Serang, Gontornews – Pondok Pesantren Terpadu (PPT) Bismillah menorehkan sejarah baru di dunia pesantren. Pondok pesantren yang beralamat di Padarincang, Serang, tersebut berhasil merebut juara 3 dalam ajang kompetisi robotik madrasah tingkat nasional yang merupakan rentetan acara International Islamic Education (IIE) Expo yang diselenggarakan Direktorat Pendidikan Islam Kementerian Agama di ICE Serpong, Banten, 21-24 November 2017.
Direktur PPT Bismillah, Rifqi Syuja Hilman, mengaku prestasi ini merupakan hal yang membanggakan. Baginya, prestasi ini menunjukkan bahwa pesantren bisa berkiprah di segala bidang.
“ini satu kesyukuran yang luar biasa khususnya untuk Pesantren Terpadu Bismillah karena ini menunjukkan kalau pesantren itu tidak hanya mendalami ilmu-ilmu agama karena kebetulan di pondok kita, selain ilmu bahasa, kita juga pelajari kitab-kitab kuning, kitab turost, kita juga mampu berkiprah di dalam ilmu-ilmu teknologi khususnya robotik,” kata Direktur PPT Bismillah, Rifqi Syuja Hilman, kepada Gontornews.
Dalam kompetisi robotik ini, PPT Bismillah mengirimkan 4 peserta untuk 2 kategori lomba, lomba discovery robot dan lomba mobile robot expedition. Dalam acara ini, PPT Bismillah berhasil meraih juara 3 untuk kategori discovery robot yang diwakili oleh Umi Hanifah, siswi kelas XII MIA dan Subhan Himawan setelah membuat rumah robot.
Rumah robot yang dimaksud merupakan aplikasi kendali rumah melalui perangkat smartphone. Dalam versi 5, rumah robot mampu merespon keinginan pengguna melalui perintah suara dan berjalan secara otomatis.
Pada perlombaan ini rumah robot yang digunakan telah mengalami pengembangan versi, yang kini menjadi versi 5 dengan tambahan aplikasi kendali rumah robot pada smartphone yang digunakan untuk perintah pengoperasian rumah robot. Dalam aplikasi tersebut, beberapa perintah baik dengan menekan tombol yang tersedia maupun dengan perintah suara dan secara otomatis rumah robot akan langsung merespon apa yang telah diperintahkan.
Bagi Rifqi, even nasional ini menjadi pembuktian sekaligus berharap prestasi yang diraih dapat memotivasi para santri untuk menjadi lebih baik.
“Dan ini evennya, even nasional ini , maka ini sebuah kesyukuran buat kita yang luar biasa dan memompa semangat kita khususnya pondok ini untuk lebih lagi berprestasi dan meningkatkan kualitas kita dari berbagai disiplin ilmu. Dan ini motivasi untuk para santri semoga ini bisa dilanjutkan dan menjadi juara yang lebih baik lagi,” pungkas alumnus Universitas Islam Darussalam (UNIDA, dulu ISID) Gontor. [Mohamad Deny Irawan]





















