Rakhine, Gontornews — Kementerian Dalam Negeri Myanmar menyebutkan, pihak kepolisian Myanmar telah berhasil menyita sejumlah kabel, sepatu perang, dan bahan peledak di Desa Fet lat Pyin, Maungdaw, Rakhine Utara. Dalam temuan tersebut, tiga orang yang diduga sebagai tersangka berhasil melarikan diri.
Seorang warga Maugdaw, U Sein Hla Phyu, mengatakan penggerebekan serta langkah penyitaan terhadap bahan peledak sering terjadi di daerah Maungdaw yang sering terjadi bentrokan antarwarga.
“Kami khawatir tentang keamanan kami,” katanya sebagaimana dilansir the Myanmar Times.
Sementara itu, Dinas Sosial Kota Sittwe mengatakan, sekitar 700 orang berhasil melarikan diri baru-baru ini setelah terjadi bentrokan antara militer (Tamtadaw) dan tentara Arakan.
Petinggi partai Arakan National Party, U Aung Mra Kyaw, membeberkan kondisi warga lokal yang sering mendengar suara tembakan dan ledakan serta mengkhawatirkan kondisi keamanan mereka.
“Ini jadi masalah keamanan yang serius,” ungkap Kyaw. [Mohamad Deny Irawan]






















