pesanan-baju-kaos
29 °c
Pecenongan
Fri
Sat
Thursday, 29 October, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Pondok Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Values Kolom

Bom 212, Teror terhadap Elektabilitas Jokowi

Oleh Tony Rosyid, Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa

M Khaerul Muttaqien by M Khaerul Muttaqien
8 years ago
in Kolom
0
Bom 212, Teror terhadap Elektabilitas Jokowi

foto: suara keadilan

Boooommm…! Bom meledak. Di Monas. Hari Sabtu, 1 Desember 2018. Jam 18.15. Dekat dan menyasar Genset. Tapi gagal. Setelah semua wilayah Monas disisir panitia, satu bom lagi ditemukan di bawah panggung. Tapi belum sempat meledak.

Dua tempat strategis, yaitu genset dan panggung. Jika genset meledak dan panggung roboh, Reuni 212 akan berantakan. Sebab, tak mudah dapat genset, dan tidak cukup waktu untuk membuat panggung baru.

Fortunately, kedua bom tidak meledak sesuai rencana. Jika meledak, ini akan jadi teror besar. Bukan hanya kepada panitia, tapi terutama untuk para peserta Aksi Reuni 212 yang akan hadir.

Peristiwa ini disimpan rapi oleh panitia. Tak disebar. Mereka sepakat untuk diam. Beritanya disembunyikan rapat-rapat. Kenapa? Jika publik tahu, akan ada beberapa kemungkinan terjadi.

BACA JUGA

Al-Qur’an Menyeru Keseimbangan Hidup

Filosofi Ayam Mengerami Telur: Warisan Istiqamah KH Jamhari Abdul Jalal

Mengenang KH Jamhari Abdul Jalal, Kiai yang Mengajarkan Arti Pengabdian di Luar Pesantren

Malaikat Pencatat Amal sebagai Sumber Nilai Kejujuran dan Tanggung Jawab dalam Pembelajaran Akidah Akhlak

Strategi Guru Menumbuhkan Kualitas Iman Siswa

Pertama, ada peserta yang urung hadir. Dapat nasihat dan hambatan sana-sini. Kedua, aparat punya cukup alasan untuk melarang Reuni 212. Ketiga, memancing emosi para peserta 212 yang belum atau sudah hadir untuk marah dan bersikap anarkis.

Tapi, semua itu tak terjadi. Panitia sudah mulai cukup matang menghadapi teror. Mencoba beradu strategi dengan pihak penteror. Reuni 212 tetap berjalan, lancar dan aman. Pesertanya membludak tanpa terpancing isu bom. Sampai di sini, panitia sukses.



Orang bijak berkata: “Zeal is vulcano, the pick of which the grass of indecisiveness does not grow”. Semangat adalah sebuah gunung berapi, di mana di atas puncaknya rumput keraguan tak akan pernah tumbuh.

Pertanyaan besar yang kemudian muncul adalah: siapa terorisnya? Apa targetnya? Lalu adakah implikasi sosial dan politiknya? Publik melihat ada upaya penghadangan hingga penggagalan yang cukup masif terhadap Reuni 212.

Siapa yang menghadang? Bukan rahasia umum lagi. Publik juga tahu mengapa sebagian besar media tidak meliputnya. Gak suka? Boleh jadi bukan! Gak layak jadi berita? Sama sekali tidak. Semua pakar media dan komunikasi massa menganggap bahwa Reuni 212 kali ini spektakuler.

Selain jumlah dan faktor amannya, juga beragam keunikan yang menarik jadi berita. Media tertekan. Itulah kesimpulan publik. Berarti ada pihak yang menekan? Pasti! Siapa itu? Publik juga sudah punya jawaban.

Reuni 212 oleh panitia didesign sebagai ikhtiar persatuan umat untuk menyuarakan tegaknya keadilan. Karena diadakan menjelang pilpres, maka otomatis punya implikasi politik cukup kuat. Konsentrasi massa di tahun politik pasti punya implikasi politik.

Itulah hukum sosialnya. Karenanya, ada pihak-pihak yang merasa dirugikan secara politis, dan berupaya menggagalkannya. Kepanikan mereka terbaca oleh publik. Sayangnya, tak berhasil. Reuni 212 adalah sebuah kekuatan sosial yang sukses digelar.

Ia dihadirkan untuk melawan ketidakadilan hukum dan berbagai perlakuan yang mengecewakan sebagian besar umat Islam. Berbeda dengan pandangan Syafi’i Ma’arif, mantan ketua umum Muhammadiyah ini bilang: jangan menuduh tidak adil kepada penguasa! Maklum, kata peserta Reuni 212.

Mungkin karena Syafi’i Ma’arif tidak pernah ikut merasakan ketidakadilan itu. Ledakan bom Sabtu malam dilaporkan, lalu diserahkan barang buktinya kepada polisi. Apakah akan ditindaklanjuti, kemudian pelakunya tertangkap? Atau didiamkan dan menguap seperti bom Cawang dan bom molotov yang meledak di rumah Mardani Ali Sera?

Juga kasus penyiraman air keras kepada Novel Baswedan? Rakyat mesti sabar menunggu. Jika tak ada tindakan, maka akan semakin mempertegas wajah ketidakadilan bangsa ini. Ini pertaruhan moral bagi polisi, dan pertaruhan politik bagi Jokowi sebagai kepala negara.

Ledakan bom yang sedianya jadi teror terhadap peserta Reuni 212, boleh jadi malah akan berbalik arah dan justru meneror elektabiltas Jokowi. Pepatah bijak berkata: “engkau kalah bukan karena kuatnya lawanmu, tapi karena tak terkontrolnya nafsumu”.

Mereka yang hadir di Reuni 212 hampir dipastikan adalah kelompok yang ingin “Ganti Presiden”. Kelompok “Anti Jokowi.” Maka, teror kepada mereka, akan secara otomatis oleh mereka diarahkan persepsinya kepada kubu Jokowi. Ini soal persepsi. Karena politik itu berhubungan dengan persepsi.

Akumulasi dari semua kekecewaan yang dialami peserta dan simpatisan 212, mulai dari penghadangan, tekanan kepada pers dan puncaknya pada peledakan bom di Monas, akan menjadi ancaman serius terhadap elektabilitas Jokowi. Alih-alih menciptakan rasa takut, ledakan bom justru menjadi bom waktu yang meneror elektabilitas Jokowi.

Benarkah? Kita tunggu hasil surveinya. Jika pasca Reuni 212 elektabilitas Jokowi anjlok, maka teror itu benar-benar menusuk jantung pertahanan istana. Dan besar potensinya membuat Jokowi kalah. []

Tags: 212BomElektabilitasReuni
Share43Tweet20Send
Previous Post

Hari Anti-Korupsi: Saran dari Santri Profesional untuk Pemerintah

Next Post

Marak Kosmetik Oplosan, BPOM Diminta Bentuk Sistem Pengawasan Digital

M Khaerul Muttaqien

M Khaerul Muttaqien

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Mengenang KH Jamhari Abdul Jalal, Kiai yang Mengajarkan Arti Pengabdian di Luar Pesantren

Mengenang KH Jamhari Abdul Jalal, Kiai yang Mengajarkan Arti Pengabdian di Luar Pesantren

29 October 2026
Teman Paling Baik Menurut Al-Qur’an

Teman Paling Baik Menurut Al-Qur’an

22 October 2026
Filosofi Ayam Mengerami Telur: Warisan Istiqamah KH Jamhari Abdul Jalal

Filosofi Ayam Mengerami Telur: Warisan Istiqamah KH Jamhari Abdul Jalal

29 October 2026
UNIDA Gontor Selenggarakan Pelatihan Sinematografi

UNIDA Gontor Selenggarakan Pelatihan Sinematografi

29 October 2026
Peluncuran Rumah Qur’an Magnet Rezeki: Target Bebaskan Indonesia dari Buta Huruf Al-Qur’an

Peluncuran Rumah Qur’an Magnet Rezeki: Target Bebaskan Indonesia dari Buta Huruf Al-Qur’an

28 October 2026
IQT UNIDA Gontor Pelajari Ilmu Qira’at di Daru Hasbi Jakarta

IQT UNIDA Gontor Pelajari Ilmu Qira’at di Daru Hasbi Jakarta

0
Laba-Laba Bisa Bermimpi, Benarkah?

Laba-Laba Bisa Bermimpi, Benarkah?

0
Pimpinan Darunnajah 2 Cipining KH Jamhari Abdul Jalal Wafat

Pimpinan Darunnajah 2 Cipining KH Jamhari Abdul Jalal Wafat

0
BPJPH Apresiasi Dampak Positif Gen Halal Championship 2026

BPJPH Apresiasi Dampak Positif Gen Halal Championship 2026

0
Guest Lecture Perkuat Kolaborasi Pendidikan Islam UNIDA Gontor dan UPI

Guest Lecture Perkuat Kolaborasi Pendidikan Islam UNIDA Gontor dan UPI

0
Swedia Tidak Akan Ubah UU Kebebasan Berbicara

Al-Qur’an Menyeru Keseimbangan Hidup

29 October 2026
Filosofi Ayam Mengerami Telur: Warisan Istiqamah KH Jamhari Abdul Jalal

Filosofi Ayam Mengerami Telur: Warisan Istiqamah KH Jamhari Abdul Jalal

29 October 2026
SAA UNIDA Gontor Pelajari Ekoteologi Hindu dan Tri Hita Karana di Malang

SAA UNIDA Gontor Pelajari Ekoteologi Hindu dan Tri Hita Karana di Malang

29 October 2026
Guru Hadlonah Belajar Optimasi Website Bersama PkM ILKOM UNIDA Gontor

Guru Hadlonah Belajar Optimasi Website Bersama PkM ILKOM UNIDA Gontor

29 October 2026
BPJPH Apresiasi Dampak Positif Gen Halal Championship 2026

BPJPH Apresiasi Dampak Positif Gen Halal Championship 2026

29 October 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Alhamdulillah, Pre-Order dibuka lagi, kini tersedia Crewneck Sweatshirt. Tersedia saat ini Warna :

1. Black
2. Navy
3. Maroon
4. Army
5. Light Pink

Silahkan di pesan melalui link :
https://tinyurl.com/pesan-baju/

atau bisa lihat link di profile

#majalahgontor
#gontornews
  • Bazar Buku. Silahkan japri untuk pemesanan via instagram hari ini.
  • Buku ini ditulis untuk kamu yang sedang atau pernah menjalani kehidupan di pesantren. Pesan sekarang atau kunjungi stan Majalah Gontor di ESPECTO BAZAR.
  • ESPECTOR BAZAR AL HASSAN BEKASI 24 - 25 OKTOBER 2026.  DAPATAKAN DISKON 15% BAGI PEMESAN BUKU INI VIA INSTAGRAM. 
BELUM TERMASUK ONGKIR. 
UNTUK PEMESANAN BISA JAPRI ADMIN.
  • Assalamu
  • Pre Order dibuka kembali hingga 25 Oktober 2026

Link pembelian bisa dilihat di bagian akhir gambar atau di profile.
atau bisa langsung ke link dibawah ini :
https://tinyurl.com/pesan-baju

#majalahgontor 
#gontornews
  • Telah terbit dan bisa dipesan
Majalah Gontor Edisi Oktober 2026
pemesanan bisa ke nomor :
081234160133

untuk edisi khusus 100 tahun gontor bisa dipesan melalui link dibawah ini
https://bit.ly/pesan-majalah

#majalahgontor 
#gontornews 
#pesanmajalah
  • Bismillah, bagi yang ingin mempromosikan usahanya di Majalah Gontor edisi November silahkan daftar dan cek paketnya pada link https://bit.ly/pasang-iklan-mg atau scan barcode pada gambar.

#majalahgontor #gontornews
  • Bismillah.
Paket Perpustakaan.
EDISI TAHUN 2020 - 2025

Hanya : Rp. 149.000,-
Didapatkan: 
1. Isi 20 Eksemplar
2. Edisi Tahun Acak
3. + SUBSIDI ONGKIR 10.000,-

Pesan Via WhatsApp
0812 3416 0133, 0858 1760 8802

Website : www.gontornews.com
Instagram : @gontornews 

#majalahgontor 
#majalahgontor

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Pondok Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result