pesanan-baju-kaos
35 °c
Pecenongan
Tue
Wed
Monday, 2 November, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Pondok Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Saintek Sains

Dari Big Bang ke Big Bang: Skenario Hancurnya Alam Semesta

Oleh Dedi Junaedi, Wartawan dan Dosen INAIS Bogor

Dedi Junaedi by Dedi Junaedi
8 years ago
in Sains
0
Dari Big Bang ke Big Bang: Skenario Hancurnya Alam Semesta

Para ahli sains sudah lama percaya jagat raya bermula dari sebuah Big Bang. Dentuman besar yang terjadi sekitar 13,8 milyar tahun lalu. Kelak, dengan cara yang sama, konon semesta ini akan berakhir.

Melalui Big-Bang II, alam semesta akan berakhir secara instan. Dengan ledakan besar seluruh jagat raya akan hancur berkeping-keping, dalam sekejap, kembali menjadi partikel-partikel elementer pembentuk materi seperti pada awal penciptaannya dahulu. Para ahli menyebutnya sebagai partikel Higgs Boson.

Bagaimana Alam semesta akan berakhir? Sekelompok fisikawan Havard melakukan prakiraan berbasis riset dan kajian melalui perhitungan matematika tingkat tinggi beradasarkan aktivitas kekinian dari dinamika partikel-partikel elementer pembentuk standar model dalam fisika partikel dan fisika kuantum.





‘’Hasil kajian kami menunjukkan, bahwa alam semesta mungkin akan berakhir dengan cara yang sama seperti awal penciptaannya. Melalui big bang yang besar dan tiba-tiba,’’ kata Anders Andreassen, fisikawan Harvard University di  Cambridge, Massachusetts, AS.

BACA JUGA

Manfaat Olahraga Aerobik untuk Kesehatan Jantung

Laba-Laba Bisa Bermimpi, Benarkah?

Risiko Depresi Karena Asupan Garam Tinggi

Komunitas Psikiatri Dunia Soroti Tingginya Angka Kematian Akibat Bunuh Diri

Syamsuddin Arif: Iman, Sains dan Budaya Harus Saling Dipadukan

Hasil penelitian Andreassen dan koleganya di Havard University menemukan bahwa destabilisasi partikel kuantum Boson Higgs — partikel elementer pemberi massa partikel Quark lainnya — dapat menyebabkan ledakan energi amat besar. Ledakan besar itu juga  akan memangsa segala sesuatu di alam semesta. Segala hukum fisika dan kimia dasar yang selama ini berlaku menjadi kacau dan tidak beraturan. Jagat raya yang selama ini bergerak teratur menjadi tidak terkendali sehingga terjadilan ledakan besar yang menghancurkan segala sesuatu, meluluhlantakkan semua materi, menghilangkan segala daya dan energi.

Anders Andreassen bersama  William Frost dan Matthew D. Schwartz menuliskan hasil riset mereka dalam Physical Review, jurnal internasional paling bergensi dalam bidang fisika Terbit 12 Maret 2018,  mereka menulisnya dalam makalah ilmiah berjudul Scale-Invariant Instantons  And The Complete Lifetime Of The Standard  Model.



Boson Higgs

Seperti diketahui, partikel Boson Higgs ditemukan pertama kali pada tahun 2012 oleh tim peneliti di akselerator Large Hadron Collider. Partikel elementer ini punya karakteristik unik. Meski bukan partikel berukuran terbesar, Boson Higg memenuhi syarat sebagai partikel pemberi masa partikel-partikel lain. Penemuan partikel ini menggenapkan teori Standar Model  Partikel yang konon terdiri atas 24 jenis partikel elementer, termasuk 12 partikel materi quark dan 12 partikel antimateri.

Menurut Teori Standar Model, setiap materi punya karakter masing-masing. Ada yang berperan sebagai pemberi muatan (positif dan negatif), ada yang netral (bermasa dan tidak bermasa), ada yang berenergi (rendah, menengah dan tinggi), ada juga yang memberi dan menerima masa dan energi.

Keberadaan Boson Higg sudah diperkirakan dan dinantikan, tetapi para ahli baru memastikn adanya secara eksperimental melalui percobaan tumbukan-tumbukan antarproton di Lab LHC. Temuan 2012 terbliang menghebohkan dunia. Sebagian fisikawan optimis temuan partikel ini akan menjelaskan sekaligus menggenapi teori penciptaan alam semesta. Dengan lengkapnya partikel elementer standar model, para ahli percaya Boson Higg akan berdampak besar bagi pengembangan fisika teori dan fisika eksperimental ke depan. Agak logis, jika sebagian para ahli menyebut Boson Higg itu sebagai ‘partikel Tuhan’.

Adanya Boson Higg dipercaya dapat membantu bagaimana sebuah materi, dari mulai quark, atom, molekul, hingga planet, bintang dan galaksi dapat dijelaskan aktivitasnya. Termasuk untuk memperkirakan kapan sebuah bintang-bintang di galaksi akan lahir dan mati. Termasuk bagaimana lubang-lubang hitam muncul dan menelan benda-benda langit dalam sekejap. ‘’Karakter partikel dasar ini dapat mengubah dan merobek elemen-elemen kehidupan,’’ tambah William Frost seperti dikutip New York Post.

Big Bang II

Setelah trilyunan tahun bekerja dan membakar elemen-elemen dasar pembentuk materi, Boson Higgs akan mencapai kondisi yang tidak stabil. Ketidakstabilan akan memuncak dan akhirnya menciptakan ledakan amat besar seketika. Itulah Big Bang II  yang akan menghancurkan alam semesta kita.

Matthew D. Schwartz menjelaskan, hasil kajian menunjukkan bahwa keruntuhan alam semesta merupakan  implikasi logis dari nisbinya kelengkungan ruang-waktu di sekitar lubang hitam. Kurva  ruang-waktu akan menyusut dalam waktu singkat di sekitar benda-benda super padat, seperti lubang hitam. Ketika itu terjadi, segara hukum-hukum fisika tidak berfungsi. Semuanya menjadi tidak stabil, partikel-partiel penyusun materi juga berinteraksi dalam segala macam cara yang aneh dan tidak biasa.

Menurut Tim Havard, sebagian keruntuhan hukum fisika mungkin saja sudah dimulai. Tetapi kita tidak memiliki cara untuk mengetahui, karena partikel Boson Higgs itu  mungkin terlalu jauh dari tempat yang memungkinkan kita dapat menganalisisnya. Partikel-partikel unik itu tersebar dalam alam semesta kita yang tampak semakin tak terbatas luasnya..

Joseph Lykken, seorang fisikawan dari Fermi National Accelerator Laboratory, yang tidak terlibat dalam penelitian itu, ikut berkomentas kepada New York Post:  “Ternyata kita berada di tepian antara alam semesta yang stabil dan alam semesta yang tidak stabil.”.

Dia menambahkan: “Kita beruntung kita berada di tepi di mana alam semesta yang stabil hingga bisa bertahan untuk waktu yang cukup lama. Tetap, kita tidak pernah tahu sampai kapan kita ada di zona nyaman. Kami, percaya, akhirnya semua semesta akan menjumpai ujung azalnya. Rntah kapan, ledakan besar menghancurkan itu pasti akan terjadi.'”

Umur Semesta

Tim Havard juga sudah menghitung prakiraan kapan alam semesta kita akan berakhir.  Menurut  perhitungan matematika, alam semesta ini  dapat berusia hingga 10139 tahun. Umur semesta yang sudah berjalan sekitar 1081. Jadi, jatah umur jagat raya ini kira  tinggal 1058 tahun dari sekarang.

Secara statistik, umur alam semesta ini masih sekitar 10 milyar trilyun trilyun trilyun trilyun tahun. Waktu yang sepertinya masih cukup lama. Tetapi, secara astronomi sesungguhnya umur semesta ini sudah cukup renta. Yang pasti umur yang sudah dilewati sudah jauh lebih lama ketimbang usia yang tersisa.

Apalagi, hitung-hitungan waktu dalam fisika teori ternyata amat relatif. Sebagai contoh, Big Bang I awalnya diperkirakan terjadi sekitar 13,8 milyar tahun. Ini dipercaya hingga beberapa saat sebelum Stephen Hawking meninggal. Belakangan, sekitar dua bulan lalu, ada hasil riset yang memberi indikasi bahwa Big Bang I kemungkinan terjadi sekitar 56 milyar tahun yang lalu. Ke depan, bisa saja, hitungan waktu akan berubah lagi seiring dengan bermunculannya bukti-bukti ilmiah baru yang sebelumnya tidak pernah terpikirkan.

Bila waktu perhitungan awal berubah semakin tua, maka konsekuensi logisnya perkiraan umur sisa pun bisa berubah. Bahkan dapat lebih singkat dari yang diperkirakan. Seperti halnya umur makhluk hidup, semisal manusia. Umur harapan hdup bisa meninggi ketika persyaratan untuk hidup normal terpenuhi. Sebaliknya bisa turun mendadak ketika syarat minimal hidup normal tidak terpenuhi. Bahkan, kematian mendadak bisa saja terjadi ketika kecelakaan tiba-tiba terjadi. Begitu pun umur jagat raya ini, Jika Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, berkehendak jagat raya bisa berhenti dan musnah dalam seketika. Kun fayakun. Jika Allah menghendaki terjadi, maka terjadilah tanpa harus tergantung hitung-hitungan manusia yang pasti punya banyak keterbatasan. Wallahu’alam.

[Dedi Junaedi]

Tags: Big BangHancurSemesta
Share64Tweet40Send
Previous Post

Upacara Pelepasan Kontingen Pramuka Indonesia Ikuti 3 Event Internasional di Tiga Negara

Next Post

Misteri Boson Higgs

Dedi Junaedi

Dedi Junaedi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Filosofi Ayam Mengerami Telur: Warisan Istiqamah KH Jamhari Abdul Jalal

Filosofi Ayam Mengerami Telur: Warisan Istiqamah KH Jamhari Abdul Jalal

29 October 2026
Mengenang KH Jamhari Abdul Jalal, Kiai yang Mengajarkan Arti Pengabdian di Luar Pesantren

Mengenang KH Jamhari Abdul Jalal, Kiai yang Mengajarkan Arti Pengabdian di Luar Pesantren

29 October 2026
Perkuat Branding & Promosi Kampus, UNIDA Gontor Gandeng Primago Consulting Depok

Perkuat Branding & Promosi Kampus, UNIDA Gontor Gandeng Primago Consulting Depok

30 October 2026
UNIDA Gontor Selenggarakan Pelatihan Sinematografi

UNIDA Gontor Selenggarakan Pelatihan Sinematografi

29 October 2026
Peluncuran Rumah Qur’an Magnet Rezeki: Target Bebaskan Indonesia dari Buta Huruf Al-Qur’an

Peluncuran Rumah Qur’an Magnet Rezeki: Target Bebaskan Indonesia dari Buta Huruf Al-Qur’an

28 October 2026
Santriwati Darul Muttaqin Parung Bogor Kunjungi Majalah Gontor

Santriwati Darul Muttaqin Parung Bogor Kunjungi Majalah Gontor

0
IQT UNIDA Gontor Kunjungi IIQ Jakarta

IQT UNIDA Gontor Kunjungi IIQ Jakarta

0
IQT UNIDA Gontor Pelajari Metodologi Riset Sosial di BRIN

IQT UNIDA Gontor Pelajari Metodologi Riset Sosial di BRIN

0
UNIDA Gontor Ikut Serta Forum MU’TAMAD 2026 di Lirboyo Kediri

UNIDA Gontor Ikut Serta Forum MU’TAMAD 2026 di Lirboyo Kediri

0
IAEI Turkiye Sukses Gelar Forum Ekonomi Islam Dunia 2026

IAEI Turkiye Sukses Gelar Forum Ekonomi Islam Dunia 2026

0
IQT UNIDA Gontor Kunjungi IIQ Jakarta

IQT UNIDA Gontor Kunjungi IIQ Jakarta

1 November 2026
UNIDA Gontor Ikut Serta Forum MU’TAMAD 2026 di Lirboyo Kediri

UNIDA Gontor Ikut Serta Forum MU’TAMAD 2026 di Lirboyo Kediri

1 November 2026
IQT UNIDA Gontor Pelajari Metodologi Riset Sosial di BRIN

IQT UNIDA Gontor Pelajari Metodologi Riset Sosial di BRIN

1 November 2026
Santriwati Darul Muttaqin Parung Bogor Kunjungi Majalah Gontor

Santriwati Darul Muttaqin Parung Bogor Kunjungi Majalah Gontor

1 November 2026
IAEI Turkiye Sukses Gelar Forum Ekonomi Islam Dunia 2026

IAEI Turkiye Sukses Gelar Forum Ekonomi Islam Dunia 2026

1 November 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Alhamdulillah, Pre-Order dibuka lagi, kini tersedia Crewneck Sweatshirt. Tersedia saat ini Warna :

1. Black
2. Navy
3. Maroon
4. Army
5. Light Pink

Silahkan di pesan melalui link :
https://tinyurl.com/pesan-baju/

atau bisa lihat link di profile

#majalahgontor
#gontornews
  • Bazar Buku. Silahkan japri untuk pemesanan via instagram hari ini.
  • Buku ini ditulis untuk kamu yang sedang atau pernah menjalani kehidupan di pesantren. Pesan sekarang atau kunjungi stan Majalah Gontor di ESPECTO BAZAR.
  • ESPECTOR BAZAR AL HASSAN BEKASI 24 - 25 OKTOBER 2026.  DAPATAKAN DISKON 15% BAGI PEMESAN BUKU INI VIA INSTAGRAM. 
BELUM TERMASUK ONGKIR. 
UNTUK PEMESANAN BISA JAPRI ADMIN.
  • Assalamu
  • Pre Order dibuka kembali hingga 25 Oktober 2026

Link pembelian bisa dilihat di bagian akhir gambar atau di profile.
atau bisa langsung ke link dibawah ini :
https://tinyurl.com/pesan-baju

#majalahgontor 
#gontornews
  • Telah terbit dan bisa dipesan
Majalah Gontor Edisi Oktober 2026
pemesanan bisa ke nomor :
081234160133

untuk edisi khusus 100 tahun gontor bisa dipesan melalui link dibawah ini
https://bit.ly/pesan-majalah

#majalahgontor 
#gontornews 
#pesanmajalah
  • Bismillah, bagi yang ingin mempromosikan usahanya di Majalah Gontor edisi November silahkan daftar dan cek paketnya pada link https://bit.ly/pasang-iklan-mg atau scan barcode pada gambar.

#majalahgontor #gontornews
  • Bismillah.
Paket Perpustakaan.
EDISI TAHUN 2020 - 2025

Hanya : Rp. 149.000,-
Didapatkan: 
1. Isi 20 Eksemplar
2. Edisi Tahun Acak
3. + SUBSIDI ONGKIR 10.000,-

Pesan Via WhatsApp
0812 3416 0133, 0858 1760 8802

Website : www.gontornews.com
Instagram : @gontornews 

#majalahgontor 
#majalahgontor

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Pondok Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result