10
Tonton Selengkapnya
30 °c
Pecenongan
Thu
Fri
Wednesday, 17 June, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Values Kolom

Maraknya Kebohongan

Oleh Umi Muharyani, Peserta Program Kaderisasi Ulama (PKU) UNIDA Gontor dari Kalimantan Timur

Rusdiono Mukri by Rusdiono Mukri
24 December 2020
in Kolom
0
Foto: Disdik Jabar

Ucapan dan ungkapan, baik di media massa, social media, maupun obrolan-obrolan ringan, membingungkan umat. Di antaranya ucapan Ketua Umum Korp Pegawai Negeri (Korpri) Zudan Arif Fakhrulloh yang mengatakan “ASN itu ideologinya Pancasila. Tidak boleh khilafah atau komunis.” Seakan menguatkan ucapan Menag Fachrur Razi yang sebelumnya mengatakan: “Yang berpemikiran khilafah tidak boleh menjadi ASN.” Padahal khilafah itu ajaran Islam.

Khilafah bahkan menjadi materi bahasan di Madrasah Aliyah kelas XII, yang diterbitkan resmi oleh Kementerian Agama. Khilafah hukumnya fardu kifayah, kalau materi khilafah diajarkan kepada siswa dan siswa membenarkan bukankah berarti telah mencapai tujuan pembelajaran? Mengapa setelah puluhan tahun diajarkan tiba-tiba dipermasalahkan?

Saran tersebut agar mereka paham apa itu khilafah. Sehingga tidak salah kaprah saat menilai khilafah yang jelas ajaran Islam, dan bukan hal yang diimejkan begitu menakutkan. Bahkan disetarakan dengan ajaran komunis. Sementara paham sekulerisme, kapitalisme dan sosialisme yang jelas haram oleh fatwa MUI malah dibiarkan saja. Seharusnya ASN dilarang juga berpaham sekulerisme yang jelas bertentangan dengan prinsip Islam dan prinsip Ketuhanan Yang Maha Esa.

Isu radikalisme begitu gencar, menteri agama menyebutkan bahwa pintu masuknya radikalisme melalui anak yang good looking. Anak-anak yang penguasaan bahasanya bagus dan hafidz Qur’an. Mengapa pejabat, yang seharusnya menumbuhkembangkan toleransi dan semangat berislam karena notabene kita bangsa mayoritas Islam, justru membuat pernyataan yang meresahkan? Harusnya kita bersyukur menemukan anak bangsa yang akan menjaga negara ini sebagai pemuda yang good looking, ganteng tapi pandai mengkaji Islam. Bukan dibalik dilabeli sebagai agen radikalisme. Sedangkan pemuda kecanduan narkoba, suka tawuran dan perilaku negatif lainya, meningkatnya korupsi, kriminalitas, LGBT, maraknya pornografi dan pornoaksi justru dibiarkan terjadi begitu saja.

BACA JUGA

Modern Itu Alatnya, Bukan Cara Berpikirnya

Berani untuk Bebas

Anatomi Pondok Pesantren Jalan di Tempat: Telaah Kritis 9  Faktor Penghambat Kemajuan

Ikhlas: Rahasia Ketangguhan Gontor

Struktur dan Kultur

Tiba-tiba isu radikalisme, khilafah, menjadi momok yang begitu menakutkan. Sebenarnya isu radikalisme ini mengikuti agenda Barat yang tidak sepenuhnya berhasil menghentikan laju kebangkitan Islam, melalui isu war on terrorism. Lalu Barat meluncurkan agenda war on radicalism. Harapanya melalui isu ini kelompok-kelompok juga tokoh-tokoh Islam yang konsisten mengamalkan dan memperjuangkan Islam secara kaffah, termasuk yang memperjuangkan khilafah akan terjerat hukum.

Jadi jelas radikalisme menurut Barat adalah ide untuk kembali mengamalkan Islam secara kaffah, dan yang menolak nilai-nilai dari Barat yaitu sekularisme, liberalism. Maka Barat memanfaatkan kelompok atau tokoh yang mereka sebut dengan Muslim moderat yang menerima nilai-nilai Barat dan tidak menginginkan mengamalkan Islam secara kaffah. Mereka mengajak memerangi Muslim yang mereka kategorikan radikalis. Sangat membingungkan bila penguasa negeri Muslim justru ikut memerangi dakwah Islam yang kaffah. Begitu phobi dengan istilah khilafah, seakan khilafah adalah sebuah bahaya besar yang akan melumatkan kedudukan dan diri mereka. Maka dengan sekuat tenaga mereka gambarkan khilafah itu kejam yang melakukan potong tangan, rajam yaitu membunuh pezina mukson yaitu orang yang sudah menikah berzina akan dihukum dengan dilempari batu sampai mati.

Mengapa Barat dan Cina sangat membenci diterapkanya syariah Islam secara kaffah? Itu karena mereka tahu tidak akan mungkin bisa lagi melancarkan kepentingan politik dan ekonomi mereka di negeri-negeri bersyariah. Sistem khilafah pasti tidak akan mudah ditundukkan dan selalu bersikap kritis terhadap sepak terjang Barat di negeri Muslim.

Dalam hadis dari Ibn Umar RA, Rasulullah SAW bersabda: ”Setiap orang adalah pemimpin dan akan dimintai pertanggungjawabanya atas kepemimpinanya” (HR Muslim). Hadis ini menegaskan, barangsiapa yang mendapat amanah menjadi pemimpin di manapun hendaknya memiliki kesadaran akan tanggung jawab besar terhadap yang dipimpinnya.

Maka sedekah seorang pemimpin tidak hanya uang tapi kebijaksanaannya. Kebijakan pemimpin yang adil akan membawa kedamaian. Fondasi mindset pemimpin adalah takut kepada Allah. Tujuan utamanya mencari ridha Allah. Murka Allah selalu dihindarinya. Maka akan terwujud pemimpin yang dicintai rakyatnya. Energi cinta pemimpin mampu membawa kehidupan jauh lebih baik. []

Tags: HoaxKebohongan
Share17Tweet11Send
Previous Post

Pimpinan Gontor Resmi Lantik Rektor UNIDA

Next Post

Pemerintah Cina Larang Warga Inggris Masuk

Rusdiono Mukri

Rusdiono Mukri

Redaksi Majalah Gontor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pesantren Wisuda SDIT Insantama Leuwiliang Hadirkan Trainer Nasional 

Pesantren Wisuda SDIT Insantama Leuwiliang Hadirkan Trainer Nasional 

13 June 2026
Pesantren Wisuda SDIT Insantama Leuwiliang: Ketua Yayasan Tekankan “Semangat Diri” dan Kekuatan Ruhiah dalam Belajar

Pesantren Wisuda SDIT Insantama Leuwiliang: Ketua Yayasan Tekankan “Semangat Diri” dan Kekuatan Ruhiah dalam Belajar

15 June 2026
Pandemi Covid-19 Sebabkan Defisit Masa Belajar Siswa

Berani untuk Bebas

11 June 2026
Ini dia Lirik Lagu Gontor ‘Takkan Terlupa’

Ini dia Lirik Lagu Gontor ‘Takkan Terlupa’

30 August 2021
Bekali Karakter dan Visi Hidup, SDIT Insantama Leuwiliang Gelar “Pesantren Wisuda”

Bekali Karakter dan Visi Hidup, SDIT Insantama Leuwiliang Gelar “Pesantren Wisuda”

14 June 2026
Menghidupkan Kembali Budaya Baca

Menghidupkan Kembali Budaya Baca

0
Pembekalan Wawasan Hukum dan Melek Media Sosial bagi Santri Kelas 5 dan 6 Gontor Magelang

Pembekalan Wawasan Hukum dan Melek Media Sosial bagi Santri Kelas 5 dan 6 Gontor Magelang

0
Modern Itu Alatnya, Bukan Cara Berpikirnya

Modern Itu Alatnya, Bukan Cara Berpikirnya

0
Kisah Haru Pesantren Wisuda 2026 SDIT Insantama Leuwiliang

Kisah Haru Pesantren Wisuda 2026 SDIT Insantama Leuwiliang

0
Bersyukur dan Cobaan (Bagian Kedua)

Bersyukur dan Cobaan (Bagian Kedua)

0
Menghidupkan Kembali Budaya Baca

Menghidupkan Kembali Budaya Baca

17 June 2026
Pembekalan Wawasan Hukum dan Melek Media Sosial bagi Santri Kelas 5 dan 6 Gontor Magelang

Pembekalan Wawasan Hukum dan Melek Media Sosial bagi Santri Kelas 5 dan 6 Gontor Magelang

17 June 2026
Modern Itu Alatnya, Bukan Cara Berpikirnya

Modern Itu Alatnya, Bukan Cara Berpikirnya

17 June 2026
Kisah Haru Pesantren Wisuda 2026 SDIT Insantama Leuwiliang

Kisah Haru Pesantren Wisuda 2026 SDIT Insantama Leuwiliang

16 June 2026
Bersyukur dan Cobaan (Bagian Kedua)

Bersyukur dan Cobaan (Bagian Kedua)

16 June 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Alur Pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar Pondok Modern Darussalam GontorSource: gontortv
https://youtu.be/cUA3pvD43i8Video ini menjelaskan alur pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar Kulliyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI) Pondok Modern Darussalam Gontor secara lengkap dan sistematis.Informasi lengkap terkait pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar KMI Pondok Modern Darussalam Gontor dapat diakses melalui:
https://gontor.ac.id/persiapanPendaftaran online dilakukan melalui halaman resmi:
https://capel.gontor.ac.id
  • Kunjungan Tim Redaksi Majalah Gontor ke Pondok Pesantren Modern Darel Azhar RangkasbitungIntip momen seru kunjungan Tim Redaksi Majalah Gontor saat berkeliling melihat fasilitas, unit ekonomi, hingga suasana belajar di Pondok Pesantren Modern Darel Azhar Rangkasbitung.#DarelAzhar #MajalahGontor #KunjunganMahabbah #PondokModern #Rangkasbitung #SantriIndonesia #UkhuwahIslamiyah #DuniaPesantren #Gontor #LiterasiSantri
#majalahgontor
#gontornews
  • Tujuan dari sains Islam adalah meletakkan kembali jejak Tuhan di dalam kausalitas alam, agar manusia tidak arogan dan menganggap alam bekerja tanpa pencipta.Prof. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasionline
#belajarbaik
#hidupislami
#kehidupanislam
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri
#ilmupengetahuan
  • Membaca Al-Qur
  • Kebebasan dalam Islam bukanlah kebebasan tanpa batas, melainkan
  • Nasehat dalam memimpin suatu lembaga:
(Yang sulit dan menjadi tantangan dalam memimpin lembaga itu adalah:)
1. Noto Atine Dewe
2. Noto Atine Wong Liyo
3. Noto Atine Wong Liyo Sing luwih Tuo
4. Noto Atine Wong Liyo Sing luwih Tuo Sing Tukaran.KH Hasan Abdullah Sahal#nasehat
#motivasi
#belajar
#hidup
#kehidupan
#majalahgontor
#gontornews
  • Beriman itu tandanya jujur. Beriman itu tandanya bersaudara. Iman seseorang bisa diukur dari perilakunyaProf. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasi
#belajar
#hidup
#kehidupan
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri
  • KAJIAN PARENTING EKSKLUSIF & VIRTUAL TOUR ARABIC GLOBAL SCHOOL JAKARTA.Menyiapkan Generasi Cerdas: Menyeimbangkan Adab Islami & Kompetensi Global di Era DigitalBersama Narasumber dari Arabic Global School (AGS):
1.​Dedek Febrian (Pembimbing Akademik AGS)
2.​Ramdhanil (Kepala Sekolah Kindergarten AGS)
3.​Adi Suroto (Kepala Sekolah Primary AGS)Moderator :
Devi Lusianawati
Reporter Majalah Gontor dan Gontornews.com🗓 Rabu, 22 April 2026
⏰ 13.00 – 15.30 WIB​👇 KLIK LINK DI BAWAH INI UNTUK MENDAFTAR:
👉 https://bit.ly/pendaftaran-kajian-online#bedahbuku #parentingislami #muslimmilenial #gontornews #majalahgontor #gontor #kajianonline #kajianislam #psikologianak #polaasuh #bukuislami #livezoom #webinarislami #pendidikananak #belajarparenting #polaasuhanak #generasimilenial #islammodern #kajianjakarta
  • Mestinya orang Islam itu hanya dengan menjalankan shalat, jiwanya itu bersih. Shalat itu harus ada hubungannya dengan perilaku.Prof. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasi
#belajar
#hidup
#kehidupan
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result