pesanan-majalah-edisi-khusus
27 °c
Pecenongan
Fri
Sat
Thursday, 27 August, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Laput

MUI Pengawal Kehidupan Beragama Umat

Oleh Fathurroji

Rusdiono Mukri by Rusdiono Mukri
6 January 2022
in Laput
0
Foto: cnn indonesia

Dunia jagat maya diramaikan tagar seruan “Bubarkan MUI” yang sempat trending beberapa waktu lalu. Tagar ini muncul pascapenangkapan anggota MUI oleh Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror. Tak lama kemudian tagar berbalik berisi perlawan dengan seruan “PKI Gaya Baru”.

Tagar ini sebagai bentuk perlawanan terhadap para oknum tak bertanggung jawab yang telah menyerukan pembubaran MUI hanya karena beberapa anggotanya, baik yang masih aktif maupun nonaktif terjerat dugaan kasus terorisme.

Reaksi dari beragam kalangan pun bermunculan terkait seruan bubarkan MUI ini. Bahkan Wakil Presiden Ma’ruf Amien pun juga ikut bersuara. Wapres Ma’ruf menilai seruan pembubaran MUI tidak rasional.

Ia menegaskan, bila ada masalah di dalam internal organisasi, maka seharusnya dibenahi dan mencari jalan keluar dari masalah tersebut. Bukan justru menuntut pembubaran organisasinya.

BACA JUGA

Jejak Pengusaha Alumni Gontor: Dari Dunia Usaha ke Pendidikan

Menghidupkan Kembali Budaya Baca

Guru Berperan Menanamkan Adab

Menjaga Fitrah dan Istiqamah Pasca-Ramadhan

Perintah Menjaga Lingkungan Hidup

“Jangan karena satu orang, namanya penyusupan di mana-mana ada penyusupan itu. Jadi, bukan rumahnya yang dibakar tapi ya tikusnya itulah,” kata Ma’ruf dalam video yang diterbitkan Setwapres, Selasa (23/11).

Ma’ruf sepakat dengan pendapat para tokoh yang mendukung MUI tetap eksis dan berdiri. Ia menguraikan, sudah banyak kontribusi nyata MUI dalam pemberantasan tindak pidana terorisme selama ini. Mulai dari pembuatan Fatwa MUI Nomor 3 Tahun 2004 tentang Terorisme hingga ikut menginisiasi dibentuknya Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPT).

“Dan MUI tidak hanya membuat fatwa, tapi juga membuat lembaga yang menanggulanginya, namanya Tim Penanggulangan Terorisme (TPT), yang ketuanya saya sendiri,” katanya.

MUI, tambah Wapres, merupakan lembaga representasi lebih dari 60 organisasi Islam. Selain itu juga ada beberapa tokoh cendekiawan, tokoh-tokoh zuama yang juga bergabung.

Lebih lanjut, Ma’ruf mendukung langkah hukum yang adil dan sesuai ketentuan terhadap siapa pun. Termasuk bagi pihak yang melakukan tindak kejahatan terorisme.

Mantan Ketua Dewan Pertimbangan (Wantim) MUI, Din Syamsuddin, menilai desakan pembubaran tersebut tidak perlu ditanggapi serius. Desakan tersebut boleh jadi menunjukkan adanya kelompok Islamofobia yang memanfaatkan momentum penangkapan sejumlah ulama. Kelompok itu boleh jadi mendapatkan dukungan dari rezim yang berkuasa. “Desakan dari pihak tertentu untuk membubarkan MUI tidak perlu ditanggapi serius,” ujar Din melalui keterangan tertulisnya, Senin (22/11/2021).

Din juga menambahkan, desakan itu palsu yakni hanya merupakan manuver untuk mengalihkan perhatian dari masalah besar yang sedang dihadapi bangsa atau pelanggaran etika kekuasaan yang sedang didesakkan penyelesaiannya oleh sebagian rakyat.

“Mereka hanya ingin mengetes air (testing the water). Maka, sebaiknya kita lihat saja dengan tersenyum apakah kelompok yang mendesakkan pembubaran MUI itu benar-benar berani atau sesungguhnya mereka adalah kelompok pengecut yang hanya bisa mengumbar kata-kata tapi tidak berani melaksanakannya,” tegas Din.

Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah itu mengatakan, semua pihak hendaknya jangan beralih perhatian untuk terus melakukan amar makruf nahi munkar terhadap kerusakan struktural dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. “Ketahuilah kalau ada pihak, siapa pun mereka, yang berani membubarkan MUI maka mereka akan berhadapan dengan umat Islam di seluruh Tanah Air. Sebagai yang pernah memegang amanah sebagai Ketua Umum MUI dan Ketua Dewan Pertimbangan MUI saya siap turun lapangan,” tegasnya.

Sementara itu Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid (HNW) menanggapi seruan bubarkan MUI ini dengan tegas menolak teror yang berbentuk framing yang dijadikan topik populer di media sosial oleh sebagian pihak dengan tujuan membubarkan MUI. “Saya menegaskan mendukung terhadap pemberantasan terorisme, dan tegas menolak pembubaran MUI,” tegasnya.

HNW menjelaskan, MUI merupakan wadah musyawarah para ulama, zuama, dan cendekiawan Muslim se-Indonesia, baik individual maupun yang terhimpun dalam organisasi masyarakat (Ormas) keagamaan Islam, dalam semangat Islam Wasathiyah atau moderat dan Ukhuwah Islamiyah serta Ukhuwah Wathaniyah.

Karena itu, HNW menghimbau agar perlu mewaspadai gerakan-gerakan yang menunggangi isu terorisme, dan memanfaatkan isu penangkapan Ahmad Zain yang merupakan salah satu anggota Komisi Fatwa MUI. “Yang ditunggangi untuk agenda lain yaitu teror terhadap MUI dengan rekayasa wacana untuk pembubaran MUI,” jelasnya.

Ia mencurigai kemunculan desakan pembubaran MUI tersebut merupakan salah satu dampak dari sikap MUI yang selama ini menolak kebangkitan komunisme gaya baru, seks bebas di perguruan tinggi akibat Permendikbud, terorisme KBB di Papua, dan lain sebagainya.

“Maka wacana untuk membubarkan MUI jadi layak dikritisi dan diwaspadai sebagai gerakan yang menunggangi isu terorisme untuk bentuk teror membubarkan MUI,” tandasnya.

Apabila benar seperti itu, jelas HNW, maka ini merupakan agenda Islamophobia dan pelecehan lembaga keagamaan termasuk kelompok Islam moderat. “Dan apabila berhasil dengan membubarkan MUI sebagai lembaga berkumpulnya Ormas Islam moderat, minimal mengopinikan atau memframing, “ jelasnya.

Maka (dampaknya) akan menyebar saling curiga dan tidak percaya. Bahkan bisa memecah belah umat dan meningkatkan potensi diadu domba. Sehingga akhirnya berpengaruh terhadap melebarnya ketidakharmonisan dan pembelahan antarkelompok, yang ujungnya mengancam keutuhan Indonesia.

Cendekiawan Muslim Prof Dr KH Didin Hafidhuddin menegaskan bahwa keberadaan MUI sangat penting. Karena itu, ia menolak wacana pembubaran MUI.

“MUI adalah organisasi tempat berkumpulnya para ulama, zuama, cendekiawan dan pimpinan Ormas Islam seluruh Indonesia. Peran MUI sangat vital, sangat penting bagi kehidupan beragama,” jelas Kiai Didin dikutip dari kajian online di Kalam TV.

Menurutnya, MUI sangat besar jasanya bagi NKRI. “MUI mempersatukan umat walaupun di dalamnya ada kekurangan-kekurangan. Dan itu perlu kita perbaiki dan kita tingkatkan,” ujarnya.

Wakil Ketua Dewan Pertimbangan MUI itu mencontohkan peranan MUI di bidang ekonomi. “Misalnya tentang kebangkitan ekonomi syariah, MUI berperan menggerakkan bidang tersebut. Kemudian ikut berperan melahirkan undang-undang produk halal, zakat, wakaf dan lainnya,” ungkapnya.

MUI juga mengawal masyarakat dengan fatwa-fatwanya. Contohnya fatwa haramnya sekulerisme, liberalisme, pluralisme. “Itu sudah difatwakan MUI, bahwa pemikiran tersebut sebagai ajaran yang sesat menyesatkan dan umat Islam dilarang mengikutinya,” tegas Kiai Didin.

Karenanya, Ketua Pembina Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia (DDII) itu menyayangkan adanya wacana pembubaran MUI. “Terlalu naif kalau ada orang atau kelompok orang yang ingin MUI dibubarkan. Kaum Muslimin tentu berkeberatan dengan tuduhan kepada MUI yang bermacam-macam. Dan para pejabat sudah menegaskan bahwa tidak mungkin MUI dibubarkan,” jelasnya.

Menurut Kiai Didin, jasa MUI akan terus dirasakan ke depannya, setiap persoalan bangsa diharapkan ada penjelasan maupun solusi dari MUI.

“Bangsa ini akan rusak jika tidak ada pengawal dalam kehidupan beragama termasuk persatuan dan kesatuan bangsa. Karena itu, kita jaga bersama MUI untuk kepentingan berbangsa dan bernegara,” tandas Ketua Umum Badan Kerjasama Pondok Pesantren Indonesia (BKsPPI) itu.[]

 

 

Tags: MUI
Share4Tweet3Send
Previous Post

BAZNAS Bantu Ringankan Warga Terjerat Pinjol di Tangerang

Next Post

Kazakhstan Rusuh, Lebih dari 200 Orang Ditangkap

Rusdiono Mukri

Rusdiono Mukri

Redaksi Majalah Gontor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Santri Gontor Kampus 2 Terpapar Covid-19 Pulih dengan Cepat. Apa Faktornya?

Qismul Amn dan Pembicaraan yang Tiada Henti

24 August 2026
100 Tahun Gontor: Kembali ke Gontor untuk Mengisi Baterai Batin

100 Tahun Gontor: Kembali ke Gontor untuk Mengisi Baterai Batin

20 August 2026
Kemerdekaan Sejati dalam Perspektif Al-Qur’an

Kemerdekaan Sejati dalam Perspektif Al-Qur’an

22 August 2026
Al Mujtama Al Islami 4 Cianjur Laksanakan Apel Tahunan Khutbatul Arsy

Al Mujtama Al Islami 4 Cianjur Laksanakan Apel Tahunan Khutbatul Arsy

23 August 2026
Sujud Syukur dan Laporan Pertanggungjawaban Menutup Rangkaian Ujian Tulis Al-Imtinan Putri

Sujud Syukur dan Laporan Pertanggungjawaban Menutup Rangkaian Ujian Tulis Al-Imtinan Putri

23 August 2026
Meneladani Nabi Muhammad SAW dalam Berbagai Situasi dan Kondisi

Meneladani Nabi Muhammad SAW dalam Berbagai Situasi dan Kondisi

0
Ketika Guru Turun Arena, HKS SDIT Insantama Leuwiliang Jadi Luar Biasa!

Ketika Guru Turun Arena, HKS SDIT Insantama Leuwiliang Jadi Luar Biasa!

0
Teruskan Khidmah, IKPM Gontor Majalengka Gelar Pelantikan Pengurus Baru 2026-2031

Teruskan Khidmah, IKPM Gontor Majalengka Gelar Pelantikan Pengurus Baru 2026-2031

0
Estafet Khidmah Alumni pada Kepengurusan Baru IKPM Gontor Indramayu

Estafet Khidmah Alumni pada Kepengurusan Baru IKPM Gontor Indramayu

0
IKPM Gontor Banten Sambut Kepulangan Santri Putra dan Putri

IKPM Gontor Banten Sambut Kepulangan Santri Putra dan Putri

0
Meneladani Nabi Muhammad SAW dalam Berbagai Situasi dan Kondisi

Meneladani Nabi Muhammad SAW dalam Berbagai Situasi dan Kondisi

26 August 2026
Ketika Guru Turun Arena, HKS SDIT Insantama Leuwiliang Jadi Luar Biasa!

Ketika Guru Turun Arena, HKS SDIT Insantama Leuwiliang Jadi Luar Biasa!

24 August 2026
Estafet Khidmah Alumni pada Kepengurusan Baru IKPM Gontor Indramayu

Estafet Khidmah Alumni pada Kepengurusan Baru IKPM Gontor Indramayu

24 August 2026
Teruskan Khidmah, IKPM Gontor Majalengka Gelar Pelantikan Pengurus Baru 2026-2031

Teruskan Khidmah, IKPM Gontor Majalengka Gelar Pelantikan Pengurus Baru 2026-2031

24 August 2026
IKPM Gontor Banten Sambut Kepulangan Santri Putra dan Putri

IKPM Gontor Banten Sambut Kepulangan Santri Putra dan Putri

24 August 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Bismillah, PRE-ORDER
Limited Edition
Tersedia Warna Hitam dan Putih
Ukuran yang tersedia : S, M, L, XL, XXL
Bahan : Cotton Combed 24s
Sablon : DTFLink Pemesanan : https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah.  Alumni Gontor 2007 wakaf 100 unit sepeda untuk guru-guru di Gontor
Insya Allah akan diserahkan secara simbolis pada acara peringatan 100 tahun Gontor.#majalahgontor #gontornews #gontor #pondokmoderngontor @risang.wijanarko @pondok.modern.gontor
  • Global Islamic Holistic Education Summit.
Lokasi : Hotel Borobudur Jakarta, Indonesia
Tanggal : 5 - 6 September 2026Akhir Pendaftaran : 27 Agustus 2026Dalam rangka Peringatan 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor, kami mengundang Bapak/Ibu untuk berpartisipasi dalam Global Islamic Holistic Education Summit (GIHES) 2026.GIHES 2026 merupakan forum Internasional yang mempertemukan pimpinan pesantren, lembaga pendidikan Islam, akademisi, pembuat kebijakan, dan tokoh pendidikan untuk berbagi perspektif, membahas tantangan strategis, serta membangun sinergi dan kolaborasi bagi kemajuan pendidikan dan generasi mendatang.#gontornews #majalahgontor #gihes
  • Dari Los Angeles, California, Amerika Serikat, tepatnya di Hollywood Sign dengan jarak kurang lebih 14.000 kilometer dari pondok Modern Darussalam Gontor. Doa-doa kebaikan disampaikan kepada Pondok Modern Darussalam Gontor dan Keluarga Besar Gontor.#majalahgontor #gontornews #100tahungontor #gontorponorogo
  • Yang di Wakafkan Pondok Ini Bukan Harta Bendanya Saja, Bukan Gedungnya Saja, Bukan Tanahnya Saja, Tetapi Nilai-Nilai Yang Ada di Pondok Ini, Ide Yang Ada di Pondok Ini, Sistem Yang Ada di Pondok Ini Adalah Wakaf Bagi Kita Semua.KH Hasan Abdullah Sahal Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor.#gontornews #majalahgontor #gontor #pondokmoderngontor #gontorponorogo
  • Repost from @hilabiyus Keluarga Besar Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah, Arab Saudi, mengucapkan:Selamat dan Sukses atas Peringatan Satu Abad (100 Tahun) Pondok Modern Darussalam Gontor (1926–2026).Apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi dan kontribusi tanpa henti Gontor dalam mencetak generasi emas Islam yang berakhlak mulia, berwawasan global, dan bergerak sebagai perekat umat. Semoga momentum satu abad ini semakin mengokohkan peran Gontor dalam syiar pendidikan Islam yang moderat, tidak hanya di Indonesia tetapi juga di kancah internasional, termasuk melahirkan alumni-alumni unggul yang berkiprah di wilayah Arab Saudi dan Timur Tengah."Gontor Membawa Nilai Islam, Menginspirasi Dunia."#gontor #gontor.putra #majalahgontor #gontornews
  • Lebih baik kamu menangis karena berpisah sementara dengan anakmu, karena menuntut ilmu agama dari pada kamu nanti "yen wes tuwo nangis karena anak-anak mu lalai urusan akhirat.. kakean mikir ndunyo, rebutan bondo, pamer rupo..lali surgo."Kiai Hasan Abdullah Sahal
Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor
  • Edisi September yang akan datang.
Liputan Khusus :
1. Peta sebaran Pondok Alumni Gontor di Indonesia
2. Prospek dan Tantangan Pondok Alumni-Muadalah
3. KH Hasan Abdullah Sahal: Gontor Sebagai Inspirator Pondok Modern Yang Bersatu
4. Kipran Pondok Pesantren Alumni Gontor di Mancanegarapesan sekarang!
  • KOLEKSI EDISI KHUSUS 100 TAHUN GONTORTiga edisi istimewa telah hadir!
📖 Juli 2026 – Seabad Mendidik Bangsa
📖 Agustus 2026 – UNIDA Gontor Mendunia
📖 September 2026 – Satu Abad, Seribu GontorJadikan ketiganya sebagai koleksi sejarah 100 Tahun Gontor di perpustakaan Anda🛒 Segera pesan sebelum kehabisan!
🔗 https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor #100tahungontor #gontor100tahun #gontornews

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result