10
Tonton Selengkapnya
28 °c
Pecenongan
Thu
Fri
Wednesday, 17 June, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Values Kolom

Pesan Persatuan Anies di Reuni 212

Tony Rosyid, Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa

M Khaerul Muttaqien by M Khaerul Muttaqien
5 December 2018
in Kolom
0
The Power of 212: Sebuah Pesan Buat Istana

Gara-gara memberi ijin tempat untuk Reuni 212, Anies didemo. Cuma puluhan orang. Tapi, pagar Pemprov DKI mau roboh. Caci maki kepada Gubernur DKI berhamburan. Gak pantas didengar, apalagi ditulis. Itu baru puluhan orang. Bagaimana kalau yang demo ribuan atau jutaan orang ya? Ini soal akhlak dan kematangan berdemokrasi.

Dicaci maki, Anies nuntut? Tidak! Kenapa? Pertama, buang-buang waktu. Gubernur tak punya cukup waktu untuk mengurus hal remeh temeh seperti itu. Pekerjaan untuk rakyat masih banyak. Itu prioritas. Termasuk bagaimana mengelola tiga pulau reklamasi dan memanfaatkan untuk kepentingan masyarakat Jakarta. Ada yang bilang diserahkan ke Taipan lagi? Hus! Ngawur kamu! Sudah nyebar di medsos. Itu hoax! Siapa yang buat? Tentu, pihak yang tak suka dan ingin menyerang Anies. Cari data yang bener, biar kelihatan agak sedikit cerdas.

Tapi, Tanggal 4 Juni Anies menerbitkan Pergub No 58 Tahun 2018 tentang organisasi dan Tata Kelola Kerja Badan Kordinasi dan Pengelolaan Reklamasi Pantai Utara (BKP Pantura Jakarta)? Itu amanah kepres! Bagaimana mau kelola tiga pulau reklamasi, kalau gak ada badan pengelola. Badan Pengelola Reklamasi itu dibuat untuk mengelola pulau reklamasi. Bukan Badan untuk menyerahkan kembali pulau reklamasi. Ah, kurang gaul loh.

Di jaman Ahok gak ada Badan Pengelola. Karena itu, melanggar aturan. Banyaknya pelanggaran reklamasi, ini jadi celah buat Anies untuk menyelamatkan Indonesia. Bukan hanya nelayan. Kok Indonesia? Iya, karena pulau reklamasi bisa jadi “dermaga ilegal”.

BACA JUGA

Modern Itu Alatnya, Bukan Cara Berpikirnya

Berani untuk Bebas

Anatomi Pondok Pesantren Jalan di Tempat: Telaah Kritis 9  Faktor Penghambat Kemajuan

Ikhlas: Rahasia Ketangguhan Gontor

Struktur dan Kultur

Kedua, tipe Gubernur DKI ini lebih suka merangkul dari pada memukul. Lihat raut wajah Anies, itu wajah damai. Santun dalam tutur bahasanya. Maklum, besar di Jogja. Tapi, jangan coba-coba langgar aturan. Gubernur yang satu ini paling tidak bisa berkompromi. Reklamasi, Alexis dan tiga spa di Pondok Indah bukti korbannya.

Anies memberi ijin tempat untuk Reuni 212 karena Monas memang untuk kegiatan rakyat. Itu milik rakyat dan bebas digunakan untuk kegiatan rakyat. Pengajian, dzikir bersama, dan perayaan hari besar agama. Siapapun dan dari agama apapun. Tidak ada diskriminasi, selama memenuhi syarat. “Tempat ini dirancang untuk tempat berkumpulnya rakyat”, kata Anies.

Berarti mengijinkan untuk makar? Wah…wah… Itu sama saja mengkerdilkan peran aparat. Ketika polisi tidak melarang (dengan memberi tanda terima pemberitahuan), berarti tak ada makar. Paham? Suka su’udhan sih… Jadi, susah “move on”.

Tidak hanya memberi ijin, Anies juga hadir dan memberikan sambutan. Kenapa Anies ikut-ikutan? Balas jasa ya? Begitulah jika otak gak “move on”. Anies hadir karena Reuni 212 damai. Dari mana tahu? Pertama, dua kali aksi 212 yaitu tahun 2016 dan 2017, aman dan damai. Ini cukup jadi data. Kedua, Pemprov pasti punya orang lapangan untuk cek apakah Reuni 212 kali ini sama dengan sebelumnya. Aman. Ketiga, gak ada agenda kampanye. Tapi kan ada efek politiknya? Makanya, jangan ditekan-tekan. Semakin ditekan, semakin besar efek politiknya. Situ sih… suka nekan-nekan.

Sebagai tuan rumah, sudah sepatutnya Anies hadir untuk memenuhi undangan panitia. Bayangkan, 10 juta manusia datang dari berbagai wilayah, bahkan sebagian dari beberapa negara, tuan rumahnya gak hadir. Apa kata dunia? Itulah alasan kenapa Anies hadir.

Sebagai tuan rumah, Anies diberikan kesempatan untuk sambutan. Kebetulan saja Anies yang jadi gubernur. Kalau saja yang jadi gubernur Ahok, kemungkinan panitia pun akan kasih kesempatan untuk Ahok sambutan. Ah, bisa aja.

Ini momentum bagi Anies. Untuk apa? Pertama, melaporkan apa saja amanah rakyat yang sudah dikerjakan. Apa saja janji yang sudah ditunaikan. Sebab, berhasil tidaknya seorang pemimpin salah satu ukurannya bisa dilihat apakah ia menunaikan janjinya atau tidak. Gak ada hubungannya dengan Pak Jokowi loh ya… Ups, keceplosan.

Anies menyinggung DP 0%, penutupan tempat maksiat dan reklamasi. Itu bagian dari janji yang sudah ditunaikannya. Sesuatu yang semula dianggap tak mungkin, dan ditanggapi secara pesimis, Anies telah mampu membuktikannya. “Itu semua dilakukan tanpa kekerasan. Cukup selembar kertas dan sebuah tanda tangan,” kata Anies yang mendapatkan aplus cukup meriah dari para peserta Reuni 212.

Kedua, Anies merasa perlu untuk menyampaikan topografi Indonesia. “Yang unik dari Indonesia bukan hanya karena keragamannya, yang unik dari Indonesia bukan sekedar kita berasal dari latar belakang yang berbeda-beda, tapi yang unik dari Indonesia adalah bahwa di tempat ini hadir persatuan bagi seluruh rakyat Indonesia,” Kata Anies.

Mayoritas penduduk Indonesia beragama Islam. Jika mereka toleran, Indonesia damai. Jika tidak, Indonesia akan selalu konflik. Damai atau tidaknya Indonesia, Umat Islam punya investasi besar. Sejarah membuktikan bahwa Indonesia adalah negara yang damai.

Indonesia yang mayoritas beragama Islam, meski dengan keragaman etnis, bahasa dan agama, adalah bangsa yang bersatu. Inilah keunikan, kelebihan dan keunggulan bangsa Indonesia. Anies seolah ingin memberi pesan: jangan khawatir dengan Reuni 212, karena Aksi ini dihadirkan untuk menebar dan memperkuat persatuan. Bukan sebaliknya. Dan buktinya, 10 juta manusia hadir dengan semangat persatuan.

Tags: 212PersatuanReuni
Share17Tweet11Send
Previous Post

Jaksa Turki Ajukan Surat Penangkapan Warga Saudi atas Pembunuhan Khashoggi

Next Post

Wakaf Juga Bisa dengan Asuransi

M Khaerul Muttaqien

M Khaerul Muttaqien

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pesantren Wisuda SDIT Insantama Leuwiliang Hadirkan Trainer Nasional 

Pesantren Wisuda SDIT Insantama Leuwiliang Hadirkan Trainer Nasional 

13 June 2026
Pesantren Wisuda SDIT Insantama Leuwiliang: Ketua Yayasan Tekankan “Semangat Diri” dan Kekuatan Ruhiah dalam Belajar

Pesantren Wisuda SDIT Insantama Leuwiliang: Ketua Yayasan Tekankan “Semangat Diri” dan Kekuatan Ruhiah dalam Belajar

15 June 2026
Pandemi Covid-19 Sebabkan Defisit Masa Belajar Siswa

Berani untuk Bebas

11 June 2026
Ini dia Lirik Lagu Gontor ‘Takkan Terlupa’

Ini dia Lirik Lagu Gontor ‘Takkan Terlupa’

30 August 2021
Bekali Karakter dan Visi Hidup, SDIT Insantama Leuwiliang Gelar “Pesantren Wisuda”

Bekali Karakter dan Visi Hidup, SDIT Insantama Leuwiliang Gelar “Pesantren Wisuda”

14 June 2026
Menghidupkan Kembali Budaya Baca

Menghidupkan Kembali Budaya Baca

0
Pembekalan Wawasan Hukum dan Melek Media Sosial bagi Santri Kelas 5 dan 6 Gontor Magelang

Pembekalan Wawasan Hukum dan Melek Media Sosial bagi Santri Kelas 5 dan 6 Gontor Magelang

0
Modern Itu Alatnya, Bukan Cara Berpikirnya

Modern Itu Alatnya, Bukan Cara Berpikirnya

0
Kisah Haru Pesantren Wisuda 2026 SDIT Insantama Leuwiliang

Kisah Haru Pesantren Wisuda 2026 SDIT Insantama Leuwiliang

0
Bersyukur dan Cobaan (Bagian Kedua)

Bersyukur dan Cobaan (Bagian Kedua)

0
Menghidupkan Kembali Budaya Baca

Menghidupkan Kembali Budaya Baca

17 June 2026
Pembekalan Wawasan Hukum dan Melek Media Sosial bagi Santri Kelas 5 dan 6 Gontor Magelang

Pembekalan Wawasan Hukum dan Melek Media Sosial bagi Santri Kelas 5 dan 6 Gontor Magelang

17 June 2026
Modern Itu Alatnya, Bukan Cara Berpikirnya

Modern Itu Alatnya, Bukan Cara Berpikirnya

17 June 2026
Kisah Haru Pesantren Wisuda 2026 SDIT Insantama Leuwiliang

Kisah Haru Pesantren Wisuda 2026 SDIT Insantama Leuwiliang

16 June 2026
Bersyukur dan Cobaan (Bagian Kedua)

Bersyukur dan Cobaan (Bagian Kedua)

16 June 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Alur Pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar Pondok Modern Darussalam GontorSource: gontortv
https://youtu.be/cUA3pvD43i8Video ini menjelaskan alur pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar Kulliyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI) Pondok Modern Darussalam Gontor secara lengkap dan sistematis.Informasi lengkap terkait pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar KMI Pondok Modern Darussalam Gontor dapat diakses melalui:
https://gontor.ac.id/persiapanPendaftaran online dilakukan melalui halaman resmi:
https://capel.gontor.ac.id
  • Kunjungan Tim Redaksi Majalah Gontor ke Pondok Pesantren Modern Darel Azhar RangkasbitungIntip momen seru kunjungan Tim Redaksi Majalah Gontor saat berkeliling melihat fasilitas, unit ekonomi, hingga suasana belajar di Pondok Pesantren Modern Darel Azhar Rangkasbitung.#DarelAzhar #MajalahGontor #KunjunganMahabbah #PondokModern #Rangkasbitung #SantriIndonesia #UkhuwahIslamiyah #DuniaPesantren #Gontor #LiterasiSantri
#majalahgontor
#gontornews
  • Tujuan dari sains Islam adalah meletakkan kembali jejak Tuhan di dalam kausalitas alam, agar manusia tidak arogan dan menganggap alam bekerja tanpa pencipta.Prof. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasionline
#belajarbaik
#hidupislami
#kehidupanislam
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri
#ilmupengetahuan
  • Membaca Al-Qur
  • Kebebasan dalam Islam bukanlah kebebasan tanpa batas, melainkan
  • Nasehat dalam memimpin suatu lembaga:
(Yang sulit dan menjadi tantangan dalam memimpin lembaga itu adalah:)
1. Noto Atine Dewe
2. Noto Atine Wong Liyo
3. Noto Atine Wong Liyo Sing luwih Tuo
4. Noto Atine Wong Liyo Sing luwih Tuo Sing Tukaran.KH Hasan Abdullah Sahal#nasehat
#motivasi
#belajar
#hidup
#kehidupan
#majalahgontor
#gontornews
  • Beriman itu tandanya jujur. Beriman itu tandanya bersaudara. Iman seseorang bisa diukur dari perilakunyaProf. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasi
#belajar
#hidup
#kehidupan
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri
  • KAJIAN PARENTING EKSKLUSIF & VIRTUAL TOUR ARABIC GLOBAL SCHOOL JAKARTA.Menyiapkan Generasi Cerdas: Menyeimbangkan Adab Islami & Kompetensi Global di Era DigitalBersama Narasumber dari Arabic Global School (AGS):
1.​Dedek Febrian (Pembimbing Akademik AGS)
2.​Ramdhanil (Kepala Sekolah Kindergarten AGS)
3.​Adi Suroto (Kepala Sekolah Primary AGS)Moderator :
Devi Lusianawati
Reporter Majalah Gontor dan Gontornews.com🗓 Rabu, 22 April 2026
⏰ 13.00 – 15.30 WIB​👇 KLIK LINK DI BAWAH INI UNTUK MENDAFTAR:
👉 https://bit.ly/pendaftaran-kajian-online#bedahbuku #parentingislami #muslimmilenial #gontornews #majalahgontor #gontor #kajianonline #kajianislam #psikologianak #polaasuh #bukuislami #livezoom #webinarislami #pendidikananak #belajarparenting #polaasuhanak #generasimilenial #islammodern #kajianjakarta
  • Mestinya orang Islam itu hanya dengan menjalankan shalat, jiwanya itu bersih. Shalat itu harus ada hubungannya dengan perilaku.Prof. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasi
#belajar
#hidup
#kehidupan
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result