pesanan-majalah-edisi-khusus
33 °c
Pecenongan
Thu
Fri
Wednesday, 5 August, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Wawancara

Pentingnya Menjaga Ekosistem Hijrah

H Teuku Wisnu, Aktor, Influencer, dan Enterpreneur

Rusdiono Mukri by Rusdiono Mukri
22 July 2024
in Wawancara
0
Pentingnya Menjaga Ekosistem Hijrah

Foto: grid.id

Peringatan 1 Muharram selalu identik dengan aksi hijrahnya Rasulullah SAW dan para pengikutnya dari Mekkah ke Madinah. Tentu saja, secara esensial, hijrah yang dilakukan Rasulullah SAW tidak lepas dari maksud untuk menjadi lebih baik atau berpindah dari sesuatu yang baik menjadi sesuatu yang lebih baik lagi.

Salah seorang Aktor, Influencer, dan Enterpreneur, Teuku Wisnu, mengakui bahwa pengalamannya berhijrah telah menyadarkan dirinya tentang tujuan hidup yang sebenarnya. Berhijrah juga membawa dirinya menjadi sosok yang lebih produktif dan memahami seberapa besar pahala yang disiapkan Allah SWT kepada para pejuang keluarga.

β€œMaka dari itu (dengan berhijrah) saya mencoba untuk menjadi hamba Allah yang lebih baik. Perasaan saya pun menjadi tenang ketika mengetahui bahwa untuk mencapai tujuan itu, ada hal yang harus saya lakukan,” katanya saat ditemui di kediamannya di Bintaro, Tangerang Selatan.

Wartawan Majalah Gontor, Mohamad Deny Irawan, berkesempatan untuk mewawancarai pria yang berperan sebagai β€œFarel” dalam sinetron Cinta Fitri pada tahun 2007-2011 itu. Simak pengalaman hidup dan tantangannya dalam berhijrah di bawah ini. Selamat membaca!

BACA JUGA

Belajar Jadi Pengusaha Teladan dan Bermanfaat bagi Umat

Abad Kedua Gontor Dimulai Hari Ini!

Titik Terang Kembalikan Lunturnya Adab dalam Dunia Pendidikan Β 

Kembali ke Fitrah: Apa yang Berubah Setelah Ramadhan?

Ekopesantren: Gagasan Merancang Pesantren RamahΒ Lingkungan

Apa yang Anda rasakan sebelum dan setelah berhijrah?

Dulu (sebelum hijrah) saat mencari nafkah tujuannya memang banyak sekali, terutama poin-poin duniawi. Tujuan itu terus berulang sampai terkadang saya tidak terlalu memikirkan halal-haramnya. Andaipun mempertimbangkan aspek halal, itu hanya sebatas literasi halal yang berdasarkan asumsi saya saja. Dulu, karena terlalu duniawi, saat sebelum hijrah tentunya, usai bekerja rasa capek-nya luar biasa. Tapi setelah dapat transferan, seketika rasa capek-nya hilang. Pertanyaannya, bagaimana saat projek kita tidak berhasil? Ya, sebatas tidak dapat apa-apa.

Sebelum hijrah, saya banyak melakukan hal yang dilakukan termasuk bermuamalah dalam makna yang lebih luas, bukan sekedar mencari nafkah semata, tapi juga membangun hubungan yang lebih baik dengan orang lain. Hanya saja, landasannya belum jelas. Saat itu, dasarnya hanya sebatas kemanusiaan saja, itu pun menurut kita.

Ketika memutuskan untuk berhijrah, sejatinya saya hanya berusaha untuk menjadi manusia yang lebih baik. Mungkin bahasannya itu saat seseorang memutuskan untuk berhijrah tentu tujuannya untuk menjadi hamba Allah yang lebih baik. Setelah memutuskan untuk berhijrah, saya menjadi tahu apa tujuan hidup sebenarnya. Misalnya kita mengetahui tujuan Allah menciptakan kita di muka bumi untuk beribadah: yaitu masuk surga dan terhindar dari api neraka.

Maka dari itu (dengan berhijrah) saya mencoba untuk menjadi hamba Allah yang lebih baik. Perasaan saya pun menjadi tenang ketika mengetahui bahwa untuk mencapai tujuan itu, ada hal yang harus saya lakukan. Ketika mencari nafkah, saya merasa memiliki β€˜perasaan’ yang berbeda. Misalnya, ada sebuah hadis mengatakan bahwa mencari nafkah untuk keluarga kita memiliki nilai yang sama dengan seorang mujahid. Bayangkan, Anda tidak perlu perang, tapi peran mencari nafkah bagi keluarga disamakan dengan peran seorang mujahid. Nah, jadi lebih enak saja kalau kita tahu imbalannya. Insya Allah, masuk surga, jadi saya rasa semua Muslim harusnya akan seperti itu.

Apa saja tantangan yang Anda alami di saat awal berhijrah?

Seperti halnya pengguna sabuk putih dalam karate, kita masih berada pada fase belajar. Meski baru belajar, tapi inginnya langsung bisa fighting di jalanan. Itu kira-kira yang saya alami di awal-awal fase berhijrah. Saya sadar saat itu belum punya ilmu (tentang hijrah). Karena itu, kalau saya mengetahui ilmunya dari awal, mungkin saya akan lebih rendah hati.

Karena tidak ada ilmunya, banyak hal salah yang saya terapkan. Tentunya, keberadaan guru diperlukan pada saat itu dan tentunya itu semuanya atas seizin Allah SWT. Pada aspek ini, rangkaian ekosistem (hijrah) seperti ilmu, lingkungan dan keberadaan guru harus berada pada sebuah titik yang sama.

Semisal saya memiliki hobi bola tapi tiba-tiba ditempatkan dalam sebuah pertandingan sepakbola selevel Liga Champion, matilah kita. Pada posisi itu, kita tidak tahu apa-apa kecuali teknik-teknik dasarnya. Belum lagi jika kita berbicara mengenai strategi, latihan dan lain sebagainya. Begitu juga yang saya rasakan saat berhijrah di fase-fase awal. Main bebas saja. Gaya bebas.

Bisa dibilang, kondisi itu terus berjalan hingga suatu hari saya mendapatkan ujian banyak orang yang tidak senang dengan langkah yang saya lakukan. Saya bahkan sampai kaget juga mendengar komentar-komentar itu. Padahal, maksud saya melakukan ini karena ingin menjadi sosok yang lebih baik. Kemudian, saya sadar bahwa itu terjadi karena saya tidak tahu ilmunya.

Pada satu sisi, saya juga mengakui bahwa di awal hijrah, saya salah melangkah. Apa yang saya dapatkan langsung saya sampaikan. Jadi, tidak heran jika banyak serangan. Pada satu titik saya sadar, kesalahan ini berasal dari diri saya karena tidak belajar langsung dengan guru dan tidak tahu ilmunya. Tapi overall, begitu tantangannya.

Bagaimana Anda melihat fenomena hijrah di kalangan pekerja seni saat ini?

Saya bahagia dan senang karena sekarang banyak orang yang semakin dekat dengan agama. Coba bandingkan, saat zaman bapak saya, alasan orang masuk pesantren karena mereka bandel. Iya kan? Tapi sekarang, orang-orang berlomba-lomba untuk masuk pesantren. Pertanyaan seperti β€œAnakmu masuk pesantren tidak setelah SMP?” atau β€œSMA-nya lanjut boarding tidak?” itu sudah biasa.

Jumlah sekolah-sekolah Islam, boarding school, pesantren pun terus bertambah. Akhirnya, situasi ini membuat masyarakat memiliki banyak pilihan. Bahkan, orang bangga saat anaknya sudah hafal 10 juz. Akhirnya, banyak yang iri dengan pencapaian tersebut sembari berharap anaknya bisa menjadi seperti itu.

Saya sih merasa senang dengan gelombang hijrah yang banyak seperti saat ini. Tapi kalau boleh beri masukan, semangat ini harus dilengkapi dengan lingkungan yang baik serta mendapatkan bimbingan dari guru dan tentu harus ada ilmu dalam setiap langkah tersebut.

Bagaimana Anda melihat semangat hijrah di kalangan milenial dan Gen Z?

Saya melihat banyak even keislaman yang mengundang para ustadz dan banyak sekali anak muda yang ikut even tersebut. Tentunya, saya menyambut fenomena ini secara positif, terutama jika saya memantau dari platform media sosial semisal Instagram, TikTok atau Twitter. Itu bisa saja terjadi, karena setiap orang bisa menyampaikan banyak hal dari platform tersebut.

Hanya saja saya kembali mengingatkan bahwa semua itu harus memiliki landasannya. Perlu juga kehati-hatian dalam menyampaikan sesuatu, bisa jadi ada kesalahan tentang apa yang kita sampaikan. Lagi-lagi saya ingin menekankan keberadaan guru sebagai pengingat terutama yang terkait tentang pengetahuan yang belum kita pahami. Kalau perlu, saat membuat konten, perlu juga ditanya apakah konten ini aman atau tidak kepada guru kita? Kalau sudah aman, tentu kita tenang menjalaninya.

Tren dakwah saat ini mengarah ke dunia digital. Semakin banyak orang yang berdakwah melalui dunia digital. Saat ini, bahkan, dakwah tidak hanya berisi ceramah-ceramah, bukan monolog, tapi lebih ke life style, gaya hidup. Sebagai contoh, seorang pembuat konten bisa saja membuat video tentang kedekatannya dengan ibunya atau video tentang cara sederhana dalam membahagiakan seorang istri. Tentunya, pesan-pesan itu jelas ada dalam Islam. Melalui video singkat tersebut, in syaa Allah kena ke masyarakat tanpa harus berbicara.

Apa pesan Anda untuk masyarakat terkait hijrah?

Saya ingin kita bersatu. Ukhuwwah Islamiyah ini harus terus kita jaga. Saya sedih melihat beberapa pihak masih bersitegang hanya karena masalah fikih. Ke depan, kita harus saling menghargai satu sama lain, merangkul satu sama lain. Toh, masih banyak tujuan besar yang harus kita perjuangkan. Sebut saja isu Palestina, Suriah, dan banyak juga saudara-saudara kita di Indonesia ini terutama mereka yang tinggal di pelosok, yang mungkin membutuhkan Al-Qur’an, da’i tidak ada, mereka tidak tahu rukun Islam, cara shalat tidak tahu, bahkan mungkin cara wudhu saja tidak tahu.

Ayo, kita saling rangkul dan saling menghargai satu sama lain. Jika ada perbedaan satu sama lain, biarkan itu dibicarakan dan didisikusikan oleh para guru kita. Kita murid, sami’na wa atha’na. Kita jalani, bismillah dan saling menghargai.Β  []

Tags: EkosistemHijrahMilenial
Share8Tweet5Send
Previous Post

Beragama Harus dengan Ilmu Bukan Hawa Nafsu

Next Post

Seminar Online Primago 2024: Kata Siapa Alumni Pesantren Tidak Bisa Jadi Dokter?

Rusdiono Mukri

Rusdiono Mukri

Redaksi Majalah Gontor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ribuan Santri dan Guru Sukseskan Pagelaran Apel Tahunan Ponpes Al-Amanah Al-Gontory

Ribuan Santri dan Guru Sukseskan Pagelaran Apel Tahunan Ponpes Al-Amanah Al-Gontory

29 July 2026
Antusiasme Puluhan Ribu Jamaah Warnai Puncak Idul Khotmi Nasional Ke-234

Antusiasme Puluhan Ribu Jamaah Warnai Puncak Idul Khotmi Nasional Ke-234

25 July 2026
Jadi Tuan Rumah Idul Khotmi Nasional ke-234, Pimpinan Al-Amien Prenduan Tekankan Tetap Berdiri di Atas dan untuk Semua Golongan

Jadi Tuan Rumah Idul Khotmi Nasional ke-234, Pimpinan Al-Amien Prenduan Tekankan Tetap Berdiri di Atas dan untuk Semua Golongan

26 July 2026
Siapkan Bekal Kehidupan Abadi Demi Gapai Ridha Ilahi

Siapkan Bekal Kehidupan Abadi Demi Gapai Ridha Ilahi

30 July 2026
Bina Ketahanan Keluarga di INSISTS Camp 2026

Bina Ketahanan Keluarga di INSISTS Camp 2026

25 July 2026
INAIS Bogor Tegaskan Komitmen Cetak Lulusan Berkarakter Etos Kerja Jepang dan Dorong Mutu Pendidikan Bogor Barat

INAIS Bogor Tegaskan Komitmen Cetak Lulusan Berkarakter Etos Kerja Jepang dan Dorong Mutu Pendidikan Bogor Barat

0
Sosialisasi RLS dan Open House 2026: INAIS Perkuat Sinergi Pendidikan Bogor Barat

Sosialisasi RLS dan Open House 2026: INAIS Perkuat Sinergi Pendidikan Bogor Barat

0
BAZNAS RI Salurkan Bantuan Operasi Katarak untuk Mustahik di RS Muhammadiyah Bandung Selatan

BAZNAS RI Salurkan Bantuan Operasi Katarak untuk Mustahik di RS Muhammadiyah Bandung Selatan

0
Penerbit Erlangga Raih Apresiasi Radar Surabaya Awards 2026

Penerbit Erlangga Raih Apresiasi Radar Surabaya Awards 2026

0
Shafar Keadilan

Shafar Keadilan

0
Penerbit Erlangga Raih Apresiasi Radar Surabaya Awards 2026

Penerbit Erlangga Raih Apresiasi Radar Surabaya Awards 2026

3 August 2026
Hari Pertama IFESDC 2026 di Kantor Pusat Bank Dunia: Soroti Inovasi Digital dan Keuangan Syariah Inklusif

Hari Pertama IFESDC 2026 di Kantor Pusat Bank Dunia: Soroti Inovasi Digital dan Keuangan Syariah Inklusif

3 August 2026
BAZNAS RI Salurkan Bantuan Operasi Katarak untuk Mustahik di RS Muhammadiyah Bandung Selatan

BAZNAS RI Salurkan Bantuan Operasi Katarak untuk Mustahik di RS Muhammadiyah Bandung Selatan

3 August 2026
INAIS Bogor Tegaskan Komitmen Cetak Lulusan Berkarakter Etos Kerja Jepang dan Dorong Mutu Pendidikan Bogor Barat

INAIS Bogor Tegaskan Komitmen Cetak Lulusan Berkarakter Etos Kerja Jepang dan Dorong Mutu Pendidikan Bogor Barat

3 August 2026
Sosialisasi RLS dan Open House 2026: INAIS Perkuat Sinergi Pendidikan Bogor Barat

Sosialisasi RLS dan Open House 2026: INAIS Perkuat Sinergi Pendidikan Bogor Barat

2 August 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Sistim pendafaran otomatis akan tertutup pada tanggal 7 Agustus 2026.
  • Edisi Khusus Majalah Gontor dalam rangka 100 Tahun Gontor. Bulan Juli, Agustus dan September.
Link Pemesanan : Lihat di profile#majalahgontor #gontornews #edisikhsusumajalahgontor #100tahungontor #gontor #gontorputri
  • KHUSUS ALUMNI GONTOR πŸ“£Perkenalkan usaha Anda.
Majalah Gontor Edisi Khusus September 2026 – Spesial 100 Tahun Gontor.βœ”οΈ Perkenalkan usaha Anda kepada ribuan keluarga besar Gontor di seluruh Indonesia.
βœ”οΈ Kontribusi Rp1.500.000.
βœ”οΈ Pendaftaran hingga 7 Agustus 2026 atau kuota terpenuhi.πŸ“ https://tinyurl.com/iklan-magonπŸ“ž 0877-8707-2412 | 0813-1510-6479
  • Ada momen yang bisa diulang, ada pula yang hanya terjadi sekali dalam sejarah. Jangan lewatkan kesempatan memperkenalkan usaha Anda pada Edisi Spesial 100 Tahun Gontor.Link Pendaftaran :
https://tinyurl.com/daftar-umkm-mg#majalahgontor #gontornews #walisantrigontor #gontor
  • Kesempatan yang Tidak Datang Dua KaliJadilah bagian dari Edisi Khusus Majalah Gontor September 2026 dalam rangka 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor.Kami mengundang Wali Santri Gontor yang memiliki usaha untuk memperkenalkan produknya kepada ribuan keluarga besar Gontor di seluruh Indonesia melalui edisi koleksi yang akan menjadi bagian dari sejarah.πŸ“Œ Kontribusi seikhlasnya
πŸ“Œ Syarat: Anak masih aktif sebagai santri Gontor
πŸ“Œ Pendaftaran hanya sampai 7 Agustus 2026Kirimkan:
βœ… Logo Usaha
βœ… Foto Produk
βœ… Deskripsi Singkat
βœ… Website/Sosial Media (jika ada)πŸ“² Daftar sekarang:
https://tinyurl.com/daftar-umkm-mgπŸ“ž Informasi:
0877-8707-2412
0813-1510-6479#majalahgontor #100tahungontor #walisantri #pengusahamuslim #gontornews #pesantrengontor #gontor
  • EDISI KHUSUS SPESIAL 100 TAHUN GONTOR TELAH TERBIT! ✨Perjalanan satu abad tidak datang dua kali.πŸ“– Majalah Gontor Edisi Juli & Agustus 2026 hadir sebagai bagian dari koleksi bersejarah 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor. Mengangkat perjalanan, gagasan, dan kontribusi Gontor dalam membangun peradaban, dua edisi ini layak menjadi koleksi bagi setiap keluarga besar Gontor.Jangan menunggu sampai stok habis.
πŸ“š Pesan sekarang:
πŸ‘‰ https://bit.ly/pesan-majalah🌐 www.gontornews.com#majalahgontor #100tahungontor #gontor #pondokmoderngontor #mediaperekatumat #unidagontor #keluargabesargontor #alumnigontor #walisantrigontor #koleksibersejarah
  • Dalam rangka 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor, Majalah Gontor membuka kesempatan bagi 100 UMKM milik wali santri untuk menjadi bagian dari Edisi Khusus September 2026.πŸ“Œ Yang ditampilkan:
βœ… Logo/Nama Usaha
βœ… Foto Produk
βœ… Deskripsi Singkat
βœ… Website/Media Sosial (jika ada)πŸ’š Kontribusi seikhlasnya
⚠️ Kuota hanya 100 UMKM.Jadilah bagian dari edisi koleksi bersejarah yang akan dibaca dan disimpan oleh keluarga besar Gontor di seluruh Indonesia.πŸ“² Daftar sekarang:
https://tinyurl.com/daftar-umkm-mgπŸ“ž Informasi:
0877-8707-2412
0813-1510-6479
  • Miliki Majalah Gontor Edisi Bulan Agustus Spesial 100 Tahun Gontor sebelum kehabisan!πŸ“– Edisi Juli βœ…
πŸ“– Edisi Agustus βœ…
πŸ“– Edisi September πŸ”œπŸ“² Pesan sekarang:
πŸ‘‰ https://bit.ly/pesan-majalah
  • PRODUK ALUMNI GONTOR, INI MOMEN YANG TIDAK AKAN TERULANG!September 2026 bukan sekadar edisi biasa.Ini adalah Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor yang dicetak dengan penambahan oplah terbesar dan diprediksi menjadi salah satu edisi yang paling banyak dicari karena merupakan bagian dari koleksi langka Spesial 100 Tahun Gontor.Ini bukan hanya beriklan.
Ini adalah membangun kepercayaan, memperkuat brand awareness, dan menjadi bagian dari sejarah 100 Tahun Gontor.βœ… Mengapa harus ikut?πŸ“ˆ Penambahan oplah cetak dalam jumlah besar.
🎯 Menjangkau keluarga besar Gontor, pesantren alumni, wali santri, simpatisan, dan masyarakat luas.
πŸ“– Edisi koleksi yang akan disimpan bertahun-tahun, sehingga iklan Anda memiliki nilai eksposur yang jauh lebih panjang dibanding promosi digital yang cepat berlalu.🀝 Momentum terbaik untuk memperkenalkan usaha Anda kepada pasar yang loyal dan memiliki ikatan emosional kuat dengan Gontor.⏳ SPACE IKLAN SANGAT TERBATASBatas pendaftaran hingga 15 Agustus 2026 atau lebih cepat jika seluruh space telah terisi.πŸ‘‰ Daftar sekarang:
https://tinyurl.com/iklan-magonπŸ“ž Informasi
0813-1510-6479
0877-8707-2412"Dalam bisnis, yang paling mahal bukan biaya promosi, tetapi kesempatan yang terlewat."

Β© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
β–²
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result