Jakarta, Gontornews — Berbeda dengan sebelumnya, jemaah haji Indonesia pada tahun 1439 H/2018M ini akan menggunakan gelang yang dilengkapi Kode QR (QR Code). Demikian kata Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Nizar Ali menjelaskan.
“Ada tambahan QR Code pada gelang jemaah haji yang berisikan data jemaah sehingga memudahkan identifikasi jemaah dengan menggunakan aplikasi QR dan barcode scanner,” ujarnya seperti dilansir kemenag.go.id.
Kasubdit Dokumen dan Perlengkapan Haji Reguler Nasrullah Jasam menjelaskan, Kode QR tersebut untuk mempermudah petugas dalam mengidentifikasi jemaah haji.
Jadi, dalam mengidentifikasi jemaah haji yang tersesat, petugas haji hanya memindai (scan) Kode QR yang terdapat dalam gelang jamaah. “Dengan Kode QR, kemungkinan tingkat kesalahan data akan lebih kecil,” ujarnya. [Muhammad Khaerul Muttaqien]

























