Banda Aceh, Gontornews — Ketua Umum Pengurus Pusat Muslimat Nahdhatul Ulama, Khofifah Indar Parawansa, menegaskan organisasinya tidak terafiliasi dengan partai politik mana pun. Khofifah menambahkan, Muslimat NU bertugas untuk membangun politik kebangsaan.
“Muslimat NU membangun politik kebangsaan dan tidak ada arahan khusus selain itu,” kata Khofifah saat menghadiri Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Muslimat NU di Anjong Mon Mata, Banda Aceh, Sabtu 8 Juli 2023.
Gubernur Jawa Timur tersebut mengaku tidak pernah memberikan arahan terhadap salah satu partai politik kepada para anggotanya. Dia menganggap partisipasi politik anggota Muslimat NU merupakan bentuk ekspresi sebagai warga bangsa.
“Mereka dapat mengekspresikan politik kebangsaannya secara substantif dan kualitatif,” sambungnya sebagaimana dilansir Antara.
Khofifah menjelaskan, bahwa dirinya akan membahas politik apabila forum tersebut membahas hal serupa. “Sejauh ini, pidato yang saya sampaikan tidak terkait dengan politik,” jelasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Mantan Menteri Sosial RI itu tidak berkomentar mengenai peluang sebagai calon Wakil Presiden RI 2024-2029 mendatang. Khofifah digadang-gadang menjadi salah satu calon wakil Presiden RI oleh sejumlah media jelang Pemilihan Umum 2024 mendatang. [Mohamad Deny Irawan]





















