Denpasar, Gontornews – Menteri Agama, Lukman Hakim Saifudin, membuka rapat kerja Zakat Nasional (Rakernas) Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) di Hotel Grand Inna Bali Beach Sanur, Denpasar, Bali, Rabu (21/3).
Dalam Rakernas ini, Baznas dan Lembaga Amil Zakat Se-Indonesia bertekad untuk memperkuat kapabilitas Organisasi Pengelola Zakat (OPZ) untuk pembangunan kesejahteraan nasional. Ketua Baznas, Bambang Sudibyo mengamini tekad tersebut.
“Rakernas semakin memperkuat koordinasi zakat nasional. Kali ini mengambil tema ‘Penguatan Organisasi Pengelola Zakat (OPZ) Untuk Pembanguan Kesejahteraan Nasional’,” ujar Bambang dalam rilis yang diterima Gontornews, Rabu (21/3).
Mantan Menteri Pendidikan Nasional tersebut menjelaskan, sebagaimana terlampir dalam UU Nomor 23 Tahun 2011 tentang pengelolaan zakat dan PP Nomor 14 tahun 2014 tentang pelaksanaan pengelolaan zakat, zakat menjadi urusan negara sedangkan pengelolaan zakat dilakukan oleh Baznas yang dibantu oleh Lembaga Amil Zakat.
“Karena itu, kelembagaan dan sistem kerja BAZNAS dan LAZ selaku OPZ harus senantiasa diperkuat agar menjadi organisasi pemangku amanah ZIS yang kredibel dan bisa meringankan beban pemerintah meningkatkan kesejahteraan rakyat,” katanya.
Lebih lanjut, Bambang menjelaskan bahwa pelaksanaan Rakernas pengelolaan zakat di Bali dapat menjadi potret pengelolaan zakat di daerah Muslim minoritas.
“Seluruh peserta berjumlah 700 orang. Kali ini, Bali dipilih sebagai tempat rakernas untuk mendorong BAZNAS dan LAZ di daerah di mana Muslim adalah minoritas tetap bisa menjalankan fungsinya dengan baik dalam suasana saling menghormati antara sesama umat yang berbeda agama,” pungkasnya di hadapan para pimpinan BAZNAS pusat, BAZNAS provinsi, BAZNAS kabupaten/kota, LAZ tingkat nasional, provinsi dan kabupaten/kota. [Mohamad Deny Irawan]






















