Ankara, Gontornews — Pemerintah Turki bersiap mengirim bantuan ke Lebanon setelah ledakan yang menewaskan sedikitnya 135 jiwa di negara itu. Duta Besar Turki untuk Lebanon, Hakan Çakıl, menekankan solidaritas Turki dengan Lebanon di tengah bencana tersebut.
“Sebagai Republik Turki, kami akan terus mendukung persaudaraan dengan Lebanon,” kata Duta Besar Hakan Çakıl kepada Hürriyet Daily News.
Çakıl mengatakan bahwa pemerintah Turki mengambil langkah-langkah untuk mengirim bantuan ke Lebanon, setelah ledakan mematikan yang menghancurkan ibukota negara itu.
Ketika ditanya tentang kemungkinan ledakan itu merupakan serangan di Beirut, utusan tersebut mengatakan bahwa itu disebabkan oleh kebakaran.
“Kami tidak tahu apakah kebakaran itu disengaja, atau karena kelalaian,” katanya.
Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan pada 5 Agustus, Kementerian Luar Negeri Turki mengumumkan bahwa negara tersebut sedang mempersiapkan bantuan medis untuk dikirim ke Lebanon.
Rencana untuk mendirikan rumah sakit lapangan di Lebanon sedang berlangsung, kata kementerian, dan peralatan untuk bantuan kemanusiaan, termasuk obat-obatan, sedang dikirim.
Ketua Bulan Sabit Merah Turki (Kızılay) Kerem Kınık mengatakan bahwa tim yang terdiri dari empat personel perawatan kesehatan, termasuk seorang dokter darurat, dan persediaan medis dikirim pada 5 Agustus. Kınık mengatakan Kızılay siap mengirim lebih banyak bantuan ke Lebanon jika diperlukan.
Menteri Luar Negeri Turki, Mevlüt Çavuşoğlu, mengatakan bahwa lima warga Turki terluka ringan dan satu orang sedang dalam pemulihan dari operasi.
Sementara itu Presiden Turki, Erdogan, menyampaikan ucapan belasungkawa kepada mitranya dari Lebanon, Michel Aoun.
Menurut pernyataan Direktorat Komunikasi, Erdogan mengatakan kepada Aoun bahwa Turki siap mengirimkan segala jenis bantuan kemanusiaan ke Lebanon kapan saja.
Çavuşoğlu juga berbicara dengan diplomat top Lebanon, Charbel Wehbe, pada 4 Agustus dan 5 Agustus, setelah ledakan tersebut.
Çavuşoğlu menyampaikan belasungkawa kepada almarhum dan kerabat mereka dan berharap cepat sembuh bagi yang terluka. Menteri juga menekankan solidaritas Ankara dengan Beirut melalui saluran telepon pada 4 Agustus, namun rincian percakapan pada 5 Agustus tidak diungkapkan. []























