Hanoi, Gontornews — Pengadilan Vietnam memvonis mantan Menteri Informasi, Nguyen Bac Son, hukuman penjara seumur hidup setelah dinyatakan bersalah menerima suap sebesar 3 juta Dollar AS terkait kesepakatan kontroversial yang terjadi di perusahaan telekomunikasi milik negara, MobiFone, Jum’at (27/12).
Menurut keterangan menteri Keamanan Publik, Nguyen Bac Son menerima uang suap untuk memfasilitasi sebuah kesepakatan yang mengharuskan MobiFone membayar lebih dari 95 persen saham kepemilikan penyedia layanan televisi berbayar yang terus merugi.
Selain memvonis Bac Son, pengadilan juga memvonis mantan Menteri Informasi lainnya, Truong Minh Tuan, dengan hukuman 14 tahun penjara karena diduga melakukan salah kelola ekonomi serta menerima suap dalam kasus yang sama.
“(Akibat skandal tersebut) pemerintah mengalami kerugian keuangan yang sangat serius,” kata pernyatan resmi Kementerian Keamanan Publik sebagaimana dilansir Reuters.
MobiFone sendiri merupakan satu dari tiga operator seluler terbesar di Vietnam. Dalam kasus tersebut, mereka membeli mayoritas saham kepemilikan Perusahaan Audio Visual Global JSC dengan harga hampir 8,9 Triliun Dong atau sekitar 5,3 Triliun Rupiah.
Kasus ini pun menjelma sebagai kasus korupsi terbesar yang pernah terjadi di Vietnam. Selain angka korupsi fantastis, ratusan pejabat pemerintah diciduk terkait kasus ini. Tercatat, ada 11 terdakwa yang divonis hukuman antara dua sampai 23 tahun penjara karena terlibat dalam skandal korupsi tersebut
Sementara itu, Direktur Audio Visual Global JSC, Pham, Nhat Vu, divonis 3 tahun penjara setelah dinyatakan bersalah karena menyuap Nguyen Bac Son, Truong Minth Tuan, Direktur Eksekutif MobiFone dan sejumlah pejabat terkait.
Skandal korupsi ini terjadi ditengah gencarnya pemerintah Vietnam untuk menjual saham MobiFone guna memprivatisasi sejumlah perusahaan milik negara. Akibat skandal korupsi ini, rencana tersebut terancam gagal total.
Pemerintah Vietnam sendiri akan menjual saham MobiFone sebesar 50 Persen pada akhir 2020 mendatang. [Mohamad Deny Irawan]























