10
Tonton Selengkapnya
34 °c
Pecenongan
Tue
Wed
Monday, 6 July, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Pendidikan Risalah

Manajemen Penanggulangan Anak yang Dilacurkan (AYLA) dalam Perspektif Dakwah Islam

Dr Fatmawati MA, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta

Edithya Miranti by Edithya Miranti
5 November 2023
in Risalah
0
Manajemen Penanggulangan Anak yang Dilacurkan (AYLA) dalam Perspektif Dakwah Islam

Tangerang, Gontornews — Dewasa ini, Anak yang Dilacurkan (selanjutnya disebut AYLA) merupakan potret wajah buram perempuan Indonesia, antara lain tercermin dalam pelecehan seksual sampai dengan perdagangan anak untuk dieksploitasi. Masalah AYLA tidak hanya soal kemanusiaan, tetapi juga masalah nasional dan internasional.

Mereka (AYLA) pada umumnya menjadi korban eksploitasi/kekerasan seksual dan trafficking. Karena itu, mereka perlu mendapat perlindungan dan penyelamatan dari segala bentuk bujukan/penipuan, pemaksaaan, dan kekerasan seksual, baik fisik maupun psikis yang dilakukan oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab seperti orang tua, kerabat, aparat desa, dan germo/mucikari.

Fenomena AYLA yang secara kuantitas cenderung meningkat sungguh memprihatinkan kita semua, karena mereka akan kehilangan masa depan. Data Kepolisian Republik Indonesia menunjukkan adanya 40.000-70.000 jiwa anak usia dibawah 18 tahun sebagai korban eksploitasi seksual komersial. Sebagian besar mereka adalah anak perempuan dan mayoritas mereka beragama Islam.

Penelitian ini bertujuan menjawab pertanyaan berikut ini, pertama, bagaimana model manajemen penanggulangan AYLA di Rumah Perlindungan Sosial Anak (RPSA) ditinjau dari komunkasi Islam (dakwah) dan apakah cukup efektif untuk pencegahan, pemulihan serta rehabilitasi anak yang dilacurkan? Kedua, bagaimana hubungan interaksi antara AYLA, pengurus RPSA, dan stakeholders? Ketiga, sejauh mana nilai- nilai dakwah Islam dapat dijadikan sebagai alternatif dalam penanggulangan masalah-masalah AYLA?

BACA JUGA

Pendidikan Inklusif Membentuk Sikap Toleransi (Kajian Etnografi di Pondok Modern Darussalam Gontor)

Bahtsul Masail dalam Perspektif Pembelajaran Berbasis Masalah

Implementasi Birokrasi terhadap Peningkatan Budaya Mutu Guru Madrasah Ibtidaiyyah Kabupaten Bogor

Pembaharuan Pemikiran Keagamaan Menurut al-Qaradawi dan Relevansinya bagi Rekonstruksi Peradaban Islam (Kajian Filsafat)

Menjadi Dayak dan Muslim: Perjalanan Identitas Oloh Salam

Peneliti, Dr Fatmawati MA dalam hal ini pun menggunakan pendekatan data kualitatif dan pendekatan manajemen komunikasi inter dan antarpersonal atau model dakwah fardiyyah wa jama’iyyah dengan memosisikan RPSA sebagai objek studi kasus.

Berdasarkan penelitiannya, putri dari pasangan H M Amir Abduh dan Hj Fatimah Pattola tersebut pun lantas menyimpulkan bahwa satu, manajemen penanggulangan AYLA di RPSA cukup efektif untuk pencegahan, pemulihan, dan rehabilitasi AYLA. Model manajemen yang dikembangkan RPSA sebagai temprory shelter dalam penanganan dan pelayanan AYLA menekankan tujuh langkah bergradasi, yaitu pendekatan awal (intake proses), pertolongan pertama, assesment, rencana intervensi, pelaksanaan intervensi, evaluasi, dan terminasi.

Sedangkan proses hubungan interaksi (komunikasi organisasi) yang dikembangkan dalam penanggulangan AYLA didasarkan pada prinsip-prinsip. A. Nondiskriminasi, yaitu setiap anak berhak memperoleh pelayanan secara manusiawi dan adil tanpa membeda-bedakan dari segi jenis kelamin, agama, suku, kebangsaan, dan status sosial budaya lainnya. Menghargai anak sebagai manusia seutuhnya yang memiliki hak dan kewajiban yang sama.

Menerima keberadaan anak apa adanya sebagai individu yang mempunyai harga diri, potensi, kelebihan dan kemampuan, serta mempunyai sikap empati. “Dan menghadapi anak sebagai induvidu yang berbeda dengan yang lainnya/unik dari segi potensi, bakat, minat, ciri-ciri, latar belakang, kondisinya saat ini, cita-cita, dan harapan masa depannya,” terang istri Prof Dr Ade Sofyan Mulazid MH tersebut.

Prinsip kepentingan terbaik anak, yaitu mengupayakan semua keputusan, kegiatan, dan dukungan dari berbagai pihak seperti kepolisian, pengadilan, dan instansi pemerintah lainya, organisasi internasional dan nasional, serta masyarakat untuk membantu anak yang membutuhkan perlindungan khusus dan semata untuk kepentingan terbaik anak.

Selanjutnya, lanjut Dr Fatmawati, mengupayakan suatu lingkungan yang terbaik bagi anak yang membutuhkan perlindungan, khususnya untuk dapat hidup, berkembang, dan memperoleh masa depan secara lebih baik.

Prinsip mengutamakan hak anak akan hidup, kelangsungan hidup, dan tumbuh kembang, yaitu kegiatan disusun untuk meningkatkan perkembangan anak berdasarkan kemampuan dan tugas-tugas perkembangannya, juga menghargai bahwa setiap anak mempunyai kemampuan untuk mengembangkan diri.

Prinsip menghormati pandangan anak yaitu pandangan anak perlu didengar dan diperhatikan sesuai dengan usia dan kematangan mereka di dalam setiap proses pembahasan dan pengambilan keputusan setiap kegiatan. Mendorong, memberikan kesempatan, dan melibatkan anak seluas-luasnya untuk berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan yang telah direncanakan, serta menumbuhkan tanggung jawab dan keterlibatan anak dalam upaya pemecahan masalahnya dan menghindarkan ketergantungan pada pelayanan.

Menghormati hak anak untuk menentukan keputusan bagi dirinya sendiri dan memberikan kesempatan seluas-luasnya untuk mengambil keputusannya tersebut. Kemudian menumbuhkan dan memelihara komunikasi yang efektif dan jelas dengan anak dalam rangka membantu mencapai tujuan yang ditetapkan bersama.

Dua, komunikasi organisasi di lingkungan RPSA, baik antar AYLA maupun dengan pembina dan stakeholder dengan komunikasi intrapersonal dan komunikasi interpersonal secara verbal maupun non verbal. Sehingga penanggulangan dan penanganan masalah anak-anak korban eksploitasi seksual berjalan lancar.

Kemudian hubungan komunikasi yang komunikatif dalam organisasi antara atasan dan bawahan yaitu petugas profesi di lingkungan RPSA. Sehingga tercipta lingkungan kekeluargaan yang harmonis dalam menjalankan program penanggulangan dan penanganan AYLA.

Tiga, penanggulangan, pencegahan, pendampingan, perlindungan, advokasi, pemulihan, dan rehabilitasi AYLA adalah bagian dari dakwah Islam. Nilai-nilai dakwah Islam yang tercermin dalam visi Islam sebagai rahmatan li al-‘alamin dapat dijadikan sebagai alternatif dalam penanggulangan AYLA di masa mendatang. Karena nilai-nilai dakwah Islam itu bersifat universal, humanis, sesuai dengan fitrah dan berbagai kebutuhan anak seperti, kebutuhan fisik-biologis, psikologis, sosiologis, maupun kebutuhan beragama.

Pada kesimpulan disertasi yang berjudul, Manajemen Penanggulangan Anak Yang Dilacurkan Dalam Perspektif Dakwah Islam (Studi Kasus: Di Rumah Perlindungan Sosial Anak), ibu dua orang anak ini pun menambahkan bahwa dakwah Islam dalam penanggulangan AYLA di RPSA dapat berfungsi efektif, jika didasarkan pada pendekatan humanis-psikologis, keteladanan, bimbingan-konseling, dan pencerdasan spiritual serta sosial.

Aplikasi nilai-nilai dakwah Islam tersebut pada gilirannya berimplikasi pada aktualisasi visi dan misi program dan pelayanan di RPSA secara signifikan, yaitu anak kembali sehat dan normal secara fisik, psikis, dan sosial. “Sehingga menjadi anak yang bertanggungjawab, bermoral, mandiri, dan shalehah,” tutup dosen cantik penulis buku, Cara Cepat Menjadi MC Handal, Kalam Pustaka (2007) itu. [Edithya Miranti]

Biodata Penulis

Nama                                      : Dr Fatmawati MA

Tempat Tanggal Lahir             : Riau, 17 September 1976

Pekerjaan                                : Dosen Tetap PNS Fakultas Ilmu Dakwah dan Komunikasi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta (2001-Sekarang).

Alumni                                     : Pesantren Putri Al-Mawaddah Ponorogo, Jawa Timur, 1994.

Pendidikan                              :

  1. S1 Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam, Fakultas Ilmu Dakwah dan Komunikasi, IAIN Syarif Hidayatullah, Jakarta (1999).
  2. S2 Ilmu Dakwah dan Komunikasi, Sekolah Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta (2001).
  3. S3 Ilmu Dakwah dan Komunikasi, Sekolah Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta (2008).

Pengalaman                            :

  1. Ketua Jurusan Ilmu Dakwah dan Komunikasi Sekolah Tinggi Agama Islam Terpadu Modern Sahid Bogor (2012-2015).
  2. Narasumber Acara Belajar Islam di MNC TV Muslim Channel, khususnya yang berlangganan Indovision (2010-2011).
  3. Presenter Acara Embun Pagi Stasiun Televisi Indosiar, Jakarta (2000-2002).

Karya Ilmiah                            :

  1. Islam dan Eksploitasi Seksual Komersial, Sedaun Publishing (2011).
  2. Komunikasi Antarbudaya Kajian Terhadap Potret Perempuan Indonesia, Sedaun Publishing (2011)
  3. Analisis Masalah Kemiskinan dan Kebijakan Sosial, Rajawali Press (2022).
Tags: AYLADr Fatmawati MAUniversitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta
Share16Tweet10Send
Previous Post

Kisah Inspiratif Hafidz-Hafidz Cilik di Pelosok Madura

Next Post

Semangat Santri dan Guru PM Darussalam Al-Mustafa Camming Sambut Ujian Lisan di Tengah Keterbatasan

Edithya Miranti

Edithya Miranti

Redaksi Majalah Gontor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Rumah di Negeri Samurai (Bagian 1)

Rumah di Negeri Samurai (Bagian 1)

28 June 2026
Nilai Rata-Rata TKA SDIT Insantama Leuwiliang Lampaui Rata-Rata Nasional

Nilai Rata-Rata TKA SDIT Insantama Leuwiliang Lampaui Rata-Rata Nasional

28 June 2026
Nilai TKA SMPIT Insantama Leuwiliang Lampaui Rata-Rata Nasional dan Jawa Barat

Nilai TKA SMPIT Insantama Leuwiliang Lampaui Rata-Rata Nasional dan Jawa Barat

28 June 2026
UNIDA Gontor Gelar Kuliah Kerja Nyata di SIC Mesir

UNIDA Gontor Gelar Kuliah Kerja Nyata di SIC Mesir

28 June 2026
Cetak Generasi Unggul, SDIT Insantama Leuwiliang Sukses Gelar Insantama Special Moment 2026

Cetak Generasi Unggul, SDIT Insantama Leuwiliang Sukses Gelar Insantama Special Moment 2026

27 June 2026
Pondok Gontor Putri Siap Sambut Ribuan Alumni di Reuni Akbar Gontor Putri 2026

Pondok Gontor Putri Siap Sambut Ribuan Alumni di Reuni Akbar Gontor Putri 2026

0
10,5 Miliar: Transaksi FORBIS National Economic Summit 2026

10,5 Miliar: Transaksi FORBIS National Economic Summit 2026

0
Program Pembelajaran SDIT Insantama Leuwiliang Jadi Inspirasi Sekolah Negeri

Program Pembelajaran SDIT Insantama Leuwiliang Jadi Inspirasi Sekolah Negeri

0
BAZNAS dan UNISSA Brunei Darussalam Bangun Kolaborasi Riset Zakat

BAZNAS dan UNISSA Brunei Darussalam Bangun Kolaborasi Riset Zakat

0
BAZNAS: Transformasi Tiga Aktor Zakat Kunci Filantropi Islam Berkelanjutan

BAZNAS: Transformasi Tiga Aktor Zakat Kunci Filantropi Islam Berkelanjutan

0
Pondok Gontor Putri Siap Sambut Ribuan Alumni di Reuni Akbar Gontor Putri 2026

Pondok Gontor Putri Siap Sambut Ribuan Alumni di Reuni Akbar Gontor Putri 2026

2 July 2026
10,5 Miliar: Transaksi FORBIS National Economic Summit 2026

10,5 Miliar: Transaksi FORBIS National Economic Summit 2026

2 July 2026
Rumah di Negeri Samurai (Bagian 3-Selesai)

Rumah di Negeri Samurai (Bagian 3-Selesai)

1 July 2026
BAZNAS: Transformasi Tiga Aktor Zakat Kunci Filantropi Islam Berkelanjutan

BAZNAS: Transformasi Tiga Aktor Zakat Kunci Filantropi Islam Berkelanjutan

1 July 2026
Bersama Kemenag, BAZNAS Optimalkan 25 Ribu Penyuluh Agama Jadi Juru Literasi Zakat

Bersama Kemenag, BAZNAS Optimalkan 25 Ribu Penyuluh Agama Jadi Juru Literasi Zakat

1 July 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Repost from @irengsepur Dirgahayu 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor.Merupakan sebuah kebanggaan dan kehormatan sebagai salah satu alumni Pondok Modern Darussalam Gontor dapat turut menyemarakkan Milad Satu Abad ini. Meskipun belum dapat hadir secara langsung, Alhamdulillah di sela-sela kegiatan latihan saya diberikan izin oleh kesatuan untuk mengibarkan bendera Pondok Modern Darussalam Gontor di ketinggian  500 ft di atas langit Majalengka. Bagi saya, ini bukan sekadar sebuah penerjunan, tetapi bentuk penghormatan, rasa syukur, dan kecintaan kepada almamater yang telah membentuk karakter dan perjalanan hidup saya.Salam takzim kepada seluruh Bapak Kiai dan para Asatidz atas segala ilmu, doa, dan keteladanan yang telah diberikan. Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan kesehatan, keberkahan, dan membalas setiap pengabdian dengan pahala yang berlipat.Dirgahayu 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor.Semoga Gontor senantiasa menjadi mercusuar peradaban Islam, terus melahirkan generasi pemimpin yang berilmu, berakhlak, dan bermanfaat bagi umat. Semoga Allah SWT senantiasa menjaga dan memberkahi Gontor sepanjang masa. Aamiin ya Rabbal
  • 🎓BEASISWA JALUR RAPOR✨Kabar gembira bagi alumni Pondok Modern Darussalam
Gontor & Pondok Pesantren Alumni Gontor!Dapatkan beasiswa Free Uang gedung dan Potongn UKT
50% disetiap semester sampai lulus kuliah di Universitas
Ary Ginanjar (UAG) dan wujudkan impianmu menjadi
profesional unggul di berbagai bidang!✍️Syarat Pendaftaran:
✅Lulusan Gontor dan rekanan Gontor tahun
2022-2025
✅Memiliki Hafalan Qur
  • Pre-Order Majalah Gontor Edisi Bulan Juli 2026.1 ABAD GONTOR DALAM SATU GENGGAMAN!
Edisi Paling Bersejarah yang Tak Akan Dicetak Ulang.Menyambut 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor, miliki Majalah Gontor Edisi Spesial bulan Juli - September 2026.KUOTA CETAK SANGAT TERBATAS!
Sistem otomatis ditutup jika stok ludes. Jangan sampai Anda menyesal karena melewatkan edisi bersejarah ini!
Siapa cepat, dia dapat.AMANKAN STOK ANDA SEKARANG!
Kunjungi: https://bit.ly/keranjang-buku
Pengiriman Majalah di tanggal 10 juli 2026.
  • Alur Pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar Pondok Modern Darussalam GontorSource: gontortv
https://youtu.be/cUA3pvD43i8Video ini menjelaskan alur pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar Kulliyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI) Pondok Modern Darussalam Gontor secara lengkap dan sistematis.Informasi lengkap terkait pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar KMI Pondok Modern Darussalam Gontor dapat diakses melalui:
https://gontor.ac.id/persiapanPendaftaran online dilakukan melalui halaman resmi:
https://capel.gontor.ac.id
  • Kunjungan Tim Redaksi Majalah Gontor ke Pondok Pesantren Modern Darel Azhar RangkasbitungIntip momen seru kunjungan Tim Redaksi Majalah Gontor saat berkeliling melihat fasilitas, unit ekonomi, hingga suasana belajar di Pondok Pesantren Modern Darel Azhar Rangkasbitung.#DarelAzhar #MajalahGontor #KunjunganMahabbah #PondokModern #Rangkasbitung #SantriIndonesia #UkhuwahIslamiyah #DuniaPesantren #Gontor #LiterasiSantri
#majalahgontor
#gontornews
  • Tujuan dari sains Islam adalah meletakkan kembali jejak Tuhan di dalam kausalitas alam, agar manusia tidak arogan dan menganggap alam bekerja tanpa pencipta.Prof. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasionline
#belajarbaik
#hidupislami
#kehidupanislam
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri
#ilmupengetahuan
  • Membaca Al-Qur
  • Kebebasan dalam Islam bukanlah kebebasan tanpa batas, melainkan
  • Nasehat dalam memimpin suatu lembaga:
(Yang sulit dan menjadi tantangan dalam memimpin lembaga itu adalah:)
1. Noto Atine Dewe
2. Noto Atine Wong Liyo
3. Noto Atine Wong Liyo Sing luwih Tuo
4. Noto Atine Wong Liyo Sing luwih Tuo Sing Tukaran.KH Hasan Abdullah Sahal#nasehat
#motivasi
#belajar
#hidup
#kehidupan
#majalahgontor
#gontornews

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result