Jakarta, Gontornews — Keluarga adalah pranata awal pendidikan primer bagi seorang manusia. Pendidikan anak sejak dini dalam keluarga akan membentuk warna sangat kuat pada kepribadian manusia.
Untuk itu, keluarga secara langsung ataupun tidak, turut mempengaruhi jati diri sebuah masyarakat bahkan sebuah bangsa.
“Secara politis dan strategis, keluarga berfungsi sebagai tempat ideal mencetak generasi unggulan yang siap memimpin umat guna membangun peradaban ideal di masa depan,” tutur pengamat keluarga, Iffah Ainur Rochmah, kepada Gontornews.com.
Nah, berikut tangga menciptakan keluarga ideal:
- Landasan berkeluarga adalah ketakwaaan. Berkeluarga dibangun dari tujuan untuk beribadah pada Allah SWT dan menjadi sarana dalam meniti tangga mewujudkan masyarakat Islami.
- Terikat hukum syariat artinya mengemban ajaran Islam dalam membangun kehidupan berkeluarga. Menjadikan halal haram sebagai landasan berbuat dan menilai sesuatu, bukan ego atau hawa nafsu.
- Menjaga hak dan kewajiban. Masing-masing bagian dari keluarga berperan menurut kadar yang telah ditetapkan syariat. Tidak ada pertukaran peran ataupun negosiasi peran sebagaimana direkomendasikan pegiat kesetaraan gender.
- Penjagaan internal keluarga dengan mewujudkan setiap diri sebagai sosok berkepribadian Islami hingga bisa menghadapi berbagai tantangan zaman.
- Mau saling bermusyawarah dalam menyelesaikan setiap permasalahan keluarga. [Edithya Miranti]






















