Manila, Gontornews – Sebuah pesawat milik maskapai penerbangan Xianmen Air, anak perusahaan China Southern Airlines, tergelincir di bandara Ninoy Aquino International Airport (NAIA), Manila, Jumat (17/8) dini hari.
Tidak ada korban jiwa atas kejadian tersebut namun landasan tempat kejadian perkara ditutup sementara waktu sehingga mengganggu jadwal penerbangan lainnya.
“Prioritas kami sekarang adalah membuka landasan bandara dengan segera tetapi kami tidak terburu-buru karena kami menghargai keselamatan dan keamanan semua orang,” ujar Manajer Umum Bandara NAIA, Ed Monreal, sebagaimana dilansir Reuters.
Pejabat setempat mengakui bahwa saat ini pihaknya tengah mencari sebab tergelincirnya pesawat jenis Boeing 737-800 tersebut.
Monreal menjelaskan pihaknya akan menginvestigasi beberapa faktor penyebab tergelincir seperti cuaca, teknologi maupun komunikasi antara pilot dan menara informasi.
Untuk sementara, penerbangan menuju Timur Tengah dan Amerika Serikat dialihkan ke bandara Internasional Clark di Manila sebelah Utara, tepatnya, di Pulau Cebu.
Akibat musibah ini, penumpukan penumpang terjadi di bandara NAIA. Reuters mengonfirmasi pejabat setempat bahwa satu landasan NAIA akan ditutup hingga pukul 16.00 waktu setempat karena akan diadakan pemindahan badan pesawat dari landasan pacu. [Mohamad Deny Irawan]






















