Bima, Gontornews – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Willem Rampangilei membuka kembali rumah sakitMuhammadiyah yang sempat lumpuh selama 6 hari akibat banjir di Kota Bima. Kepala BNPB mengapresiasi sejumlah relawan danMuhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) yang mempercepat upaya pemulihan RSU Muhammadiyah, Rabu (28/12).
RS PKU Muhamadiyah ini merupakan satu-satunya RS di kota Bima yang sudah beroperasi pasca banjir bandang pada tanggal 21 Desember. Banjir bandang mengakibatkan rumah sakit mengalami rusak berat. Setali tiga uang, sebagian besar obat dan alat kesehatan dan 3 ambulan juga tidak dapat berfungsi akibat tingginya lumpur yang mencapai lutut kaki orang dewasa.
“Semua obat rusak, alat kesehatan rusak, 3 ambulan tidak berfungsi, lumpur di mana mana setinggi lutut kaki, dengan total kerugian sekitar 7 milyar rupiah,” papar Ketua RS Muhamadiyah dr H Muhammad Ali, Rabu (28/12) sebagaimana dilansir Muhammadiyah.or.id
“Percepatan pemulihan fungsi rumah sakit ini, juga atas dukungan kuat dari tim asistensi tanggap darurat MDMC pusat dan Lazismu Pimpinan Pusat Muhammadiyah, yaitu berupa pendampingan manajemen operasional rumah sakit, tim medis beserta obat dan peralatan dari tim medis Muhammadiyah Jawa Timur , RS PKU Muahmmadiyah Bantul, RS PKU Muhammadiyah Yogyakartadan RS PKU Muhammadiyah Gamping,” tambahnya
Saat ini ruang IGD RS PKU Muhammadiyah sudah siap melayani pengobatan dengan kapasitas bangsal rawat inap sebanyak 21 kasurdengan 3 dokter dan 51 perawat.
Ketua RS Muhamadiyah dr H Muhammad Ali menyampaikan terimakasih atas kehadiran BNPB di Bima dan juga keterlibatan BNPB dalam Penanggulangan Bencana. Mohamad Deny Irawan





















