pesanan-baju-kaos
31 °c
Pecenongan
Wed
Thu
Tuesday, 6 October, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Values Kolom

Maraknya Kebohongan

Oleh Umi Muharyani, Peserta Program Kaderisasi Ulama (PKU) UNIDA Gontor dari Kalimantan Timur

Rusdiono Mukri by Rusdiono Mukri
24 December 2020
in Kolom
0
Foto: Disdik Jabar

Ucapan dan ungkapan, baik di media massa, social media, maupun obrolan-obrolan ringan, membingungkan umat. Di antaranya ucapan Ketua Umum Korp Pegawai Negeri (Korpri) Zudan Arif Fakhrulloh yang mengatakan “ASN itu ideologinya Pancasila. Tidak boleh khilafah atau komunis.” Seakan menguatkan ucapan Menag Fachrur Razi yang sebelumnya mengatakan: “Yang berpemikiran khilafah tidak boleh menjadi ASN.” Padahal khilafah itu ajaran Islam.

Khilafah bahkan menjadi materi bahasan di Madrasah Aliyah kelas XII, yang diterbitkan resmi oleh Kementerian Agama. Khilafah hukumnya fardu kifayah, kalau materi khilafah diajarkan kepada siswa dan siswa membenarkan bukankah berarti telah mencapai tujuan pembelajaran? Mengapa setelah puluhan tahun diajarkan tiba-tiba dipermasalahkan?

Saran tersebut agar mereka paham apa itu khilafah. Sehingga tidak salah kaprah saat menilai khilafah yang jelas ajaran Islam, dan bukan hal yang diimejkan begitu menakutkan. Bahkan disetarakan dengan ajaran komunis. Sementara paham sekulerisme, kapitalisme dan sosialisme yang jelas haram oleh fatwa MUI malah dibiarkan saja. Seharusnya ASN dilarang juga berpaham sekulerisme yang jelas bertentangan dengan prinsip Islam dan prinsip Ketuhanan Yang Maha Esa.

Isu radikalisme begitu gencar, menteri agama menyebutkan bahwa pintu masuknya radikalisme melalui anak yang good looking. Anak-anak yang penguasaan bahasanya bagus dan hafidz Qur’an. Mengapa pejabat, yang seharusnya menumbuhkembangkan toleransi dan semangat berislam karena notabene kita bangsa mayoritas Islam, justru membuat pernyataan yang meresahkan? Harusnya kita bersyukur menemukan anak bangsa yang akan menjaga negara ini sebagai pemuda yang good looking, ganteng tapi pandai mengkaji Islam. Bukan dibalik dilabeli sebagai agen radikalisme. Sedangkan pemuda kecanduan narkoba, suka tawuran dan perilaku negatif lainya, meningkatnya korupsi, kriminalitas, LGBT, maraknya pornografi dan pornoaksi justru dibiarkan terjadi begitu saja.

BACA JUGA

Arsitektur Peradaban Gontor: Sintesis Tasawuf, Sunnatullah, dan Hakikat Pendidikan

Menyoal Branding Pesantren: Saat Pesantren Harus ‘Tebar Jala’ Informasi

Tangis Haru di Puncak Peringatan 100 Tahun Gontor

Pengalaman Gontor Mendidik Santri Terampil Komunikasi

Pesta Literasi Alumni di Satu Abad Gontor

Tiba-tiba isu radikalisme, khilafah, menjadi momok yang begitu menakutkan. Sebenarnya isu radikalisme ini mengikuti agenda Barat yang tidak sepenuhnya berhasil menghentikan laju kebangkitan Islam, melalui isu war on terrorism. Lalu Barat meluncurkan agenda war on radicalism. Harapanya melalui isu ini kelompok-kelompok juga tokoh-tokoh Islam yang konsisten mengamalkan dan memperjuangkan Islam secara kaffah, termasuk yang memperjuangkan khilafah akan terjerat hukum.

Jadi jelas radikalisme menurut Barat adalah ide untuk kembali mengamalkan Islam secara kaffah, dan yang menolak nilai-nilai dari Barat yaitu sekularisme, liberalism. Maka Barat memanfaatkan kelompok atau tokoh yang mereka sebut dengan Muslim moderat yang menerima nilai-nilai Barat dan tidak menginginkan mengamalkan Islam secara kaffah. Mereka mengajak memerangi Muslim yang mereka kategorikan radikalis. Sangat membingungkan bila penguasa negeri Muslim justru ikut memerangi dakwah Islam yang kaffah. Begitu phobi dengan istilah khilafah, seakan khilafah adalah sebuah bahaya besar yang akan melumatkan kedudukan dan diri mereka. Maka dengan sekuat tenaga mereka gambarkan khilafah itu kejam yang melakukan potong tangan, rajam yaitu membunuh pezina mukson yaitu orang yang sudah menikah berzina akan dihukum dengan dilempari batu sampai mati.

Mengapa Barat dan Cina sangat membenci diterapkanya syariah Islam secara kaffah? Itu karena mereka tahu tidak akan mungkin bisa lagi melancarkan kepentingan politik dan ekonomi mereka di negeri-negeri bersyariah. Sistem khilafah pasti tidak akan mudah ditundukkan dan selalu bersikap kritis terhadap sepak terjang Barat di negeri Muslim.

Dalam hadis dari Ibn Umar RA, Rasulullah SAW bersabda: ”Setiap orang adalah pemimpin dan akan dimintai pertanggungjawabanya atas kepemimpinanya” (HR Muslim). Hadis ini menegaskan, barangsiapa yang mendapat amanah menjadi pemimpin di manapun hendaknya memiliki kesadaran akan tanggung jawab besar terhadap yang dipimpinnya.

Maka sedekah seorang pemimpin tidak hanya uang tapi kebijaksanaannya. Kebijakan pemimpin yang adil akan membawa kedamaian. Fondasi mindset pemimpin adalah takut kepada Allah. Tujuan utamanya mencari ridha Allah. Murka Allah selalu dihindarinya. Maka akan terwujud pemimpin yang dicintai rakyatnya. Energi cinta pemimpin mampu membawa kehidupan jauh lebih baik. []

Tags: HoaxKebohongan
Share19Tweet12Send
Previous Post

Pimpinan Gontor Resmi Lantik Rektor UNIDA

Next Post

Pemerintah Cina Larang Warga Inggris Masuk

Rusdiono Mukri

Rusdiono Mukri

Redaksi Majalah Gontor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ciptakan Rumah Tangga Sakinah, Berikut Lima Tipsnya!

Ciptakan Rumah Tangga Sakinah, Berikut Lima Tipsnya!

6 October 2026
Catatan Penting dari Pengukuhan Prof Akhmad Affandi Mahfudz sebagai Guru Besar UNIDA Gontor

Catatan Penting dari Pengukuhan Prof Akhmad Affandi Mahfudz sebagai Guru Besar UNIDA Gontor

1 October 2026
Berbudi Tinggi dan Berjiwa Besar: Fondasi dan Mahkota Kepribadian Santri

Berbudi Tinggi dan Berjiwa Besar: Fondasi dan Mahkota Kepribadian Santri

25 September 2026
Menyoal Branding Pesantren: Saat Pesantren Harus ‘Tebar Jala’ Informasi

Menyoal Branding Pesantren: Saat Pesantren Harus ‘Tebar Jala’ Informasi

5 October 2026
Sosiologi Ketahanan Gontor

Pengalaman Gontor Mendidik Santri Terampil Komunikasi

29 September 2026
Prodi IQT UNIDA Gontor Dalami Jurnalistik Media Islam di Majalah Gontor

Prodi IQT UNIDA Gontor Dalami Jurnalistik Media Islam di Majalah Gontor

0
Ciptakan Rumah Tangga Sakinah, Berikut Lima Tipsnya!

Ciptakan Rumah Tangga Sakinah, Berikut Lima Tipsnya!

0
Pesta Literasi Alumni di Satu Abad Gontor

Tangis Haru di Puncak Peringatan 100 Tahun Gontor

0
Arsitektur Peradaban Gontor: Sintesis Tasawuf, Sunnatullah, dan Hakikat Pendidikan

Arsitektur Peradaban Gontor: Sintesis Tasawuf, Sunnatullah, dan Hakikat Pendidikan

0
Menyoal Branding Pesantren: Saat Pesantren Harus ‘Tebar Jala’ Informasi

Menyoal Branding Pesantren: Saat Pesantren Harus ‘Tebar Jala’ Informasi

0
Arsitektur Peradaban Gontor: Sintesis Tasawuf, Sunnatullah, dan Hakikat Pendidikan

Arsitektur Peradaban Gontor: Sintesis Tasawuf, Sunnatullah, dan Hakikat Pendidikan

6 October 2026
Prodi IQT UNIDA Gontor Dalami Jurnalistik Media Islam di Majalah Gontor

Prodi IQT UNIDA Gontor Dalami Jurnalistik Media Islam di Majalah Gontor

6 October 2026
Ciptakan Rumah Tangga Sakinah, Berikut Lima Tipsnya!

Ciptakan Rumah Tangga Sakinah, Berikut Lima Tipsnya!

6 October 2026
Menyoal Branding Pesantren: Saat Pesantren Harus ‘Tebar Jala’ Informasi

Menyoal Branding Pesantren: Saat Pesantren Harus ‘Tebar Jala’ Informasi

5 October 2026
Pesta Literasi Alumni di Satu Abad Gontor

Tangis Haru di Puncak Peringatan 100 Tahun Gontor

5 October 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Bismillah, bagi yang ingin mempromosikan usahanya di Majalah Gontor edisi November silahkan daftar dan cek paketnya pada link https://bit.ly/pasang-iklan-mg atau scan barcode pada gambar.#majalahgontor #gontornews
  • Bismillah.
Paket Perpustakaan.
EDISI TAHUN 2020 - 2025Hanya : Rp. 149.000,-
Didapatkan:
1. Isi 20 Eksemplar
2. Edisi Tahun Acak
3. + SUBSIDI ONGKIR 10.000,-Pesan Via WhatsApp
0812 3416 0133, 0858 1760 8802Website : www.gontornews.com
Instagram : @gontornews#majalahgontor
#majalahgontor
  • Bismillah.
tersedia baju kaos lengan panjang atau pendek. Warna putih dan hitam. Degan Sablon DTF.Ukuran : S, M, L, XLLink Pembelian : https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews
  • Edisi Khusus Bulan September 2026 spsial 100 tahun .Pesan sekarang
https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah, kami kembali membuka kesempatan kepada Alumni Gontor ataupun Pondok Alumni yang memiliki usaha yang ingin diperkenalkan melalui Majalah Gontor pada bulan oktiober ini.
Kami membuka 3 paket pilihan :
1. 1/4
2. 1/6
3. Iklan MiniLink pendaftaran : https://bit.ly/pasang-iklan-mgatau bisa lihat di link Bio.#majalahgontor #gontornews
  • Alhamdulillah Majalah Gontor Edisi Khusus Bulan September spesial100 tahun Gontor telah tersedia. Stok edisi khusus semakin menipis pula (Juli - September). Bagi yang belum memiliki bisa Langsung pesan melalui link berikut :
https://bit.ly/pesan-majalahJangan sampai kehabisan.Untuk Baju kaos bisa juga pesan melalui link ini : https://tinyurl.com/pesan-bajukontak bagian penjualan :
0812-3416-0133
#majalahgontor #gontornews #gontor #alumnigontor
  • Tersedia Ukuran:
S, M, L, XL, XXLWarna : Hitam dan Putih
Sablon : DTF
  • Kumpul-kumpul alumni di acara puncak 100 Tahun gontor boleh juga ini. Silahkan yang mau pesan bisa langsung ke link berikut : https://tinyurl.com/pesan-kaos
atau bisa pesan ke nomor yang ada pada flyer.Bahan : Cotton Combed 24s
Warna tersedia : Hitam dan Putih
Tersedia lengan pendek dan lengan panjang.
Ukuran : S, M, L, XL, XXL.Catatan:
Gambar yang ada pada katalog ini mungkin tidak 100% akurat dengan aslinya. Hal tersebut disebabkan adanya faktor perbedaan cahaya dan tampilan pada media elektronik yang digunakan.#gontornews #majalahgontor
  • Bismillah, PRE-ORDER
Limited Edition
Tersedia Warna Hitam dan Putih
Ukuran yang tersedia : S, M, L, XL, XXL
Bahan : Cotton Combed 24s
Sablon : DTFLink Pemesanan : https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result