Kendari, Gontornews — Santri Pondok Modern (PM) Darussalam Al-Mustofa Camming pada tanggal 1-12 November 2023 ini tengah disibukkan dengan kegiatan ujian tulis. “Sedangkan ujian lisannya sudah terlebih dulu selesai dilaksanakan pada hari Rabu dan Kamis,” terang Kiai Muhammad Takdir kepada Gontornews.com.
Bertempat di tengah masyarakat Dusun Ulaweng, Desa Bulu’ Ulaweng, Kecamatan Patimpeng, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, dan masih berdiri dengan serba keterbatasan, namun hal itu tidak menghalangi para guru dan santri untuk tetap melanjutkan serangkaian kegiatan pondok.
Disampaikan sang perintis pondok, Kiai Takdir bahwa kegiatan ujian tulis dilaksanakan di Gedung Al-Azhar PM Darussalam Al-Mustafa Camming. Jumlah santri yang mengikuti ujian ini ada sebanyak 23 santri.
Alumnus Pondok Modern Darussalam Gontor 2004 itu pun lantas menceritakan kendala dalam ujian tersebut yakni rusaknya printer pondok. “Kendalanya printer pondok yang satu satunya tengah error, sehingga ada mata pelajaran yang ujiannya ditunda sementara,” ungkapnya. Rencananya, lanjut sang kiai, setelah ujian nanti, para santri akan libur selama sepuluh hari.
PM Darussalam Al-Mustafa Camming adalah salah satu pondok alumni Gontor yang diperuntukkan gratis untuk para santri dan terletak di desa terpencil di lereng gunung, Bone, Sulsel. Pondok ini sebenarnya mulai dirintis pada Desember 2018, namun kegiatan belajar mengajar baru mulai beroperasi pada tahun ajaran 2022-2023.
Sistem pendidikan yang digunakan di pondok ini pun mengikuti sistem Kulliyyatul Mu’allimin Al-Islamiyyah (KMI) sepenuhnya. Walaupun, teknis dan hasilnya tentu belum bisa sama dengan Gontor karena masih banyaknya kekurangan di sana-sini, terutama kekurangan Sumber Daya Manusia dan fasilitas. [Edithya Miranti]























