Ankara, Gontornews–Departemen Agama Turki telah membangun kembali sembilan masjid yang hancur selama serangan militer Israel di Jalur Gaza yang diblokade sejak tahun 2014. Pernyataan resmi ini disampaikan pemerintah Turki pada Selasa.
Urusan Direktorat Agama Turki juga menegaskan bahwa masjid yang telah dibangun di Gaza sekarang siap untuk digunakan komunitas Muslim disana. Dalam pernyataan tersebut, masjid-masjid yang memiliki kapasitas rumah jamaah tersebut akan dibuka secara resmi bulan depan.
Yayasan Kepresidenan Turki mengumumkan bahwa proyek rekonstruksi masjid-masjid yang dimulai tahun lalu, menelan biaya sekitar 4,5 juta dolar AS, demikian seperti dilansir laman anadolu (16/11).
Departemen Palestina Wakaf Keagamaan sebelumnya mendata ada sekitar 64 masjid yang telah hancur dan 150 lain rusak parah, selama serangan Israel yang menghancurkan militer pada tahun 2014. Tentara Israel memblokade Jalur Gaza selama tujuh minggu melalui udara, darat dan laut dengan tujuan menguasai Palestina.
Seiring dengan menewaskan lebih dari 2.150 warga Palestina dan melukai ribuan orang lainnya, serangan juga meninggalkan kerusakan infrastruktur penting di Gaza, serta meruntuhkan bangunan sarana ibadah, sekolah dan fasilitas umum.
Rakyat Palestina sangat mengapresiasi upaya yang dilakukan pemerintah Turki untuk membangun masjid-masjid yang menjadi pusat kegiatan ibadah umat Islam. [Ahmad Muhajir]



















