Jakarta, Gontornews — Pengamat media sosial sekaligus Direktur eksekutif Komunikonten, Hariqo Wibawa Satria mengungkapkan bahwa intimidasi dan ancaman yang dilakukan oleh sejumlah pihak terhadap Ustadz Abdul Somad hanya akan menguntungkan Youtube atau laman media sosial berbasis video lainnya. Bagi Hariqo, jika sebuah ormas menganggap ceramah UAS berbahaya untuk Pancasila dan NKRI, maka mereka hanya perlu menghubungi Google atau Youtube untuk menghapus video tersebut.
“Penolakan terhadap ceramah, diskusi dengan tema apapun di darat, tidak akan menghambat sebuah pemikiran sampai ke masyarakat,” kata Hariqo dalam rilis yang diterima Gontornews.
“Justru, karena dihalang-halangi, UAS akan semakin populer,” tambah Haqriqo.
Lebih lanjut, Hariqo meminta pihak-pihak yang menolak ceramah UAS di daerah-daerah agar juga meminta perushaaan penyedia layana nemail untuk menolak video UAS. Beberapa penyedia layanan email menolak UAS yaitu yahoo, gmail, hotmail, outlook, iclud, aol, zoho, gmx, yandex, mail, lycos, proton dan email berbasis web yang jumlahnya sangat banyak.
“Saya tekankan kembali, penolakan-penolakan terhadap ceramah, diskusi dengan tema apapun di darat tidak akan menghambat sampainya sebuah pemikiran kepada masyarakat,”
“Ada ribuan jalan, saluran yang dapat menghantarkan sebuah konten sampai ke masyarakat. Sebuah konten akan makin bertenaga jika didapatkan dengan sulit dan berliku,” pungkas Alumnus Pondok Modern Darussalam Gontor tersebut.
Sebelumnya akun instagram @UstadzAbdulSomad membuat pernyataan yang berisi tentang pembatalan sejumlah agenda ceramah di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Berikut pernyataan lengkap Ustadz Abdul Somad:
Assalamua’alaikum warahmatullah wabarakatuh
Beberapa ancaman, intmidasi, pembatalan, dan lain-lain terhadap taushiyah di beberapa daerah seperti di Grobogan, Kudus, Jepara dan Semarang.
Beban panitia yang semakin berat
Kondisi psikologis jamaah dan saya sendiri.
Maka, saya membatalkan beberapa janji di daerah Jawa Timur, Jawa Tengah dan Yogyakarta:
September di Malang, Solo, Boyolali, Jombang, Kediri;
Oktober di Yogyakarta;
Desember janji dengan ustadz Zulfikar di daerah Jawa Timur;
Mohon maaf atas keadaan ini, harap dimaklumi, dan mohon didoakan selalu.
Wassalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh
Al-faqiir ilaa rabbih, Abdul Somad
[Mohamad Deny Irawan]





















