pesanan-baju-kaos
33 °c
Pecenongan
Fri
Sat
Thursday, 29 October, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Pondok Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Saintek Sains

Sel Surya Baru: Efisiensi Konversi Sampai 50%

Dedi Junaedi by Dedi Junaedi
10 years ago
in Sains
1

Tim riset terpadu AS berhasil mengembangkan desain sel surya yang lebih murah dan efisien. Rasio konversinya bisa mencapai 50% atau 300% lebih baik dari solar cell konvensional.
Selama ini, biaya listrik dari pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) punya disparitas tinggi dengan biaya pembangkitan dari bahan bakar fosil. Tak aneh, jika peran PLTS dalam memasok listrik terbilang kecil, sekitar 1-2%. Padahal, proyeksinya energi matahari pada 2030 dapat menyumbang 20%.
Sel surya atau photovoltaic (PV) dapat mengubah sinar matahari menjadi energi listrik. Sepanjang hari di banyak negara, sinar matahari berlimpah sehingga berpotensi besar dalam penyedian energi. Meski begtu, aplikasinya masih relatif rendah karena terbilang mahal, kurang efisien, dan terkendala scaling up. Perlu terobosan teknologi agar sel surya dapat mengkonversi sinar matahari menjadi listrik yang murah dan efisien.

Sebuah tim terpadu dari Massachusetts Institute of Technology (MIT) dan Masdar Institute of Science and Technology (MIST) menawarkan solusinya. Mereka, seperti dilaporkan MIT News (30/8), telah berhasil menemukan desain yang pas, bisa menekan biaya sekalgus meningkatkan efisiensi konversi.

Tim MIT-MIST berupaya merancang sel surya dengan menggabungkan dua bahan semikonduktor. Mereka menyebutnya sebagai step cell. Dua material disusun berlapis. Yang pertama, bagian atas, berfilter galium arsenida fosfat (GaAsP). Yang kedua, ada filter silikon germanium (SiGe) yang dirancang menjorok keluar di bawah lapisan atasnya. Lewat keduanya, sinar matahari masuk dan dipanen. Biasanya, pembuatan sel berlapis (multijunction) cukup mahal. Namun, tim peneliti telah membut proses manufaktur step cell itu lebih murah dan efisien.
Secara teoritis, efisiensi konversi step cell dapat mencapai lebih dari 40 persen. Sementara estimasi efisiensi praktisnya 35%. Ammar Nayfeh, profesor teknik elektro dan ilmu komputer MIST, Eugene Fitzgerald dari MIT, dan Merton C Flemings (gurubesar ilmu material MIT) berencana membuat perusahaan startup untuk mengkomersilkan sel surya generasi baru itu.

Fitzgerald, sebelumnya sudah merilis beberapa startups seperti AmberWave Systems Corporation, Paradigm Research LLC, dan 4Power LLC, siap memproduksi step cells dalam waktu satu-dua tahun ke depan.
Tim terpadu sudah memamerkan konsep step cell Juni lalu pada konferensi internasional ke-43 IEEE Photovoltaic Specialists di Portland, Oregon. Sebelumnya, para peneliti terkait sudah saling tukar informasi pada ajang tahunan IEEE ke-40 dan ke-42. Riset mereka menghiasai Journal of Applied Physics dan IEEE Journal of Photovoltaics.
Di luar silikon
Secara konvensional, sel surya terbuat dari kristal silikon. Selama lebih dari satu dekade tercatat ada kemajuan dalam efisiensi. Meski begitu, efisiensinya baru sekitar 15-20%..
Rendahnya efisiensi konversi sebagian karena pengaruh keterbatasan material (bandgap) yang belum mampu mengkonversi foton energi tinggi –hasil emisi cahaya biru, hijau dan kuning– menjadi listrik. Sel PV yang ada umumnya hanya mengkonversi foton energi rendah. Karena itulah, efisiensinya selalu rendah.
Untuk memanen foton energi tinggi, para saintis telah mengeksplorasi material semikonduktor lain, di luar silikon. Antara lain galium arsenida, galium fosfat, dan campuran silikon-germanium. Yang optimal ternyata galium arsenide fosfat (GaAsP) dan silicon germanium (SiGe). Efisiensi keduanya lebih baik dari silikon. Dan, kombinasi keduanya dapat memanen cahaya dan panas matahari lebih baik.
Secara teoritis, sel surya berlapis itu dapat menjangkau efisiensi hingga 50%. Hanya saja biayanya masih terbilang tinggi. Pabrikasi sel surya semacam ini baru logis jika dipakai untuk aplikasi teknologi tinggi semisal satelit, perangkat yang memerlukan kompnen ringan dan efisiensi tinggi.
Nah, step cell hasil kreasi tim MIT-MIST menjadi jalan tengah Sel itu dapat dibuat dengan biaya tidak mahal dan dapat didaur ulang. Sel surya multijunction , dengan demikian, dapat meningkatkan efisiensi mendekati 50% pada fase industri massal..
Langkah sukses

BACA JUGA

Manfaat Olahraga Aerobik untuk Kesehatan Jantung

Laba-Laba Bisa Bermimpi, Benarkah?

Risiko Depresi Karena Asupan Garam Tinggi

Komunitas Psikiatri Dunia Soroti Tingginya Angka Kematian Akibat Bunuh Diri

Syamsuddin Arif: Iman, Sains dan Budaya Harus Saling Dipadukan

Step cell terbuat dari lapisan galium arsenida fosfat (GaAsP) di atas dan lapis silikon germanium (SiGe) di bawahnya. Material ini termasuk semikonduktor yang konsisten dapat mengkoversi energi matahari menjadi listrik jauh lebih efisien, sekitar 250-300% lebih tinggi dari sel surya silicon yang konvensional.

Lapisan SiGe akan memanen panas matahari pada gelombang foton rendah energi (spektrum cahaya merah dan cahaya tampak). Sedang lapis atasnya, yang terbuat dari GaAsP, akan memaksimalkan penyerapan foton energi tinggi, yakni pada spektrum gelombang cahaya biru, hijau, dan kuning.
“Ketika lapis atas GaAsP menutup lapis silikon di bawahnya, foton energi rendah yang diserap kurang maksimal, sehingga efisiensi konversi di bawah potensinya,’’ jelas Sabina Abdul Hadi, mahasiswa PhD di Masdar Institute, yang membuat desertasi pembutan desain step-cell. “Dengan etching lapis atas dan mengekspose beberapa lapis silicon dengan germanium, kami dapat meningkatkan efisiensi sel surya,’’ jelasnya.
Bekerja di bawah supervisi Prof Nayfeh, Sabina Abdul Hadi melakukan simulasi berdasarkan hasil eksperimen untuk menentukan tingkat optimal dan konfigurasi geometris dari lapisan GaAsP untuk menghasilkan efisiensi tertinggi. Inovasi Sabrina kemudian menjadi basis pengembangan sel surya baru oleh tim terpadu MIT-MIST.



Tim MIT lebih fokus pengembangan desan lapis GaAsP, sementara Masdar Institute lebih konsentrasi pada pendalaman desain germanium silikon (SiGe). “GaAsP ternyata tidak dapat tumbuh langsung pada silikon. Mengingat kristal silikon dapat terdegradasi, kami memilih menumbuhkkan GaAsP pada lapis SiGe yang lebih stabil, ” jelas Nayfeh.

Sempat muncul masalah, ketika SiGe tertutup lapis GaAsP, daya serap SiGe terhadap foton energi rendah tidak cukup maksimal untuk dikonversi menjadi arus listrik. “Untuk mengatasinya, kami mengembngkan ide step cell, yang memungkinkan kita dapat memanfaatkan leverage perbedaan karakter daya serap energi matahari oleh material GaAsP dan Si,” tambah Nayfeh.
Konsep step cell memimpin pengembangan lanjutan yang memungkinkan template SiGe dihapus dan didaurulang. Juga dapat mengkreasi solar cell dengan meletakkan GaAsP langsung di atas sel silikon. Step-cell SiGe juga dapat didaurulang sehingga memangkas biaya pembuatan sel-sel GaAsP.
Terkait prospek fabrikasi yang murah di masa depan, Fitzgerald berkata: “Kami menumbuhkan GaAsP di atas SiGe, dengan optimasi konfigurasi geometric, dan terikat dalam satu sel Si. Kami mengetsa lapis SiGe pada kristal silikon. Sebgai hasilnya, sel surya tandem efisiensi tinggi dan satu template silikon yang siap didaurulang.”
“Menambah satu lapis GaAsP terbukti memacu efisiensi sel surya. Sementara kemampuan daurulang SiGe telah lebih banyak mengurangi biaya, sehingga sel surya model baru kini semakin murah dan efisien,” tegas Fitzgerald.
Fitzgerald percaya pasar sel surya model baru terbuka lebar. Apalagi, dengan kolaborasi riset yang intens, potensi efisiensi pembangkitan listrik dari energi matahari dapat juga meningkat. Kini, kita dapat berharap inovasi baru manufaktur sel sura dapat menjadi solusi untuk menutupi kebutuhan pengembangan energi baru dan terbarukan di masa depan.

Dedi Junaedi

Tags: 50EfisiensiSel Surya
Share24Tweet15Send
Previous Post

Cina Larang Warga Muslim Belajar Agama

Next Post

ASEAN Siaga Darurat Zika

Dedi Junaedi

Dedi Junaedi

Comments 1

  1. mil G says:
    9 years ago

    boleh tau efisiensi 15-20% ini penelitianya siapa?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Teman Paling Baik Menurut Al-Qur’an

Teman Paling Baik Menurut Al-Qur’an

22 October 2026
Peluncuran Rumah Qur’an Magnet Rezeki: Target Bebaskan Indonesia dari Buta Huruf Al-Qur’an

Peluncuran Rumah Qur’an Magnet Rezeki: Target Bebaskan Indonesia dari Buta Huruf Al-Qur’an

28 October 2026
HNW Ajak Intelektual Dunia Tangani Islamofobia

HNW Ajak Intelektual Dunia Tangani Islamofobia

23 October 2026
Hari Santri Nasional: Wagub Banten Dorong Pencak Silat Jadi Mulok Wajib Pesantren

Hari Santri Nasional: Wagub Banten Dorong Pencak Silat Jadi Mulok Wajib Pesantren

24 October 2026
Santrivation: Teman Bertumbuh Para Santri Gapai Sukses di Kemudian Hari

Santrivation: Teman Bertumbuh Para Santri Gapai Sukses di Kemudian Hari

15 October 2026
Kakao Jambi Jadi Telanai Coklat

Kakao Jambi Jadi Telanai Coklat

0
Prof Husnan Bey Raih Penghargaan Santri Diplomat Inspiratif 2026

Prof Husnan Bey Raih Penghargaan Santri Diplomat Inspiratif 2026

0
Tim PKM Ilkom UNIDA Gontor Ajak Sekolah Kelola Akun Medsos Secara Profesional

Tim PKM Ilkom UNIDA Gontor Ajak Sekolah Kelola Akun Medsos Secara Profesional

0
Perkuat Branding Islami, Tim PkM Ilkom UNIDA Gontor Latih Pengelolaan Instagram Sekolah Hadlonah Darussalam

Perkuat Branding Islami, Tim PkM Ilkom UNIDA Gontor Latih Pengelolaan Instagram Sekolah Hadlonah Darussalam

0
IQT UNIDA Gontor Pelajari Said Nursi di Yayasan Nur Semesta

IQT UNIDA Gontor Pelajari Said Nursi di Yayasan Nur Semesta

0
Kakao Jambi Jadi Telanai Coklat

Kakao Jambi Jadi Telanai Coklat

27 October 2026
Prof Husnan Bey Raih Penghargaan Santri Diplomat Inspiratif 2026

Prof Husnan Bey Raih Penghargaan Santri Diplomat Inspiratif 2026

27 October 2026
Perkuat Branding Islami, Tim PkM Ilkom UNIDA Gontor Latih Pengelolaan Instagram Sekolah Hadlonah Darussalam

Perkuat Branding Islami, Tim PkM Ilkom UNIDA Gontor Latih Pengelolaan Instagram Sekolah Hadlonah Darussalam

26 October 2026
Tim PKM Ilkom UNIDA Gontor Ajak Sekolah Kelola Akun Medsos Secara Profesional

Tim PKM Ilkom UNIDA Gontor Ajak Sekolah Kelola Akun Medsos Secara Profesional

26 October 2026
Rupiah Goes to School Program Inspiratif GenBI UNIDA Gontor

Rupiah Goes to School Program Inspiratif GenBI UNIDA Gontor

26 October 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Alhamdulillah, Pre-Order dibuka lagi, kini tersedia Crewneck Sweatshirt. Tersedia saat ini Warna :

1. Black
2. Navy
3. Maroon
4. Army
5. Light Pink

Silahkan di pesan melalui link :
https://tinyurl.com/pesan-baju/

atau bisa lihat link di profile

#majalahgontor
#gontornews
  • Bazar Buku. Silahkan japri untuk pemesanan via instagram hari ini.
  • Buku ini ditulis untuk kamu yang sedang atau pernah menjalani kehidupan di pesantren. Pesan sekarang atau kunjungi stan Majalah Gontor di ESPECTO BAZAR.
  • ESPECTOR BAZAR AL HASSAN BEKASI 24 - 25 OKTOBER 2026.  DAPATAKAN DISKON 15% BAGI PEMESAN BUKU INI VIA INSTAGRAM. 
BELUM TERMASUK ONGKIR. 
UNTUK PEMESANAN BISA JAPRI ADMIN.
  • Assalamu
  • Pre Order dibuka kembali hingga 25 Oktober 2026

Link pembelian bisa dilihat di bagian akhir gambar atau di profile.
atau bisa langsung ke link dibawah ini :
https://tinyurl.com/pesan-baju

#majalahgontor 
#gontornews
  • Telah terbit dan bisa dipesan
Majalah Gontor Edisi Oktober 2026
pemesanan bisa ke nomor :
081234160133

untuk edisi khusus 100 tahun gontor bisa dipesan melalui link dibawah ini
https://bit.ly/pesan-majalah

#majalahgontor 
#gontornews 
#pesanmajalah
  • Bismillah, bagi yang ingin mempromosikan usahanya di Majalah Gontor edisi November silahkan daftar dan cek paketnya pada link https://bit.ly/pasang-iklan-mg atau scan barcode pada gambar.

#majalahgontor #gontornews
  • Bismillah.
Paket Perpustakaan.
EDISI TAHUN 2020 - 2025

Hanya : Rp. 149.000,-
Didapatkan: 
1. Isi 20 Eksemplar
2. Edisi Tahun Acak
3. + SUBSIDI ONGKIR 10.000,-

Pesan Via WhatsApp
0812 3416 0133, 0858 1760 8802

Website : www.gontornews.com
Instagram : @gontornews 

#majalahgontor 
#majalahgontor

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Pondok Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result