Ankara, Gontornews — Turki telah menutup wilayah udaranya untuk pesawat militer dan sipil yang membawa tentara dari Rusia ke Suriah setelah berkonsultasi dengan Moskow, kata Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu.
“Kami telah menutup wilayah udara kami untuk pesawat militer Rusia dan bahkan pesawat sipil yang terbang ke Suriah dan membawa tentara,” kata Cavusoglu dirilis dw.com.
Turki, anggota aliansi NATO, telah berusaha untuk bertindak sebagai mediator dalam konflik Ukraina dan memelihara hubungan dekat dengan Ukraina dan Rusia.
Ankara juga telah berusaha untuk mendorong Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy untuk mengadakan pembicaraan di Turki.[]






















