pesanan-baju-kaos
30 °c
Pecenongan
Fri
Sat
Thursday, 5 November, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Pondok Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Values Kolom

Persamaan Irfani Muhammadiyah dan Thariqah NU*

Oleh Dr KH Ikhwan Hadiyyin, Khadimul Ma'had Darel Azhar Rangkasbitung, Banten

Rusdiono Mukri by Rusdiono Mukri
10 months ago
in Kolom
0
Kiat Sukses Menyongsong Tahun 2026: Dalam Perspektif Berpikir Cerdas, Bekerja Keras, dan Beramal Ikhlas

Mukadimah
Dalam khazanah keislaman di Indonesia, Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU) kerap dipersepsikan berada pada jalur yang sedikit berbeda. Muhammadiyah dikenal dengan semangat tajdid, pencerahan, dan rasionalitas, sementara NU identik dengan tradisi pesantren, thariqah, dan tasawuf.
Namun, jika ditelisik lebih dalam—pada lapisan paling esensial—keduanya sesungguhnya bertemu dalam satu bingkai yang sama, yakni spiritualitas Islam. Sebuah dimensi batin yang berakar kuat pada Al-Qur’an dan Sunnah, serta berorientasi pada penyucian jiwa dan kemuliaan akhlak.

Landasan Qur’ani Spiritualitas
Al-Qur’an menegaskan bahwa inti keberagamaan tidak berhenti pada aspek lahiriah semata, tetapi menembus wilayah batin:

قَدْ أَفْلَحَ مَنْ زَكَّاهَا
“Sungguh beruntung orang yang menyucikan jiwanya.” (QS. asy-Syams: 9)





Ayat ini menjadi fondasi seluruh praktik tasawuf dan spiritualitas Islam. Baik irfani Muhammadiyah maupun thariqah NU sama-sama bergerak dalam kerangka tazkiyatun nafs, meskipun melalui pendekatan dan ekspresi yang berbeda.

BACA JUGA

Kiai Jamhari dan Wasiat Kemandirian Perempuan

Al-Qur’an Menyeru Keseimbangan Hidup

Filosofi Ayam Mengerami Telur: Warisan Istiqamah KH Jamhari Abdul Jalal

Mengenang KH Jamhari Abdul Jalal, Kiai yang Mengajarkan Arti Pengabdian di Luar Pesantren

Malaikat Pencatat Amal sebagai Sumber Nilai Kejujuran dan Tanggung Jawab dalam Pembelajaran Akidah Akhlak

Irfani dalam Muhammadiyah
Spiritualitas Muhammadiyah tidak diekspresikan melalui struktur thariqah formal, melainkan melalui akhlak amal usaha dan keshalihan sosial. Prinsip ini selaras dengan firman Allah SWT:

إِنَّ اللَّهَ مَعَ الَّذِينَ اتَّقَوْا وَالَّذِينَ هُمْ مُحْسِنُونَ
“Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang bertakwa dan orang-orang yang berbuat ihsan.” (QS. an-Nahl: 128)
Nilai ihsan ini menemukan manifestasi nyatanya dalam teologi amal Muhammadiyah, sebagaimana ditegaskan secara sangat kuat dalam Surat al-Mā‘ūn:



أَرَأَيْتَ الَّذِي يُكَذِّبُ بِالدِّينِ ۝ فَذَٰلِكَ الَّذِي يَدُعُّ الْيَتِيمَ ۝ وَلَا يَحُضُّ عَلَىٰ طَعَامِ الْمِسْكِينِ ۝ فَوَيْلٌ لِلْمُصَلِّينَ ۝ الَّذِينَ هُمْ عَنْ صَلَاتِهِمْ سَاهُونَ ۝ الَّذِينَ هُمْ يُرَاءُونَ ۝ وَيَمْنَعُونَ الْمَاعُونَ
“Tahukah kamu orang yang mendustakan agama? Maka itulah orang yang menghardik anak yatim, dan tidak menganjurkan memberi makan orang miskin. Maka celakalah orang-orang yang shalat, (yaitu) mereka yang lalai dari shalatnya, yang berbuat riya, dan enggan memberikan bantuan.” (QS. al-Mā‘ūn: 1–7)
Di sinilah letak irfani Muhammadiyah: tasawuf praksis—lepas dari simbol, tetapi hidup dalam amal usaha nyata dan keberpihakan sosial. Sebagaimana dawuh KH Ahmad Dahlan: “Hidupilah Muhammadiyah, dan jangan hidup dari Muhammadiyah.”

Thariqah dalam NU
NU memelihara spiritualitas melalui thariqah mu‘tabarah yang berlandaskan sanad dan adab. Praktik dzikir dan wirid berpijak pada perintah Allah SWT:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اذْكُرُوا اللَّهَ ذِكْرًا كَثِيرًا
“Wahai orang-orang yang beriman, berdzikirlah kepada Allah dengan dzikir yang banyak.” (QS. al-Ahzab: 41)
Allah juga menegaskan ketenangan batin sebagai buah dzikir:

أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ
“Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenang.” (QS. ar-Ra‘d: 28)

Namun, thariqah NU tidak berhenti pada pengalaman dan tataran batin individual saja. Ia melahirkan akhlakul karimah, khidmah sosial yang luas, dan tanggung jawab kesatuan umat dan kebangsaan. Hal ini sejalan dengan firman Allah QS. Āli ‘Imrān 103:
وَاعْتَصِمُوا بِحَبْلِ اللَّهِ جَمِيعًا وَلَا تَفَرَّقُوا ۚ وَاذْكُرُوا نِعْمَتَ اللَّهِ عَلَيْكُمْ إِذْ كُنتُمْ أَعْدَاءً فَأَلَّفَ بَيْنَ قُلُوبِكُمْ فَأَصْبَحْتُمْ بِنِعْمَتِهِ إِخْوَانًا ۚ وَكُنتُمْ عَلَىٰ شَفَا حُفْرَةٍ مِّنَ النَّارِ فَأَنقَذَكُم مِّنْهَا ۗ كَذَٰلِكَ يُبَيِّنُ اللَّهُ لَكُمْ آيَاتِهِ لَعَلَّكُمْ تَهْتَدُونَ
“Dan berpegangteguhlah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai-berai. Dan ingatlah nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa jahiliah) bermusuh-musuhan, lalu Allah mempersatukan hatimu, sehingga dengan karunia-Nya kamu menjadi bersaudara; dan kamu telah berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu dari sana. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu agar kamu mendapat petunjuk.”
Juga sabda Rasulullah SAW:

إِنَّمَا بُعِثْتُ لِأُتَمِّمَ مَكَارِمَ الأَخْلَاقِ
“Sesungguhnya aku diutus hanya untuk menyempurnakan akhlak yang mulia.” (HR. Ahmad)

Hadis ini menjadi titik temu utama antara irfani Muhammadiyah dan thariqah NU. Keduanya sama-sama menolak tasawuf yang menjauh dari syariat Islam dan realitas kondisi umat.
Prinsip keseimbangan lahir dan batin ditegaskan pula dalam hadis ihsan:
“Engkau beribadah kepada Allah seakan-akan engkau melihat-Nya…” (HR. Bukhari dan Muslim)

Titik Temu Substantif: Satu Bingkai
Dengan demikian, persamaan irfani Muhammadiyah dan thariqah NU terletak pada:

1. Tauhid sebagai fondasi spiritual
2. Ihsan sebagai orientasi hidup
3. Akhlak sebagai buah spiritualitas
4. Keshalihan personal yang berdampak sosial
5. Penolakan terhadap tasawuf yang kosong dari tanggung jawab umat.
Perbedaan di antara keduanya bersifat metodologis dan kultural, bukan teologis.

Ihtitam
Irfani Muhammadiyah dan thariqah NU sejatinya merupakan dua wajah dari satu mata uang, atau komponen anggota tubuh bagian kanan dan bagian kiri dengan satu ruh yang sama: Islam yang hidup di hati, bergerak dalam amal, dan berbuah pada peradaban. Keduanya membuktikan bahwa spiritualitas sejati tidak memisahkan syariat dan hakikat, melainkan menyatukannya dalam jalan lurus yang diridhai Allah SWT. Wallāhu A‘lam bissawâb. []

DA, 21 Januari 2026

*Sebuah Catatan Sederhana tentang Spiritualitas Islam Nusantara dari berbagai sumber

Tags: Irfani Muhammadiyahtazkiyatun nafsThariqah NU
Share12Tweet7Send
Previous Post

Raker dengan Kemenhaj, HNW Apresiasi Progres Persiapan Haji dan Penambahan Tenaga Pendukung Haji Unsur Mahasiswa Indonesia di Timur Tengah

Next Post

Shalat Kunci Diterimanya Amal-amal yang Lain

Rusdiono Mukri

Rusdiono Mukri

Redaksi Majalah Gontor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Filosofi Ayam Mengerami Telur: Warisan Istiqamah KH Jamhari Abdul Jalal

Filosofi Ayam Mengerami Telur: Warisan Istiqamah KH Jamhari Abdul Jalal

29 October 2026
Perkuat Branding & Promosi Kampus, UNIDA Gontor Gandeng Primago Consulting Depok

Perkuat Branding & Promosi Kampus, UNIDA Gontor Gandeng Primago Consulting Depok

30 October 2026
Mengenang KH Jamhari Abdul Jalal, Kiai yang Mengajarkan Arti Pengabdian di Luar Pesantren

Mengenang KH Jamhari Abdul Jalal, Kiai yang Mengajarkan Arti Pengabdian di Luar Pesantren

29 October 2026
KH Izzat Fahd Ajak Santri Baitul Arqom Jember Selalu Menjaga dan Memperjuangkan Pondok

KH Izzat Fahd Ajak Santri Baitul Arqom Jember Selalu Menjaga dan Memperjuangkan Pondok

2 November 2026
Ketika Nasihat Tak Lagi Menyentuh Hati

Ketika Nasihat Tak Lagi Menyentuh Hati

30 October 2026
Marching Band Gontor Ikut Kompetisi Piala Raja Hamengkubuwo X

Marching Band Gontor Ikut Kompetisi Piala Raja Hamengkubuwo X

0
masjid asmaul husna

Masjid 99 Kubah, Keindahan Arsitektur dengan Filosofi Asmaul Husna

0
roni punk

Roni Bodax: Anak Jalanan yang Menemukan Jalan Hijrah

0
Menko PM Muhaimin Iskandar Apresiasi Pesantren Al Hikmah 2 Bumiayu

Menko PM Muhaimin Iskandar Apresiasi Pesantren Al Hikmah 2 Bumiayu

0
Kemenag Lantik 15 Anggota Majelis Masyayikh 2026-2031

Kemenag Lantik 15 Anggota Majelis Masyayikh 2026-2031

0
Menko PM Muhaimin Iskandar Apresiasi Pesantren Al Hikmah 2 Bumiayu

Menko PM Muhaimin Iskandar Apresiasi Pesantren Al Hikmah 2 Bumiayu

5 November 2026
Kemenag Lantik 15 Anggota Majelis Masyayikh 2026-2031

Kemenag Lantik 15 Anggota Majelis Masyayikh 2026-2031

5 November 2026
roni punk

Roni Bodax: Anak Jalanan yang Menemukan Jalan Hijrah

5 November 2026
masjid asmaul husna

Masjid 99 Kubah, Keindahan Arsitektur dengan Filosofi Asmaul Husna

5 November 2026
Marching Band Gontor Ikut Kompetisi Piala Raja Hamengkubuwo X

Marching Band Gontor Ikut Kompetisi Piala Raja Hamengkubuwo X

5 November 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Alhamdulillah, Pre-Order dibuka lagi, kini tersedia Crewneck Sweatshirt. Tersedia saat ini Warna :

1. Black
2. Navy
3. Maroon
4. Army
5. Light Pink

Silahkan di pesan melalui link :
https://tinyurl.com/pesan-baju/

atau bisa lihat link di profile

#majalahgontor
#gontornews
  • Bazar Buku. Silahkan japri untuk pemesanan via instagram hari ini.
  • Buku ini ditulis untuk kamu yang sedang atau pernah menjalani kehidupan di pesantren. Pesan sekarang atau kunjungi stan Majalah Gontor di ESPECTO BAZAR.
  • ESPECTOR BAZAR AL HASSAN BEKASI 24 - 25 OKTOBER 2026.  DAPATAKAN DISKON 15% BAGI PEMESAN BUKU INI VIA INSTAGRAM. 
BELUM TERMASUK ONGKIR. 
UNTUK PEMESANAN BISA JAPRI ADMIN.
  • Assalamu
  • Pre Order dibuka kembali hingga 25 Oktober 2026

Link pembelian bisa dilihat di bagian akhir gambar atau di profile.
atau bisa langsung ke link dibawah ini :
https://tinyurl.com/pesan-baju

#majalahgontor 
#gontornews
  • Telah terbit dan bisa dipesan
Majalah Gontor Edisi Oktober 2026
pemesanan bisa ke nomor :
081234160133

untuk edisi khusus 100 tahun gontor bisa dipesan melalui link dibawah ini
https://bit.ly/pesan-majalah

#majalahgontor 
#gontornews 
#pesanmajalah
  • Bismillah, bagi yang ingin mempromosikan usahanya di Majalah Gontor edisi November silahkan daftar dan cek paketnya pada link https://bit.ly/pasang-iklan-mg atau scan barcode pada gambar.

#majalahgontor #gontornews
  • Bismillah.
Paket Perpustakaan.
EDISI TAHUN 2020 - 2025

Hanya : Rp. 149.000,-
Didapatkan: 
1. Isi 20 Eksemplar
2. Edisi Tahun Acak
3. + SUBSIDI ONGKIR 10.000,-

Pesan Via WhatsApp
0812 3416 0133, 0858 1760 8802

Website : www.gontornews.com
Instagram : @gontornews 

#majalahgontor 
#majalahgontor

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Pondok Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result