Sleman, Gontornews–Universitas Islam Indonesia (UII) resmi membuka Prodi Rekayasa Tekstil untuk S1. Peresmian ditandai penyerahan SK dari Kepala Lembaga Layanan Dikti (LL-Dikti) Wilayah V kepada Rektor UII.
Rektor UII Fathul Wahid menilai, penyerahan SK itu membuktikan UII tidak cuma jadi perguruan tinggi swasta tertua di Indonesia. Tapi, sekali lagi, mendapat kepercayaan pemerintah untuk berkontribusi.
“Utamanya, dalam mempersiapkan SDM-SDM berdaya saing untuk masa depan,” kata Fathul.
Ketua Tim Pembukaan Prodi, Suharno Rusdi menerangkan, kurikulum Prodi Rekayasa Tekstil dirancang dengan mengacu kepada tiga hal. Mulai dari Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia dan Standar Nasional Dikti.
Serta, lanjut Suharno, sesuai standar kurikulum (Accreditation Board for Engineering and Technology (ABET) dengan format pemikiran modern. Itu untuk menjawab tututan pasar kerja di era revolusi indusri 4.0.
Sebab, ia melihat, era 4.0 menuntut untuk memiliki banyak kemampuan. Pemikiran kritis, kreativitas, pemecah masalah kompleks, intelejen, manajemen, koordinasi, fleksibilitas dan pengambil keputusan.
“Prodi Rekayasa Tekstil UII berkomitmen dan berusaha sebaik mungkin mempersiapkan proses belajar mengajar agar menciptakan sarjana yang mampu bersaing dalam era persaingan global,” ujar Suharno.
Untuk mendukung model kurikulum ini, Suharno mengungkapkan, mereka akan menggandeng pihak-pihak terkait. Seperti Asosiasi Produsen Serat Sintetik Indonesia (APSSI) dan Asosiasi Pertekstilan Indonneia (API).
Ia berpendapat, format kurikulum itu diyakini membuat mahasiswa dapat berkiprah ke berbagai arena kehidupan. Serta, memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan diri sendiri dan bangsa Indonesia.
“Terpuruknya industri tekstil kita akhir-akhir ini di samping lemah daya saing dan produk impor yang tidak terkendali, kita akui karena operasional industri tekstil sering mencemari lingkungan,” ujar Suharno.
Prodi Rekayasa Tekstil UII menjadi satu-satunya prodi serupa jenjang S1 di Indonesia. Dimasukkannya industri tekstil dalam lima industri unggulan menjadi angin segar tersendiri kepada Prodi Rekayasa Tekstil UII. [Fathur]






















