New York, Gontornews — Perserikatan Bangsa-bangsa dan Uni Eropa, Ahad (20/11/2022), mengungkapkan kekecewaannya atas deklarasi KTT Iklim COP27 tahun 2022 di Sharm El-Sheikh, Mesir. Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterrres menyebut KTT Iklim COP27 di Mesir tidak menghasilkan apa-apa.
“Planet kita masih berada dalam situasi gawat darurat. Kita perlu mengurangi emisi secara drastis mulai dari sekarang dan ini adalah masalah yang tidak ditangani oleh COP27,” kata Guterres sebagaimana dilansir Anadolu.
Guterres menggambarkan bahwa pertemuan COP27 di Mesir tidak cukup untuk mengurangi emisi global.
Sementara itu, Wakil Presiden Komisi Eropa Frans Timmermans mengatakan hasil konferensi perubahan iklim bukan langkah penting dalam upaya pengurangan emisi. “Ini tidak membawa upaya tambahan yang cukup bagi penghasil emisi besar untuk meningkatkan serta mempercepat pengurangan emisi,” kata Timmermans.
Para peserta KTT Iklim COP27 di Sharm El-Sheikh mengadopsi kesepakatan akhir yakni menetapkan dana untuk membantu negara-negara miskin dalam mengatasi bencana yang disebabkan oleh pemanasan global.
Para kritikus menganggap kesepakatan tersebut tidak cukup untuk meningkatkan upaya dalam mengatasi emisi penyebab pemanasan global.
Kesepakatan penghimpunan dana bagi negara miskin terdampak pemanasan global telah membuat pembicaraan antara 200 delegasi negara-negara terus berlanjut. Akibatnya, Sejatinya, pertemuan KTT Perubahan Iklim COP27 yang sedianya berakhir pada Jumat 18 November 2022 berlanjut hingga Ahad 20 November 2022. [Mohamad Deny Irawan]






















