Jakarta, Gontornews – Sebanyak 1.174 orang ikut Lomba Baca Kitab Kuning PKS 2016. Ketua Panitia Pelaksana Lomba Mahmud Mahfudz mengaku bersyukur jumlah pendaftar lomba sudah melebihi target..
“Alhamdulillah, hingga hari penutupan tanggal 12 April kemarin, jumlah pendaftar mencapai 1.174 orang, dengan Jawa Barat sebagai provinsi terbanyak yang diikuti banyak peserta,†jelas Mahmud seperti dikutip laman PKS (pks.or.id) Sabtu (16/4).
Data yang masuk ke panitia lomba menyebutkan bahwa 30 peserta berasal dari Provinsi Aceh, 42 peserta berasal dari Provinsi Sumatera Barat, 34 peserta berasal dari Provinsi Lampung, 47 peserta berasal dari Provinsi DKI Jakarta, 84 peserta berasal dari Provinsi Banten, 389 peserta berasal dari Provinsi Jawa Barat, 120 peserta berasal dari Provinsi Jawa Tengah, 45 peserta berasal dari Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, 102 peserta berasal dari Provinsi Jawa Timur, 78 peserta berasal dari Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), 91 peserta berasal dari Provinsi Kalimantan Selatan, 40 peserta berasal dari Provinsi Sulawesi Selatan, 40 peserta berasal dari Provinsi Sulawesi Tengah, dan 29 peserta berasal dari Provinsi Gorontalo.
“Babak penyisihan tingkat kabupaten dan kota, sudah dilakukan 10 Apri. Babak penyisihan tingkat provinsi di DKI dan Jawa Barat berlangsung tanggal 15 April. Dan, puncaknya, grand final tanggal 24 April di Kantor DPP PKS MD Building Jalan Simatupang, Jakarta Selatan,†tambah Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah ini.
Mahmud menjelaskan, lomba ini diselenggarakan sebagai upaya menggairahkan kembali tradisi baca ummat Islam, khususnya terhadap kitab-kitab rujukan yang berbahasa arab alias Kitab Kuning, yang ada di pesantren. “Kalau tidak dilestarikan, maka perlahan-lahan umat Islam, khususnya generasi muda tidak mengenal dan bahkan tidak mencintai khazanah warisan ulama ini,†jelasnya
Dia berharap dengan adanya lomba ini akan semakin menegaskan kontribusi pesantren kepada bangsa dan negara, khususnya menjaga tradisi intelektual agama di kalangan generasi muda. “Agar jangan sampai pesantren selalu dianggap kampungan, tidak maju, tidak moderat, dan sebagainya. Kita ingin umat Islam kembali termotivasi belajar langsung dari rujukan ulamanya,†tambah alumnus Ponpes Tebuireng, Jawa Timur, ini
Diketahui, Lomba Baca Kitab Kuning PKS adalah salah satu rangkaian acara dalam menyambut Milad PKS ke-18 pada 24 April 2016. Juara pertama dari babak final lomba ini adalah Umrah senilai 25 juta rupiah, juara kedua mendapat 20 juta rupiah, juara ketiga mendapat 15 juta rupiah. Sedangkan juara harapan I, II, dan III, berturut-turut mendapat 10 juta rupiah, 7,5 juta rupiah, dan 5 juta rupiah.[Dedi Junaedi]





















