Resmi Tutup Kegiatan Ekstrakurikuler

0
Antusiasme Puluhan Ribu Jamaah Warnai Puncak Idul Khotmi Nasional Ke-234

Antusiasme Puluhan Ribu Jamaah Warnai Puncak Idul Khotmi Nasional Ke-234

0
BAZNAS Bersama Petani Binaan di Batu Bara Sukses Panen Raya 150 Ton Padi

BAZNAS Bersama Petani Binaan di Batu Bara Sukses Panen Raya 150 Ton Padi

0
Din Syamsuddin: Perlunya Revitalisasi Pendidikan di Negara Islam

Din Syamsuddin: Perlunya Revitalisasi Pendidikan di Negara Islam

0
BAZNAS Bersama Petani Binaan di Batu Bara Sukses Panen Raya 150 Ton Padi

BAZNAS Bersama Petani Binaan di Batu Bara Sukses Panen Raya 150 Ton Padi

25 July 2026
Din Syamsuddin: Perlunya Revitalisasi Pendidikan di Negara Islam

Din Syamsuddin: Perlunya Revitalisasi Pendidikan di Negara Islam

25 July 2026
Antusiasme Puluhan Ribu Jamaah Warnai Puncak Idul Khotmi Nasional Ke-234

Antusiasme Puluhan Ribu Jamaah Warnai Puncak Idul Khotmi Nasional Ke-234

25 July 2026
Jelang Ujian Santri, Pondok Gontor Resmi Tutup Kegiatan Ekstrakurikuler

Jelang Ujian Santri, Pondok Gontor Resmi Tutup Kegiatan Ekstrakurikuler

25 July 2026
Bina Ketahanan Keluarga di INSISTS Camp 2026

Bina Ketahanan Keluarga di INSISTS Camp 2026

25 July 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • PRODUK ALUMNI GONTOR, INI MOMEN YANG TIDAK AKAN TERULANG!September 2026 bukan sekadar edisi biasa.Ini adalah Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor yang dicetak dengan penambahan oplah terbesar dan diprediksi menjadi salah satu edisi yang paling banyak dicari karena merupakan bagian dari koleksi langka Spesial 100 Tahun Gontor.Ini bukan hanya beriklan.
Ini adalah membangun kepercayaan, memperkuat brand awareness, dan menjadi bagian dari sejarah 100 Tahun Gontor.✅ Mengapa harus ikut?📈 Penambahan oplah cetak dalam jumlah besar.
🎯 Menjangkau keluarga besar Gontor, pesantren alumni, wali santri, simpatisan, dan masyarakat luas.
📖 Edisi koleksi yang akan disimpan bertahun-tahun, sehingga iklan Anda memiliki nilai eksposur yang jauh lebih panjang dibanding promosi digital yang cepat berlalu.🤝 Momentum terbaik untuk memperkenalkan usaha Anda kepada pasar yang loyal dan memiliki ikatan emosional kuat dengan Gontor.⏳ SPACE IKLAN SANGAT TERBATASBatas pendaftaran hingga 15 Agustus 2026 atau lebih cepat jika seluruh space telah terisi.👉 Daftar sekarang:
https://tinyurl.com/iklan-magon📞 Informasi
0813-1510-6479
0877-8707-2412"Dalam bisnis, yang paling mahal bukan biaya promosi, tetapi kesempatan yang terlewat."
  • ✨ Seabad Mendidik Bangsa. Kini saatnya menjadi bagian dari sejarah.📖 Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor – September 2026 hadir mengangkat kisah sukses ribuan Pondok Alumni Gontor yang tersebar di seluruh penjuru Indonesia.⏳ Stok terbatas! Jangan menunggu sampai stok menipis.🛒 Pesan sekarang:
https://bit.ly/pesan-majalah#100tahungontor #majalahgontor #gontor #gontornews #pondokmoderngontor #pesantren #pondokalumni #pesansekarang
  • 100 Tahun Gontor bukan sekadar peringatan, tetapi sejarah yang layak disimpan.Miliki Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor yang terbit selama Juli–September 2026.📚 Koleksi terbatas.
⏳ Jangan menunggu sampai kehabisan.📲 Pesan sekarang:
https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor #gontornews #100tahungontor #gontor
  • Miliki Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor sebelum kehabisan.📖 Edisi Juli ✅
📖 Edisi Agustus ✅
📖 Edisi September 🔜🔥 Jangan sampai orang lain sudah punya, sementara Anda kehabisan.📲 Pesan sekarang:
👉 https://bit.ly/pesan-majalah#100tahungontor #majalahgontor #gontornews #gontormendunia #unidagontor #mediaperekatumat #koleksibersejarah #edisikhusus #pesansekarang #jangansampaikehabisan
  • Stok terbatas!
Sudah punya Edisi Agustus?Edisi spesial ini mengupas perjalanan UNIDA Gontor Mendunia dan hanya hadir dalam rangka 100 Tahun Gontor.Banyak yang sudah memesan. Jangan sampai Anda tertinggal.Pesan sekarang:
https://bit.ly/pesan-majalah#100TahunGontor #unidagontor #majalahgontor #gontornews
  • 100 Tahun Gontor bukan sekadar peringatan, tetapi sejarah yang layak disimpan.Miliki Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor yang terbit selama Juli–September 2026.📚 Koleksi terbatas.
⏳ Jangan menunggu sampai kehabisan.📲 Pesan sekarang:
https://bit.ly/pesan-majalah#100TahunGontor #MajalahGontor #Gontor #PondokModern #DarussalamGontor #MediaPerekatUmat #GontorMendunia #KoleksiBersejarah #alumnigontor #gontornews #majalahgontor
  • Jangan sampai koleksi Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor Anda kehabisan.Pre-Order telah dibuka!💰 Harga: Hanya Rp 15.000 / eksemplarMengingat kuota cetak yang terbatas, amankan eksemplar Anda sekarang juga sebelum sistem tertutup otomatis.Amankan Pemesanan Anda di sini:
👉 https://bit.ly/pesan-majalah
  • Repost from @ikpmmadiun
Bagi keluarga besar Gontor, setiap nasihat Pimpinan adalah bekal sepanjang perjalanan hidup. 🤍Kali ini, mari kita luangkan waktu sejenak untuk kembali mendengarkan petuah dari K.H.Hasan Abdullah Sahal (Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor)Insya Allah apa yang kita dengar bukan hanya menambah ilmu, tetapi juga menguatkan niat untuk terus berkhidmat kepada umat.🤲 Jangan berhenti di kita. Bagikan agar semakin banyak yang memperoleh manfaat.💬 Antum Alumni Gontor angkatan berapa? Share di kolom komentar.
  • Jangan sampai koleksi Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor Anda kehabisan.Menuju Peringatan 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor, Majalah Majalah Gontor menerbitkan Edisi Spesial 100 Tahun Gontor.Mumpung BELUM terlambat, Pre-Order Edisi Agustus & September resmi dibuka!💰 Harga: Hanya Rp 15.000 / eks eksemplar
⏳ Batas Waktu PO Edisi Agustus: 10 Juli 2026, Pukul 11:59 WIB (Tinggal menghitung hari!)Mengingat kuota cetak yang sangat ketat, amankan eksemplar Anda sekarang juga sebelum sistem tertutup otomatis.Amankan Slot Pemesanan Anda di Sini:
👉 https://bit.ly/pesan-majalah

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result