Islamabad, Gontornews — Seorang pejabat senior AS yang enggan disebutkan namanya mengatakan bahwa Pakistan sebagai pihak yang berada dibalik rekonsiliasi perdamaian di Afghanistan. Lebih lanjut, Pakistan disebut-sebut memfasilitasi biaya bepergian kelompok Taliban guna melangsungkan pembicaraan damai di tempat yang disepakati.
Meski tidak merinci sejumlah bantuan yang diberikan kepada kelompok Taliban, Pakistan juga berandil untuk mendesak kelompok Taliban yang enggan mengikuti rekonsiliasi agar mengikuti perundingan damai dengan cara menahan anggota keluarga mereka.
“Kami tahu, (pembicaraan damai) itu tidak akan mungkin terjadi tanpa dukungan mereka (Pakistan),” kata sumber anonim yang dilansir Reuters.
“Mereka memfasilitasi beberapa gerakan dan membantu perjalanan (kelompok Taliban) untuk berdiskusi di Doha,” tambah sumber tersebut.
Sumber-sumber di Taliban juga mengamini serta mengapresiasi peran serta Pakistan dalam menciptakan perdamaian di Afghanistan. Pakistan, bahkan, sempat mengancam akan memutuskan hubungan diplomatik dengan Taliban andai mereka tidak mengikuti perundingan damai tersebut.
“Saya belum pernah meilhat Paksitan begitu serius (membantu Afghanistan) seperti sebelum-sebelumnya,” kata pejabat senior Taliban yang enggan disebutkan namanya.
“Mereka menjelaskan kepada kami untuk ikut terlibat dalam pembicaraan dengan AS dan Pemerintah Afghanistan,” pungkasnya. [Mohamad Deny Irawan]
























