Subang, Gontornews — Setidaknya 55 santri dan 5 pembimbing Pesantren Rafah Bogor asuhan KH Muhammad Nasir Zein mengunjungi Pondok Modern Darul Falah Cimenteng (PMDFC), Subang, dalam rangka rihlah tarbawiyah pada Sabtu, 21 Januari 2023.
Menariknya, ke-55 santri Pesantren Rafah yang melakukan Rihlah terpaksa menggunakan kendaraan pick up untuk mencapai lokasi PMDFC karena akses jalan yang tidak memadai. Laman PMDFC menjelaskan situasi ini terjadi karena rombongan berangkat dari Bogor menggunakan bus besar sementara lokasi PMDFC tidak mungkin untuk dilalui oleh kendaraan besar.
“Suasana gerimis tidak menyurutkan semangat para santri. Mereka bahkan bersuka cita saat menaiki mobil pick up terbuka sambil menikmati akses menuju pondok yang masih asri dan dipenuhi pemandangan jejeran pohon pinus serta jalur perbukitan,” kata PMDFC dalam situs resminya.
Setelah shalat Maghrib, rombongan Pesantren Rafah melakukan pertemuan di Masjid Al-Hamid bersama Pimpinan PMDFC, Ustadz Komarudin. Dalam pertemuan tersebut, para tamu rombongan terkesan dengan kebersihan dan tertibnya suasana di PMDFC.
Ustadz Komarudin pun berkenan untuk berbagi cerita tentang profil pesantren yang dipimpinnya. Kiai yang lahir di Cimenteng ini juga menjelaskan bahwa PMDFC adalah pondok wakaf, yang seluruh kebutuhan operasional dan pengadaan infrastrukturnya menggunakan dana wakaf.
Keesokan harinya, para rombongan Pesantren Rafah mengikuti program lari pagi sejauh 2 kilometer melewati hutan pinus menuju Bukit Panyawangan. Setelah lari pagi, rombongan kembali ke pondok dan meneruskan agenda rihlah tarbawiyah ke sejumlah unit usaha milik pondok di Subang seperti Outlet Bluder Geulis, Bengkel Agus Lio Ban milik Haji Agus Maulana, Usaha Budidaya Ikan Air Deras milik Haji Dede, Outlet Dodol Nanas Alam Sari Tambak Mekar dan Usaha Budidaya Bebek Peking di Cidahu. [Mohamad Deny Irawan]

















