Washington, Gontornews – Pentagon berencana untuk membatalkan bantuan bagi Pakistan sebanyak 300 juta dolar Amerika Serikat (AS) atau sekitar 4,4 triliun rupiah. Keputusan ini diambil setelah Presiden AS, Donald Trump mengaku tidak puas dengan komitmen Pakistan dalam upaya menekan Taliban di Afghanistan.
AS juga mencurigai Pakistan sebagai tempat perlindungan yang digunakan oleh para petinggi Taliban.
Juru bicara Pentagon, Letnan Kolonel Kone Faulkner, meminta kepada kongres agar mengalihkan anggaran 300 juta dolar AS yang sedianya diperuntukkan bagi Pakistan agar dialihkan untuk kepentingan lain.
AS menilai Pakistan tidak komitmen dan tidak sesuai dengan strategi AS di Afghanistan.
“(Permintaan ke kongres) dikarenakan kurangnya ketegasan Pakistan untuk mendukung strategi AS dalam konflik di Afghanistan,” kata Faulkner sebagaimana dilansir Fox.
Kantor berita AP menyebutkan, renggangnyanya hubungan antara AS-Pakistan terjadi setelah Imran Khan terpilih sebagai Perdana Menteri Pakistan yang baru. Meski demikian, Menteri Luar Negeri Pakistan, Shah Mahmoud Qureshi mengakui bahwa negaranya tetap akan menerima kunjungan Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo.
“Kami akan mendengarkan (pernyataan) dia dan menyampaikan apa yang menjadi aspirasi bangsa,” kata Qureshi sebagaimana dilansir Fox.
Namun, hingga berita ini diturunkan, Reuters melansir bahwa permintaan Pentagon belum mendapatkan persetujuan dari kongres. [Mohamad Deny Irawan]






















