Kuala Lumpur, Gontornews — Pada hari Ahad (16/2), Malaysia bersikeras bahwa mereka telah dengan tepat mendiagnosis coronavirus pada seorang wanita tua Amerika dari kapal pesiar Westerdam, meskipun semua penumpang telah dinyatakan bersih dari virus ketika mereka turun di Kamboja.
Kapal itu melaut selama dua minggu dan dilarang singgah oleh Jepang, Guam, Filipina, Taiwan, dan Thailand, sampai akhirnya Kamboja – sekutu setia Beijing – mengizinkan kapal itu berlabuh Kamis (13/2) di Sihanoukville.
Kamboja mendesak Kuala Lumpur untuk “memeriksa ulang” diagnosis, tetapi Wakil Perdana Menteri Malaysia Wan Azizah Wan Ismail mengatakan, wanita Amerika berusia 83 tahun itu telah diuji dua kali: “Protokol kami kelas dunia … ini positif,” katanya pada konferensi pers. []

![Penumpang melambaikan handuk ketika mereka bersiap untuk meninggalkan MS Westerdam, sebuah kapal pesiar yang menghabiskan dua minggu di laut setelah ditolak oleh lima negara karena khawatir ada penumpang yang terpapar virus corona [File: Soe Zeya Tun / Reuters]](https://i0.wp.com/gontornews.com/wp-content/uploads/2020/02/kapal.jpg?resize=750%2C375&ssl=1)






















