pesanan-majalah-edisi-khusus
27 °c
Pecenongan
Tue
Wed
Tuesday, 4 August, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Pendidikan Risalah

Pendidikan Karakter Bangsa dalam Perspektif Islam

Edithya Miranti by Edithya Miranti
25 January 2019
in Risalah
0
Pendidikan Karakter Bangsa dalam Perspektif Islam

Disertasi Dr Erma Pawitasari EdMs

Pendidikan karakter merupakan istilah baru yang digunakan untuk menggantikan posisi pendidikan moral dalam sistem pendidikan nasional. Pendidikan moral dianggap telah gagal. Salah satu indikasinya adalah tindak kriminalitas di kalangan pelajar maupun umum yang terus meningkat.Β 

Pemerintah Indonesia bersama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) meyakini bahwa pendidikan karakter dapat dijadikan solusi permasalahan moralitas bangsa.

Sejatinya, pendidikan tidak dibatasi pada penguasaan ilmu pengetahuan kognitif-teoritis-akademis semata, melainkan terkait dengan pembinaan keimanan, ketakwaan, dan akhlaq mulia.

BACA JUGA

Pendidikan Inklusif Membentuk Sikap Toleransi (Kajian Etnografi di Pondok Modern Darussalam Gontor)

Bahtsul Masail dalam Perspektif Pembelajaran Berbasis Masalah

Implementasi Birokrasi terhadap Peningkatan Budaya Mutu Guru Madrasah Ibtidaiyyah Kabupaten Bogor

Pembaharuan Pemikiran Keagamaan Menurut al-Qaradawi dan Relevansinya bagi Rekonstruksi Peradaban Islam (Kajian Filsafat)

Menjadi Dayak dan Muslim: Perjalanan Identitas Oloh Salam

Senada dengan ini, David Carr mengatakan, β€œAll educationβ€”not just moral educationβ€”is a value-laden matter,” (Segala aspek pendidikanβ€”tidak hanya pendidikan moralβ€”secara instrinsik mengandung nilai). Sayangnya, makna pendidikan yang seperti ini telah dikaburkan oleh fakta pendidikan yang hanya menekankan aspek kognitif-teoritis-akademis.

Dr Erma Pawitasari dalam disertasi yang dibimbing oleh Nanang Fattah dan Endin Mujahidin menegaskan bahwa pembinaan karakter bangsa melalui program pendidikan karakter pada satuan pendidikan merupakan suatu niatan baik yang patut dihargai.

β€œPerilaku dan nilai-nilai bangsa Indonesia yang kian jauh dari Islam memerlukan tindakan cepat untuk dicari obatnya,” ujarnya. Solusi yang ditawarkan harus bersifat komprehensif dan sesuai dengan nilai-nilai Islam agar tidak menjadi bumerang bagi umat Islam.

Oleh karena itu, mantan guru Bahasa Inggris Cambridge, salah satu SMAN Unggulan di Jakarta Timur ini, tertarik untuk menganalisis dan mengkritisi konsep pendidikan karakter yang ditawarkan Kemdikbud agar tidak menyimpang dari konsep pendidikan nilai dalam Islam.

Agama Islam sangat menekankan pendidikan nilai karena merupakan inti dari pendidikan Islam. Pendidikan Islam adalah pendidikan tentang nilai-nilai Islam dalam seluruh aspek kehidupan.

Islam tidak mengenal pemisahan pendidikan nilai dari pendidikan umum karena ilmu pengetahuan sebenarnya hanya satu dan berasal dari Allah SWT.

Islam menggunakan istilah β€œakhlaq” untuk mendeskripsikan karakter. Karakter atau akhlaq adalah kondisi stabil jiwa yang menyebabkannya melakukan perbuatan secara spontan dan merasa ringan, tanpa perlu dipikirkan atau ditimbang-timbang terlebih dahulu.

Apabila karakter atau akhlaq tersebut sesuai dengan nilai-nilai Islam, maka ia disebut karakter islami atau akhlaq mulia (akhlaqul karimah). β€œSesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah. QS. Al-Ahzab: 21.

Menurut putri kelahiran Sragen, 23 Maret 1977 ini, metode pendidikan karakter Islami mencakup enam prinsip dasar, yakni menjadikan Allah sebagai tujuan, memperhatikan perkembangan akal rasional, memperhatikan kecerdasan emosi, mempraktikkan akhlak mulia melalui keteladanan dan pembiasaan, memperhatikan pemenuhan kebutuhan hidup, dan menempatkan nilai sesuai prioritasnya.

Berbeda dengan Kemdikbud memaknai pendidikan karakter sebagai penanaman kebiasaan baik, sesuai dengan nilai-nilai budaya bangsa. Esensi pendidikan karakter sama dengan pendidikan moral, dengan tambahan keteladanan dan pembiasaan.

Selain itu, program Kemdikbud tidak memiliki perbedaan yang signifikan dengan program-program sebelumnya, seperti pendidikan moral dalam pelajaran Pendidikan Moral Pancasila dan P4 pada masa Presiden Soeharto maupun program Character Building masa Presiden Soekarno. Kemdikbud menyatakan bahwa pendidikan pada masa-masa terdahulu tidak diikuti dengan keteladanan dan pembiasaan.

Pendidikan karakter Kemdikbud menggunakan acuan nilai yang tidak seragam dan relatif. Acuan nilai yang disebutkan dalam sebagian buku adalah konsensus nasional, yaitu Pancasila, UUD 45, Bhinneka Tunggal Ika, dan komitmen NKRI.

Sedangkan dalam buku yang lain adalah agama, Pancasila, budaya, dan tujuan pendidikan nasional. Pada buku yang lain lagi adalah agama, Pancasila, UUD 45, UU Sisdiknas, teori ilmiah, dan pengalaman di lapangan.

β€œSelain inkonsisten, standar yang dijadikan acuan nilai bersifat relatif. Akhirnya, para pendidik menggunakan standar nilai mereka masing-masing,” kritik dosen terbang jebolan Universitas Ibn Khaldun ini.

Tidak habis disitu, pendekatan yang diambil Kemdikbud dalam pendidikan karakternya adalah indoktrinatif, walaupun Kemdikbud mengatakan menolak indoktrinasi.

Nilai-nilai relatif yang bersumber pada standar masing-masing guru ini diberitahukan dan harus diterima oleh siswa tanpa proses diskusi atau dialog.

Pendidikan karakter yang dicanangkan Kemdikbud dilakukan secara integratif dalam semua mata pelajaran. Namun, integrasi nilai-nilai pembentuk karakter dalam kurikulum baru sekedar tempelan dan dipaksakan. Sistem evaluasinya pun masih sekedarnya dan berarti apa-apa dalam penentuan kelulusan.

Berdasarkan studi kritis ini, Erma mengungkapkan, ”Secara konten, pendidikan karakter Kemdikbud membuka peluang berbagai interpretasi. Lembaga pendidikan Islam dapat memanfaatkannya untuk mengajarkan akhlak, namun lembaga pendidikan sekular pun dapat memanfaatkannya untuk mensekularkan bangsa Indonesia.

Bahkan, kaum Agnostik dan Atheis pun dapat perlahan-lahan masuk sebagaimana yang terjadi dalam masyarakat sekular Barat.” Konten terbuka seperti ini berbeda dengan konten pendidikan Islam yang memiliki sumber pasti, yaitu Al-Qur’an dan As-Sunnah.

Secara metode, pendidikan karakter yang indoktrinatif tanpa membedakan usia bertentangan dengan perintah agama yang sangat memperhatikan dan mengembangkan rasionalitas.

Islam sendiri merupakan kebenaran indoktrinatif dari wahyu Ilahi, namun wajib diajarkan secara rasional. Islam menempatkan akal sebagai sasaran pendidikan nomor satu, sebab melalui akal ada keimanan, ketakwaan, dan akhlak mulia dapat masuk ke dalam jiwa seseorang.

Konsep pendidikan karakter Kemdikbud yang menunjukkan kecenderungan pada konsep sekular ini membawa tiga implikasi. Pertama, masyarakat merasa apatis dengan program-program pemerintah terkait perbaikan moral yang sering terbukti tidak membawa perubahan.

Kedua, kondisi karakter bangsa akan kian merosot. Ketiga, pendidikan karakter berbasis relativitas nilai hanya akan menjadi pemborosan, baik dari sisi dana masyarakat maupun SDM. Keempat, pemerintah memerlukan program pendidikan karakter yang lebih tepat.

Berdasarkan hasil analisis dan temuan-temuan penelitian, doktor lulusan SMPN 1, Mojokerto ini,  mengajukan beberapa rekomendasi menarik, yaitu:

Pertama, pemerintah memerlukan program pendidikan karakter berbasis keimanan. Kedua, pemerintah berkewajiban untuk mengembalikan penggunaan istilah β€˜akhlaq mulia’ menggantikan istilah β€˜karakter’.

Ketiga, pemerintah segera membenahi jajaran birokrasi agar dapat menjadi teladan bagi masyarakat. Keempat, pemerintah segera melaksanakan perintah syari’at Islam agar masyarakat terbiasa dengan ajaran-ajaran agama (prinsip pembiasaan dalam pendidikan karakter).

Kelima, pemerintah segera membenahi akhlaq para guru agar dapat menjadi teladan bagi peserta didik (dan masyarakat pada umumnya).

Keenam, pemerintah berkewajiban membuat standar evaluasi/penilaian akhlaq yang layak untuk dijadikan kriteria utama kenaikan kelas/kelulusan. Kepemilikan ijazah sekolah harus merepresentasikan kemampuan berperilaku yang memenuhi standar minimal dari segi akhlaq.

Ketujuh, lembaga-lembaga pendidikan Islam hendaknya tidak ikut-ikutan mengganti program akhlaq mulia yang selama ini ada dengan program pendidikan karakter sekular. [Edithya Miranti]

Tags: Dr Erma Pawitasari EdMPendidikan karakter
Share45Tweet28Send
Previous Post

Kemenag akan Mempertimbangkan Usulan PPIU terkait Rekam Biometrik

Next Post

ο»ΏIslam Torehkan Aturan Ideal Politik Dinasti

Edithya Miranti

Edithya Miranti

Redaksi Majalah Gontor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ribuan Santri dan Guru Sukseskan Pagelaran Apel Tahunan Ponpes Al-Amanah Al-Gontory

Ribuan Santri dan Guru Sukseskan Pagelaran Apel Tahunan Ponpes Al-Amanah Al-Gontory

29 July 2026
Antusiasme Puluhan Ribu Jamaah Warnai Puncak Idul Khotmi Nasional Ke-234

Antusiasme Puluhan Ribu Jamaah Warnai Puncak Idul Khotmi Nasional Ke-234

25 July 2026
Jadi Tuan Rumah Idul Khotmi Nasional ke-234, Pimpinan Al-Amien Prenduan Tekankan Tetap Berdiri di Atas dan untuk Semua Golongan

Jadi Tuan Rumah Idul Khotmi Nasional ke-234, Pimpinan Al-Amien Prenduan Tekankan Tetap Berdiri di Atas dan untuk Semua Golongan

26 July 2026
Siapkan Bekal Kehidupan Abadi Demi Gapai Ridha Ilahi

Siapkan Bekal Kehidupan Abadi Demi Gapai Ridha Ilahi

30 July 2026
Bina Ketahanan Keluarga di INSISTS Camp 2026

Bina Ketahanan Keluarga di INSISTS Camp 2026

25 July 2026
INAIS Bogor Tegaskan Komitmen Cetak Lulusan Berkarakter Etos Kerja Jepang dan Dorong Mutu Pendidikan Bogor Barat

INAIS Bogor Tegaskan Komitmen Cetak Lulusan Berkarakter Etos Kerja Jepang dan Dorong Mutu Pendidikan Bogor Barat

0
Sosialisasi RLS dan Open House 2026: INAIS Perkuat Sinergi Pendidikan Bogor Barat

Sosialisasi RLS dan Open House 2026: INAIS Perkuat Sinergi Pendidikan Bogor Barat

0
BAZNAS RI Salurkan Bantuan Operasi Katarak untuk Mustahik di RS Muhammadiyah Bandung Selatan

BAZNAS RI Salurkan Bantuan Operasi Katarak untuk Mustahik di RS Muhammadiyah Bandung Selatan

0
Penerbit Erlangga Raih Apresiasi Radar Surabaya Awards 2026

Penerbit Erlangga Raih Apresiasi Radar Surabaya Awards 2026

0
Shafar Keadilan

Shafar Keadilan

0
Penerbit Erlangga Raih Apresiasi Radar Surabaya Awards 2026

Penerbit Erlangga Raih Apresiasi Radar Surabaya Awards 2026

3 August 2026
Hari Pertama IFESDC 2026 di Kantor Pusat Bank Dunia: Soroti Inovasi Digital dan Keuangan Syariah Inklusif

Hari Pertama IFESDC 2026 di Kantor Pusat Bank Dunia: Soroti Inovasi Digital dan Keuangan Syariah Inklusif

3 August 2026
BAZNAS RI Salurkan Bantuan Operasi Katarak untuk Mustahik di RS Muhammadiyah Bandung Selatan

BAZNAS RI Salurkan Bantuan Operasi Katarak untuk Mustahik di RS Muhammadiyah Bandung Selatan

3 August 2026
INAIS Bogor Tegaskan Komitmen Cetak Lulusan Berkarakter Etos Kerja Jepang dan Dorong Mutu Pendidikan Bogor Barat

INAIS Bogor Tegaskan Komitmen Cetak Lulusan Berkarakter Etos Kerja Jepang dan Dorong Mutu Pendidikan Bogor Barat

3 August 2026
Sosialisasi RLS dan Open House 2026: INAIS Perkuat Sinergi Pendidikan Bogor Barat

Sosialisasi RLS dan Open House 2026: INAIS Perkuat Sinergi Pendidikan Bogor Barat

2 August 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Edisi Khusus Majalah Gontor dalam rangka 100 Tahun Gontor. Bulan Juli, Agustus dan September.
Link Pemesanan : Lihat di profile#majalahgontor #gontornews #edisikhsusumajalahgontor #100tahungontor #gontor #gontorputri
  • KHUSUS ALUMNI GONTOR πŸ“£Perkenalkan usaha Anda.
Majalah Gontor Edisi Khusus September 2026 – Spesial 100 Tahun Gontor.βœ”οΈ Perkenalkan usaha Anda kepada ribuan keluarga besar Gontor di seluruh Indonesia.
βœ”οΈ Kontribusi Rp1.500.000.
βœ”οΈ Pendaftaran hingga 7 Agustus 2026 atau kuota terpenuhi.πŸ“ https://tinyurl.com/iklan-magonπŸ“ž 0877-8707-2412 | 0813-1510-6479
  • Ada momen yang bisa diulang, ada pula yang hanya terjadi sekali dalam sejarah. Jangan lewatkan kesempatan memperkenalkan usaha Anda pada Edisi Spesial 100 Tahun Gontor.Link Pendaftaran :
https://tinyurl.com/daftar-umkm-mg#majalahgontor #gontornews #walisantrigontor #gontor
  • Kesempatan yang Tidak Datang Dua KaliJadilah bagian dari Edisi Khusus Majalah Gontor September 2026 dalam rangka 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor.Kami mengundang Wali Santri Gontor yang memiliki usaha untuk memperkenalkan produknya kepada ribuan keluarga besar Gontor di seluruh Indonesia melalui edisi koleksi yang akan menjadi bagian dari sejarah.πŸ“Œ Kontribusi seikhlasnya
πŸ“Œ Syarat: Anak masih aktif sebagai santri Gontor
πŸ“Œ Pendaftaran hanya sampai 7 Agustus 2026Kirimkan:
βœ… Logo Usaha
βœ… Foto Produk
βœ… Deskripsi Singkat
βœ… Website/Sosial Media (jika ada)πŸ“² Daftar sekarang:
https://tinyurl.com/daftar-umkm-mgπŸ“ž Informasi:
0877-8707-2412
0813-1510-6479#majalahgontor #100tahungontor #walisantri #pengusahamuslim #gontornews #pesantrengontor #gontor
  • EDISI KHUSUS SPESIAL 100 TAHUN GONTOR TELAH TERBIT! ✨Perjalanan satu abad tidak datang dua kali.πŸ“– Majalah Gontor Edisi Juli & Agustus 2026 hadir sebagai bagian dari koleksi bersejarah 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor. Mengangkat perjalanan, gagasan, dan kontribusi Gontor dalam membangun peradaban, dua edisi ini layak menjadi koleksi bagi setiap keluarga besar Gontor.Jangan menunggu sampai stok habis.
πŸ“š Pesan sekarang:
πŸ‘‰ https://bit.ly/pesan-majalah🌐 www.gontornews.com#majalahgontor #100tahungontor #gontor #pondokmoderngontor #mediaperekatumat #unidagontor #keluargabesargontor #alumnigontor #walisantrigontor #koleksibersejarah
  • Dalam rangka 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor, Majalah Gontor membuka kesempatan bagi 100 UMKM milik wali santri untuk menjadi bagian dari Edisi Khusus September 2026.πŸ“Œ Yang ditampilkan:
βœ… Logo/Nama Usaha
βœ… Foto Produk
βœ… Deskripsi Singkat
βœ… Website/Media Sosial (jika ada)πŸ’š Kontribusi seikhlasnya
⚠️ Kuota hanya 100 UMKM.Jadilah bagian dari edisi koleksi bersejarah yang akan dibaca dan disimpan oleh keluarga besar Gontor di seluruh Indonesia.πŸ“² Daftar sekarang:
https://tinyurl.com/daftar-umkm-mgπŸ“ž Informasi:
0877-8707-2412
0813-1510-6479
  • Miliki Majalah Gontor Edisi Bulan Agustus Spesial 100 Tahun Gontor sebelum kehabisan!πŸ“– Edisi Juli βœ…
πŸ“– Edisi Agustus βœ…
πŸ“– Edisi September πŸ”œπŸ“² Pesan sekarang:
πŸ‘‰ https://bit.ly/pesan-majalah
  • PRODUK ALUMNI GONTOR, INI MOMEN YANG TIDAK AKAN TERULANG!September 2026 bukan sekadar edisi biasa.Ini adalah Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor yang dicetak dengan penambahan oplah terbesar dan diprediksi menjadi salah satu edisi yang paling banyak dicari karena merupakan bagian dari koleksi langka Spesial 100 Tahun Gontor.Ini bukan hanya beriklan.
Ini adalah membangun kepercayaan, memperkuat brand awareness, dan menjadi bagian dari sejarah 100 Tahun Gontor.βœ… Mengapa harus ikut?πŸ“ˆ Penambahan oplah cetak dalam jumlah besar.
🎯 Menjangkau keluarga besar Gontor, pesantren alumni, wali santri, simpatisan, dan masyarakat luas.
πŸ“– Edisi koleksi yang akan disimpan bertahun-tahun, sehingga iklan Anda memiliki nilai eksposur yang jauh lebih panjang dibanding promosi digital yang cepat berlalu.🀝 Momentum terbaik untuk memperkenalkan usaha Anda kepada pasar yang loyal dan memiliki ikatan emosional kuat dengan Gontor.⏳ SPACE IKLAN SANGAT TERBATASBatas pendaftaran hingga 15 Agustus 2026 atau lebih cepat jika seluruh space telah terisi.πŸ‘‰ Daftar sekarang:
https://tinyurl.com/iklan-magonπŸ“ž Informasi
0813-1510-6479
0877-8707-2412"Dalam bisnis, yang paling mahal bukan biaya promosi, tetapi kesempatan yang terlewat."
  • ✨ Seabad Mendidik Bangsa. Kini saatnya menjadi bagian dari sejarah.πŸ“– Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor – September 2026 hadir mengangkat kisah sukses ribuan Pondok Alumni Gontor yang tersebar di seluruh penjuru Indonesia.⏳ Stok terbatas! Jangan menunggu sampai stok menipis.πŸ›’ Pesan sekarang:
https://bit.ly/pesan-majalah#100tahungontor #majalahgontor #gontor #gontornews #pondokmoderngontor #pesantren #pondokalumni #pesansekarang

Β© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
β–²
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result