pesanan-baju-kaos
28 °c
Pecenongan
Thu
Fri
Thursday, 29 October, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Pondok Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home News Nasional

Ma’ruf Amin Ditekan, Suara NU Goyang

Tony Rosyid Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa

M Khaerul Muttaqien by M Khaerul Muttaqien
8 years ago
in Nasional
0
Ma’ruf Amin Ditekan, Suara NU Goyang

Suara NU pecah. Itu dari dulu. Sebab, NU bukan parpol, tapi ormas. Konsentrasi NU bukan di politik, kendati tak abai terhadap dinamika perkembangan politik. NU punya khittah sebagai ormas yang bergerak di bidang dakwah dan pendidikan. Khususnya pendidikan pesantren.

Jika ada pihak yang menyeret NU ke politik, itu oknum. Tak ada kaitannya dengan keputusan organisasi, karena NU punya khittah non partisan.Perseteruan, bahasa pesantrennya ‘khilafiyah” antara oknum dengan sejumlah ulama NU penyelamat khittah terus terjadi terkait dengan pilihan politik di pilpres 2019. Dinamikanya makin keras ketika Ma’ruf Amin, mantan Rais Am PBNU ini didaulat menjadi cawapres.

Jika anatomi suara warga NU dibedah, maka akan ditemukan empat kelompok. Pertama, kelompok “die hard”. Kelompok fanatik. Kelompok ini punya prinsip pokoknya pilih kader NU. Dalil dan argumentasi belakangan. Gampang dibuat. Yang penting kader NU. Itu harga mati. No dialog, no negosiation.

Kedua, kelompok Anti Jokowi. Yang penting “Asal Bukan Jokowi (ABJ)”. Kelompok ini kecewa terhadap Ma’ruf Amin yang dianggapnya menyeberang. Kok menyeberang? Ma’ruf Amin yang membuat fatwa Ahok menista. Kelompok ini yakin, Jokowi berada di belakang Ahok. Jokowi _back up_ total Ahok untuk jadi gubernur DKI.

BACA JUGA

Santri dan Pesantren Punya Peran Strategis di Masyarakat

Hari Santri Nasional: Wagub Banten Dorong Pencak Silat Jadi Mulok Wajib Pesantren

Menembus Pasar Global: IKAPI Jakarta dan Rene Turos Group Meriahkan BSI International Expo 2026

Kunjungi Sekolah Rakyat Terintegrasi di Jakarta Selatan, HNW Apresiasi SR dan Perkembangan Peserta Didik

Peringati Hari Santri, HNW Minta RUU Sisdiknas Tetap Posisikan UU Pesantren sebagai Lex Specialis

Ketiga, kelompok rasional. Kelompok ini tidak fanatik kepada Ma’ruf Amin maupun NU sebagai ormas. Tapi juga tidak anti Jokowi. Mereka bersikap rasional. Mana yang terbaik sebagai calon pemimpin bangsa menurut ukuran mereka, maka akan dipilihnya.

Keempat, kelompok yang ingin menyelamatkan khittah NU. Bahkan 90 ulama dan cucu pendiri NU telah berkumpul di kediaman K.H. Hasib Wahab Chasbullah Tambak Beras Jombang Jawa Timur untuk mendirikan Komite Khittah (Tribun.News.com 14/11/2018). Mereka menganggap, ada sejumlah oknum NU yang berupaya narik NU ke politik praktis. Bagi mereka, ini menodai khittah NU.



Para oknum inilah yang selama ini berpotensi menjadi sumber benturan internal warga NU, dan antara warga NU dengan ormas lain. Karenanya, NU mesti diselamatkan. Apalagi mereka sadar, NU struktural saat ini sangat mesra dengan PKB. PKB dan oknum di NU struktural telah deklarasi mendukung Jokowi-Ma’ruf. Untuk menghindari dampak yang lebih buruk bagi NU, kelompok ini menuntut PBNU menyelenggarakan Muktamar Luar Biasa (MLB).

Empat kelompok di atas relatif bisa dipetakan suaranya. Namun, ada dinamika baru ketika Ma’ruf Amin dikabarkan sakit. Kakinya terkilir, sehingga tak bisa turun untuk kampanye. Erick Thohir, ketua timses Jokowi-Ma’ruf menyindir halus Ma’ruf Amin. Ia menyatakan bahwa stagnasi elektabilitas Jokowi-Ma’ruf karena Abah (panggilan Ma’ruf Amin) belum kampanye. (Merdeka.com 7/12/2018).

Mungkin tepatnya bukan stagnasi, tapi erosi. Karena beberapa bulan ini elektabilitas Jokowi-Ma’ruf disinyalir turun. Selain Erick Thohir, Luhut Binsar Panjaitan (LBP) juga meminta Ma’ruf Amin segera turun dan ikut kampanye. (Tribun.com 9/12/2018). Bukannya LBP masih aktif sebagai menteri? Emang boleh kampanye? Ini soal lain.

Desakan kedua tokoh penting di kubu Jokowi kepada Ma’ruf Amin ini bisa dipahami mengingat elektabilitas Jokowi disinyalir terus turun. Sementara elektabilitas Prabowo-Sandi merangkak naik. Terutama pasca Reuni 212, diprediksi elektabilitas Prabowo-Sandi makin rapat jaraknya dengan Jokowi-Ma’ruf.

Ada semacam “kepanikan” dari kubu Jokowi menghadapi militansi umat Islam yang mendukung Prabowo-Sandi. Maka, sangat wajar jika kubu Jokowi berharap Ma’ruf Amin membendungnya. Karena, hanya Ma’ruf Amin satu-satunya yang diharapkan bisa menahan laju pergerakan umat.

Tapi, satu hal yang tim Jokowi lupa, bahwa Ma’ruf Amin adalah sesepuh dan seorang ulama besar. Desakan Erick Thohir maupun LBP kepada Ma’ruf Amin di saat istirahat sakit (terkilir) dianggap oleh sejumlah pihak, terutama dari kalangan Nahdliyyin kurang patut.

Sikap LBP dan Erick Thohir kepada Ma’ruf Amin bisa dianggap sebagai tekanan yang tidak seharusnya dilakukan. Hal ini berpotensi mengganggu psikologi warga NU. Jika ini terjadi, maka dapat menggerus elektabilitas Jokowi-Ma’ruf dari kalangan NU.

Pendukung fanatik Ma’ruf Amin bisa hengkang. Sementara warga Nahdliyyin yang ingin ganti presiden akan mengatakan: nah loh… Jusuf Kalla yang kuat dan berani saja tak banyak bisa berbuat apa-apa, apalagi Kiyai Ma’ruf?

Dalam tradisi NU, ada tiga hal yang dianggap “sakral”. Pertama, organisasi NU. Kedua, ajaran dan ritual NU. Ketiga, ulama NU. Bagi pihak luar, hati-hati jika bersinggungan dengan tiga hal ini. Sangat sensitif.

Masih ingat peristiwa ketika pengacara Ahok mencecar Ma’ruf Amin di persidangan? Dianggap tak patut, maka muncul berbagai reaksi dari kalangan Nahdliyyin. Termasuk dari Ulil Abshar Abdalla, tokoh muda NU yang dikenal liberal. Dan malam harinya, LBP buru-buru ke rumah Ma’ruf Amin.

Tentu untuk meredakan gejolak. Hal ini seolah menegaskan adanya keberpihakan penguasa kepada Ahok. Sikap Erick Thohir dan LBP kepada Ma’ruf Amin yang oleh sebagian pihak dipersepsi sebagai tekanan berpotensi menggerus dukungan Jokowi dari kalangan NU.

Apalagi sebelumnya, muncul rumor posisi Ma’ruf Amin sebagai cawapres berpeluang diganti. Jika situasi ini tak segera disikapi dengan cerdas dan arif, maka suara NU bisa goyang dan akan semakin mengancam elektabilitas Jokowi-Ma’ruf.

Tags: NUPendidikanPesantrenSuara
Share33Tweet16Send
Previous Post

Jakarta Raih Kota Terbaik Dalam Indeks Demokrasi Indonesia

Next Post

DPR Pertanyakan Sikap Diam Pemerintah terhadap Nasib Muslim Uighur China

M Khaerul Muttaqien

M Khaerul Muttaqien

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Teman Paling Baik Menurut Al-Qur’an

Teman Paling Baik Menurut Al-Qur’an

22 October 2026
Peluncuran Rumah Qur’an Magnet Rezeki: Target Bebaskan Indonesia dari Buta Huruf Al-Qur’an

Peluncuran Rumah Qur’an Magnet Rezeki: Target Bebaskan Indonesia dari Buta Huruf Al-Qur’an

28 October 2026
HNW Ajak Intelektual Dunia Tangani Islamofobia

HNW Ajak Intelektual Dunia Tangani Islamofobia

23 October 2026
Hari Santri Nasional: Wagub Banten Dorong Pencak Silat Jadi Mulok Wajib Pesantren

Hari Santri Nasional: Wagub Banten Dorong Pencak Silat Jadi Mulok Wajib Pesantren

24 October 2026
Santrivation: Teman Bertumbuh Para Santri Gapai Sukses di Kemudian Hari

Santrivation: Teman Bertumbuh Para Santri Gapai Sukses di Kemudian Hari

15 October 2026
Kakao Jambi Jadi Telanai Coklat

Kakao Jambi Jadi Telanai Coklat

0
Prof Husnan Bey Raih Penghargaan Santri Diplomat Inspiratif 2026

Prof Husnan Bey Raih Penghargaan Santri Diplomat Inspiratif 2026

0
Tim PKM Ilkom UNIDA Gontor Ajak Sekolah Kelola Akun Medsos Secara Profesional

Tim PKM Ilkom UNIDA Gontor Ajak Sekolah Kelola Akun Medsos Secara Profesional

0
Perkuat Branding Islami, Tim PkM Ilkom UNIDA Gontor Latih Pengelolaan Instagram Sekolah Hadlonah Darussalam

Perkuat Branding Islami, Tim PkM Ilkom UNIDA Gontor Latih Pengelolaan Instagram Sekolah Hadlonah Darussalam

0
IQT UNIDA Gontor Pelajari Said Nursi di Yayasan Nur Semesta

IQT UNIDA Gontor Pelajari Said Nursi di Yayasan Nur Semesta

0
Kakao Jambi Jadi Telanai Coklat

Kakao Jambi Jadi Telanai Coklat

27 October 2026
Prof Husnan Bey Raih Penghargaan Santri Diplomat Inspiratif 2026

Prof Husnan Bey Raih Penghargaan Santri Diplomat Inspiratif 2026

27 October 2026
Perkuat Branding Islami, Tim PkM Ilkom UNIDA Gontor Latih Pengelolaan Instagram Sekolah Hadlonah Darussalam

Perkuat Branding Islami, Tim PkM Ilkom UNIDA Gontor Latih Pengelolaan Instagram Sekolah Hadlonah Darussalam

26 October 2026
Tim PKM Ilkom UNIDA Gontor Ajak Sekolah Kelola Akun Medsos Secara Profesional

Tim PKM Ilkom UNIDA Gontor Ajak Sekolah Kelola Akun Medsos Secara Profesional

26 October 2026
Rupiah Goes to School Program Inspiratif GenBI UNIDA Gontor

Rupiah Goes to School Program Inspiratif GenBI UNIDA Gontor

26 October 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Alhamdulillah, Pre-Order dibuka lagi, kini tersedia Crewneck Sweatshirt. Tersedia saat ini Warna :

1. Black
2. Navy
3. Maroon
4. Army
5. Light Pink

Silahkan di pesan melalui link :
https://tinyurl.com/pesan-baju/

atau bisa lihat link di profile

#majalahgontor
#gontornews
  • Bazar Buku. Silahkan japri untuk pemesanan via instagram hari ini.
  • Buku ini ditulis untuk kamu yang sedang atau pernah menjalani kehidupan di pesantren. Pesan sekarang atau kunjungi stan Majalah Gontor di ESPECTO BAZAR.
  • ESPECTOR BAZAR AL HASSAN BEKASI 24 - 25 OKTOBER 2026.  DAPATAKAN DISKON 15% BAGI PEMESAN BUKU INI VIA INSTAGRAM. 
BELUM TERMASUK ONGKIR. 
UNTUK PEMESANAN BISA JAPRI ADMIN.
  • Assalamu
  • Pre Order dibuka kembali hingga 25 Oktober 2026

Link pembelian bisa dilihat di bagian akhir gambar atau di profile.
atau bisa langsung ke link dibawah ini :
https://tinyurl.com/pesan-baju

#majalahgontor 
#gontornews
  • Telah terbit dan bisa dipesan
Majalah Gontor Edisi Oktober 2026
pemesanan bisa ke nomor :
081234160133

untuk edisi khusus 100 tahun gontor bisa dipesan melalui link dibawah ini
https://bit.ly/pesan-majalah

#majalahgontor 
#gontornews 
#pesanmajalah
  • Bismillah, bagi yang ingin mempromosikan usahanya di Majalah Gontor edisi November silahkan daftar dan cek paketnya pada link https://bit.ly/pasang-iklan-mg atau scan barcode pada gambar.

#majalahgontor #gontornews
  • Bismillah.
Paket Perpustakaan.
EDISI TAHUN 2020 - 2025

Hanya : Rp. 149.000,-
Didapatkan: 
1. Isi 20 Eksemplar
2. Edisi Tahun Acak
3. + SUBSIDI ONGKIR 10.000,-

Pesan Via WhatsApp
0812 3416 0133, 0858 1760 8802

Website : www.gontornews.com
Instagram : @gontornews 

#majalahgontor 
#majalahgontor

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Pondok Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result