Ngawi, Gontornews — Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor meluncurkan handbook peta jalan pembangunan ekonomi desa berbasis kepemudaan. Peluncuran roadmap ini diselenggarakan pada Sabtu 21 Februari 2026 di Dusun Parenan 2, Desa Setono, Ngrambe, Ngawi.
Humas Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) UNIDA Gontor Kelompok 21, Qatrunnada Salsabila, menyampaikan bahwa roadmap ini memungkinkan para pemuda untuk membangun ekonomi desa secara profesional. “Buku panduan ini dirancang sebagai acuan strategis bagi komunitas karang taruna untuk menjadi motor penggerak ekonomi desa yang mandiri, kompetitif dan adaptif terhadap perubahan zaman,” ungkap Qatrunnada dalam keterangannya kepada gontornews.com.
“Kami ingin memastikan bahwa pembangunan ekonomi di Dusun Parenan 2 memiliki fondasi yang kuat. Dengan pelatihan marketing, warga memiliki senjatanya; dan melalui handbook ini, mereka memiliki peta jalan besarnya,” sambung mahasiswi UNIDA Gontor tersebut.
Sinergi digital dan literasi ekonomi ini diawali dengan pelatihan digital marketing yang menargetkan para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan ibu-ibu anggota Karang Taruna Dusun Parenan 2. Para peserta mendapatkan pembekalan teknis seputar optimasi media sosial sebagai sarana promosi produk unggulan desa agar mampu menembus pasar yang lebih luas.
Puncak peluncuran roadmap ini ditandai dengan prosesi serah terima handbook secara simbolis kepada Khoirun selaku Penasihat Karang Taruna Dusun Parenan 2. Penyerahan dokumen strategis ini merupakan bentuk nyata transfer pengetahuan dari mahasiswa kepada masyarakat, guna memastikan keberlanjutan program ekonomi desa di masa depan.
Penasihat Karang Taruna Dusun Parenan 2 mengapresiasi tinggi inisiatif ini. Ia menyebut bahwa panduan tersebut memberikan arah yang jelas bagi pemuda untuk mulai mengelola unit usaha dusun dengan manajemen yang lebih modern dan terarah.
“Dengan kehadiran roadmap pembangunan ekonomi desa ini, Dusun Parenan 2 siap bertransformasi menjadi desa yang berdaya secara digital dan tangguh secara finansial melalui tangan kreatif generasi mudanya,” tutup Faradina Ilma Deannova, peserta KKNT UNIDA Gontor Kelompok 21. [Mohamad Deny Irawan]






















