Beijing, Gontornews — Pemerintah Cina meminta kepada perusahaan game online untuk memahami arti pentingnya upaya untuk mencegah anak-anak kecanduan game online. Pemerintah mendesak perusahaan atau platform game online untuk menerapkan aturan khusus demi mendorong perkembangan para pemuda dengan lebih baik
Kantor berita Cina, Xinhua, melaporkan pemerintah Cina memanggil perusahaan dan platorm game terkemuka seperti Tencent dan NetEase untuk melakukan pembicaraan. Sementara pemerintah juga melibatkan Komite Pusat Departemen Publisitas Partai Komunis Tiongkok (CPC), Administrasi Pers dan Publikasi Nasional (NPPA), Kantor Pusat Komisi Urusan Dunia Maya dan Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata dalam pembicaraan yang dihelat pada Rabu (8/9/2021) dini hari.
Pada pertemuan tersebut, pemerintah mengharuskan perusahaan game online untuk memberlakukan batasan waktu bagi para pengguna di bawah umur. Pemerintah juga meminta mereka untuk tidak memperdagangkan akun game online bagi anak di bawah umur.
Selain itu, pemerintah memerintahkan perusahaan untuk memperketat pemeriksaan konten game yang mereka jajakan. Secara tegas, pemerintah meminta platform dan perusahaan untuk menghapus konten cabul, kekerasan hingga hal-hal yang menumbuhkan kecenderungan tidak sehat seperti memuja uang maupun maskulinitas.
Paltform juga harus menahan persaingan tidak sehat untuk mencegah konsentrasi pasar yang berlebihan atau bahkan monopoli industri. Pemerintah meminta platform untuk lebih bertanggungjawab ketimbang sekeder mengejar keuntungan semata dan mencegah desain permainan yang mendorong kecanduan. [Mohamad Deny Irawan]
























