Depok, Gontornews — Pesantren Modern Primago Depok menggelar kegiatan “Spiritual Motivation” bagi para santri dan peserta “Camp 8 Hari Menjadi Santri” yang dilaksanakan pada hari Rabu (27/1/2022).
Kegiatan Spiritual Motivation di Pesantren Modern Primago ini rutin diadakan setiap bulan sebagai upaya meningkatkan semangat, motivasi diri untuk lebih baik dan mengetahui hal-hal baru yang didapat santri di luar kelas.
Materi Spiritual Motivation ini diampu sendiri oleh Ustadz Awaluddin Faj, M.Pd.I., ketua Yayasan Pendidikan Primago Indonesia (YPPI) Depok.
Materi Kegiatan Spiritual Motivation kali ini yaitu Birrul Walidain. “Materi ini harus dipahami dan dimengerti oleh para santri dan santriwati,” papar Ketua Alumni Pondok Modern Darussalam Gontor Tahun 2006 yang kini berprofesi sebagai trainer/motivator, konsultan pendidikan dan entreprenuer.
Ia menyebutkan, Birrul Walidain adalah berbakti kepada orang tua. Birrul Walidain diperintahkan dalam agama. “Karena itu bagi seorang Muslim, berbuat baik dan berbakti kepada orang tua bukan sekedar memenuhi tuntunan norma susila dan norma kesopanan, namun yang utama dalam rangka menaati perintah Allah Ta’ala dan Rasul-Nya shallallahu ‘alaihi wa sallam,” terangnya.
Allah Ta’ala berfirman:
وَاعْبُدُوا اللَّهَ وَلَا تُشْرِكُوا بِهِ شَيْئًا وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا
“Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun. Dan berbuat baiklah kepada kedua orang tua.” (QS. An Nisa: 36).
Ustadz Awaluddin Faj menjelaskan, kedudukan berbakti kepada orang tua dalam agama Islam sangat mulia, memiliki kedudukan yang tinggi. Sehingga berbakti kepada orang tua bukanlah sekedar balas jasa, bukan pula sekedar kepantasan dan kesopanan.
Di samping itu, Ustadz Awaluddin Faj memberikan materi tentang apa saja yang harus dilakukan anak sebagai wujud bakti kepada orang tua yang masih hidup atau yang sudah tiada, juga apa saja dalil-dalil dalam Al-Qur’an dan Hadis Nabi tentang urgensi Birrul Walidain.
Ustadz Awaluddin Faj berharap para santri Pesantren Modern Primago mempunyai visi, misi, dan tujuan hidup, serta mempunyai impian dan harapan. “Apa yang telah kita berikan kepada kedua orang tua? Mereka tak lain berharap, kita menjadi pribadi yang shalih, mengubah diri kita menjadi lebih baik dalam sikap, akhlak dan kepribadian,” jelasnya.
Di akhir acara Ustadz Awaluddin Faj memberikan renungan malam tentang pengorbanan orang tua kepada sang anak. Tak sedikit peserta yang menitikan air matanya saat merenungi kata-kata motivasi yang dituturkan Ustadz Awaluddin Faj.[Farhan]






















