pesanan-baju-kaos
35 °c
Pecenongan
Wed
Thu
Tuesday, 20 October, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Pondok Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Values Kolom

Stop Menyoal Nalar Fiksi Rocky Gerung

M Khaerul Muttaqien by M Khaerul Muttaqien
4 February 2019
in Kolom
0
Menguji Janji Capres

Tony Rosyid, Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa

Nama Rocky Gerung makin populer. Selalu jadi maha bintang di acara ILC. Menyaingi Karni Ilyas. Sang presenter yang khas suaranya. Basah-basah serak. ILC makin hidup sejak Rocky Gerung (RG) dihadirkan.

Sosok akademisi ini bicaranya lugas. Ceplas ceplos. Tak tedeng aling-aling. Apa adanya. Pilihan katanya menarik dan mudah dipahami. Setengah mengejek, atau malah suka mengejek. Tapi tak membuat sakit hati orang lain. Punya bobot humor yang tak norak. Bukan humor murahan seperti yang ada di tv-tv. Humor yang ditonton untuk sekedar melepas penat dan melupakan beban hidup yang semakin berat. Mikirin semua barang yang semakin mahal dan susah dibeli.

RG tak punya beban. Dia bukan politisi, bukan juga pengurus partai. Sandera politik tak berlaku baginya. Kritik RG tajam dan langsung mengena sasaran. Menjebol jantung pertahanan. Apalagi ketika kritik ditujukan ke penghuni istana. Mulai dari naik motor cooper sampai soal “anu.” Terasa menelanjangi.
Bicara RG tentang istana membuat publik senang. Sesekali terkesima, sambil ketawa. Hanya satu kata publik mengomentarinya: “Berani benar orang ini!”

BACA JUGA

Internalisasi Nilai Asmaul Husna dalam Menumbuhkan Sikap Empati dan Kepedulian Sosial Siswa

Strategi Menanamkan Akidah Islam Melalui Pembiasaan Ibadah pada Anak Tingkat SD/MI

Menjaga Iman Anak di Tengah Gempuran Gawai

Pesan Kiai Gontor tentang Jabatan dan Gelar (Akademik)

Internalisasi Keimanan Anak Usia Sekolah Dasar: Sinergi Pembinaan Keluarga dan Lingkungan Sosial

Di tengah banyak politisi-partai yang tersandera, dan rakyat yang ketakutan, keberanian RG seperti air di tengah kehausan padang pasir.
Di musim kemarau lagi. Teringat Sri Bintang Pamungkas dan Amin Rais ketika mengekspresikan nyalinya di masa Orde Baru. Meski tak mirip-mirip amat. Karena RG tak punya partai dan massa. Tapi, ia adalah aset rakyat. Lidahnya merepresentasikan jutaan suara kaum tertindas.

Suatu hari, di tahun lalu, RG bicara agak serius. Ia mulai bicara dengan konsep fiksi. Datang protes ketika istilah fiksi ini dihubungkan dengan kitab suci. Kitab suci itu fiksi bukan? Tanyanya. Kitab suci yang mana? Protes seorang politisi. Ternyata, sensitif juga. RG tersenyum sambil melirik politisi yang menyinggung soal kitab suci.



Kata “fiksi” lalu jadi sensitif. RG diuber oleh sejumlah politisi untuk menjelaskan kata fiksi ketika dikaitkan dengan kitab suci. Para politisi mulai sensi ketika bersinggungan soal agama. Mulai melibatkan emosi beraroma ideologis. Tak biasanya. Selama ini, agama dan ideologi sering jadi kerangka dan bungkus belaka. Untuk apa? Kepentingan pragmatis dan jangka pendek.

Kali ini, sepertinya agak serius. Lihat kerut di wajah mereka. Semoga bukan pencitraan. RG menjelaskan apa itu fiksi. Melalui konsep “negatif” maupun “positif”. Fiksi itu bukan fiktif. Bukan “bohong-bohongan”. Itu konsep negatifnya. Fiksi itu narasi yang mengaktifkan imajinasi. Itu definisi positifnya. Para politisi belum paham juga. Lah kok? Mungkin bahasa RG yang terlalu filosofis dan akademis. Ketinggian. Atau nalar politisi yang terlalu pragmatis, sehingga sudah kehilangan kemampuan imajinasi. Atau dua-duanya.

Lalu, orang mulai bertanya-tanya: RG agamanya apa? Dengan tahu agama, jadi tahu apa kitab sucinya. Perdebatan akademik bergeser ke perdebatan agama. Pembicaranya para politisi. Gak nyambung! Apakah para politisi gak boleh bicara agama? Lah…lah…. kok ke situ logikanya. Bicara agama, atau disiplin apapun, mesti punya kompetensi. Supaya gak dituduh “disclaimer”. Kasihan tuh Akbar Faesal, semua datanya tidak didengar karena dianggap “disclaimer”.

Jika fiksi itu didefinisikan sebagai narasi yang “men-drive” imajinasi untuk tujuan lahirnya realitas masa depan, maka penjelasan RG bisa dipahami. Lalu, bukankah kitab suci, termasuk Taurat (Old Testement), Injil (New Testement) dan al-Qur’an itu bicara tentang fakta-fakta masa lalu? Bahkan juga realitas kekinian? Seratus persen betul. Lalu, fakta-fakta itu untuk apa ditaruh di dalam kitab suci? Hanya sebagai informasi? Atau sekedar cerita? Disinilah konsep ontologis dan aksiologis sebagai kajian filsafat ilmu mesti mendapat tempat untuk menjadi basis analisis.

Secara ontologis, fakta-fakta dalam kitab suci punya bukti dan bisa dijelaskan substansinya. Namun, karena kitab suci juga bersifat eskatalogis, ia mesti dipahami analisis aksiologinya. Tinggi amat bahasanya. Hehehe. Sederhananya: punya tujuan moral.

Meminjam istilah Fazlur Rahman, ada ide moralnya (moral ide). Dan ide moral inilah yang mungkin dimaksud RG sebagai bentuk imajinasi untuk mendorong terciptanya realitas masa depan berbasis pembelajaran pada fakta-fakta dalam kitab suci. Inilah yang membedakan fakta dan data dalam kitab suci itu dengan fakta dan data yang umumnya ditulis manusia. Terutama dari sisi pilihan kata, struktur, kalimat, akurasi dan kualitas kontennya. Apalagi kalau manusianya menggunakan metode kompilasi. Masih gak paham?

Supaya paham, kita buat contoh. Al-Qur’an misalnya, bicara tentang sejarah Nabi Musa dan seorang hamba Allah (sebut saja namanya Khaidir). Khaidir melubangi perahu nelayan yang berencana berlayar. Kenapa Khaidir melakukan itu? Ia ingin menyelamatkan nelayan itu dari rezim (raja) yang mau merampas semua perahu nelayan. Apa pesan/ide moralnya?

Nelayan adalah profesi yang seringkali menjadi korban dari kebijakan rezim. Reklamasi di Teluk Jakarta Utara adalah contoh yang sedikit bisa memberu gambaran. Sejumlah nelayan yang tertindas oleh kebijakan reklamasi perlu menghadirkan Khaidir. Hadirnya Khaidir bisa jadi juru selamat buat mereka dari kebijakan rezim. Tugas Khaidir tampaknya sedang diperankan oleh Anies Baswedan, Gubernur DKI. Tidakkah ini imajinatif? Membayangkan masyarakat nelayan tanpa penindasan.

Secara ontologis, fakta sejarahnya bisa dibuktikan, tapi secara aksiologis, bertujuan menggerakkan imajinasi pembaca untuk menciptakan realitas baru yang bermoral dan bermartabat. Gitu aja kok repot.

Contoh lain, kenapa al-Qur’an menceritakan Nabi Daud dengan kemampuannya membuat peralatan perang dari besi. Pesannya adalah dimanapun negara yang memiliki alat perang (alutsista) paling canggih, ia akan menguasai dunia.

Begitu juga cerita tentang Nabi sulaiman lengkap dengan Ratu Balkis, jin, Hudhud dan semut. Seorang penguasa (termasuk politisi) godaannya perempuan (Balkis). Hati-hati. Dan Nabi Sulaiman punya rakyat jin. Selalu mengintai rahasia dan berpotensi menyandera. Jin tak diberi kesempatan mendapatkan info, sampai Nabi Sulaiman wafat. Ada burung Hudhud, terbang semaunya. Pandai berkelit dan mnghindar. Nabi Sulaiman tegas kepada rakyat macam Hudhud. Rakyat yang suka lepas, dan tak mudah tersentuh delik hukum. Ada juga semut, sebuah gambaran rakyat kecil yang sering tertindas, mesti dilindungi oleh mereka yang diberi amanah memimpin. Imajinatif bukan? Inilah fiksi yang mungkin dimaksud Rocky Gerung. Bukan fiktif. RG fokus pada penggunaan pendekatan aksiologis. Gak paham? Ampun deh.

Bagaimana dengan Taurat dan Injil? Biarlah orang Yahudi dan Kristen yang bicara. Itu otoritas pemeluk agama untuk mejelaskannya. Jangan nanya saya dong. Nanti dibilang “disclaimer”. Gak mau ah…

Stop menyoal “nalar fiksi” RG. Tak perlu keseret jauh keluar konteks yang tak perlu. Buang-buang energi. Tetap dukung RG selama ia berkata jujur dan punya keberanian mengungkapkan kebenaran. Jangan gara-gara “nalar fiksi”-nya, ia dipenjara dan kehilangan kesempatan untuk merepresentasikan suara dan nalar sehat rakyat. [Muhammad Khaerul M]

Share44Tweet28Send
Previous Post

12 Tahun Setiap Jumat, Warga Bil’in Pawai Menentang Israel

Next Post

Kiai Entrepreneur

M Khaerul Muttaqien

M Khaerul Muttaqien

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Santrivation: Teman Bertumbuh Para Santri Gapai Sukses di Kemudian Hari

Santrivation: Teman Bertumbuh Para Santri Gapai Sukses di Kemudian Hari

15 October 2026
Kesyukuran Wisuda Angkatan Ke-11 STKQ Al-Hikam Depok Hadirkan Puluhan Lulusan Berkualitas

Kesyukuran Wisuda Angkatan Ke-11 STKQ Al-Hikam Depok Hadirkan Puluhan Lulusan Berkualitas

19 October 2026
Tidak Hanya Luluskan Wisudawan, STKQ Al-Hikam Depok Mulai Lahirkan Sebelas Wisudawati Terbaik

Tidak Hanya Luluskan Wisudawan, STKQ Al-Hikam Depok Mulai Lahirkan Sebelas Wisudawati Terbaik

19 October 2026
Gontor Maju Karena Keharmonisan & Ukhuwwah

Pesan Kiai Gontor tentang Jabatan dan Gelar (Akademik)

16 October 2026
UNIDA Gontor Gelar Ramadhan Ceria di Dusun Ngetrep

Internalisasi Keimanan Anak Usia Sekolah Dasar: Sinergi Pembinaan Keluarga dan Lingkungan Sosial

16 October 2026
Darul Falah Sukorejo Bedah Buku Karya Habiburrahman El Shirazy

Darul Falah Sukorejo Bedah Buku Karya Habiburrahman El Shirazy

0
Otak Orang Dewasa Tersinkron dengan Bayi Saat Bermain Bersama   

Al-Qur’an dan Gaya Pengasuhan Anak Usia Dini

0
Cuaca Ekstrem Akibat Banjir Bandang  Lumpuhkan Wilayah Turki

Cuaca Ekstrem Akibat Banjir Bandang Lumpuhkan Wilayah Turki

0
Segudang Manfaat Kesehatan Tanaman Akar Kucing

Segudang Manfaat Kesehatan Tanaman Akar Kucing

0
Pusat Data ChatGpt ‘Kuras’ Jutaan Liter Air Bersih

Pusat Data ChatGpt ‘Kuras’ Jutaan Liter Air Bersih

0
Pusat Data ChatGpt ‘Kuras’ Jutaan Liter Air Bersih

Pusat Data ChatGpt ‘Kuras’ Jutaan Liter Air Bersih

20 October 2026
Segudang Manfaat Kesehatan Tanaman Akar Kucing

Segudang Manfaat Kesehatan Tanaman Akar Kucing

20 October 2026
Otak Orang Dewasa Tersinkron dengan Bayi Saat Bermain Bersama   

Al-Qur’an dan Gaya Pengasuhan Anak Usia Dini

20 October 2026
Darul Falah Sukorejo Bedah Buku Karya Habiburrahman El Shirazy

Darul Falah Sukorejo Bedah Buku Karya Habiburrahman El Shirazy

20 October 2026
Kunci Penting Membangun Cinta Agama pada Anak Tanpa Merusak Fitrah

Kunci Penting Membangun Cinta Agama pada Anak Tanpa Merusak Fitrah

20 October 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Pre Order dibuka kembali hingga 25 Oktober 2026Link pembelian bisa dilihat di bagian akhir gambar atau di profile.
atau bisa langsung ke link dibawah ini :
https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews
  • Telah terbit dan bisa dipesan
Majalah Gontor Edisi Oktober 2026
pemesanan bisa ke nomor :
081234160133untuk edisi khusus 100 tahun gontor bisa dipesan melalui link dibawah ini
https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor
#gontornews
#pesanmajalah
  • Bismillah, bagi yang ingin mempromosikan usahanya di Majalah Gontor edisi November silahkan daftar dan cek paketnya pada link https://bit.ly/pasang-iklan-mg atau scan barcode pada gambar.#majalahgontor #gontornews
  • Bismillah.
Paket Perpustakaan.
EDISI TAHUN 2020 - 2025Hanya : Rp. 149.000,-
Didapatkan:
1. Isi 20 Eksemplar
2. Edisi Tahun Acak
3. + SUBSIDI ONGKIR 10.000,-Pesan Via WhatsApp
0812 3416 0133, 0858 1760 8802Website : www.gontornews.com
Instagram : @gontornews#majalahgontor
#majalahgontor
  • Bismillah.
tersedia baju kaos lengan panjang atau pendek. Warna putih dan hitam. Degan Sablon DTF.Ukuran : S, M, L, XLLink Pembelian : https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews
  • Edisi Khusus Bulan September 2026 spsial 100 tahun .Pesan sekarang
https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah, kami kembali membuka kesempatan kepada Alumni Gontor ataupun Pondok Alumni yang memiliki usaha yang ingin diperkenalkan melalui Majalah Gontor pada bulan oktiober ini.
Kami membuka 3 paket pilihan :
1. 1/4
2. 1/6
3. Iklan MiniLink pendaftaran : https://bit.ly/pasang-iklan-mgatau bisa lihat di link Bio.#majalahgontor #gontornews
  • Alhamdulillah Majalah Gontor Edisi Khusus Bulan September spesial100 tahun Gontor telah tersedia. Stok edisi khusus semakin menipis pula (Juli - September). Bagi yang belum memiliki bisa Langsung pesan melalui link berikut :
https://bit.ly/pesan-majalahJangan sampai kehabisan.Untuk Baju kaos bisa juga pesan melalui link ini : https://tinyurl.com/pesan-bajukontak bagian penjualan :
0812-3416-0133
#majalahgontor #gontornews #gontor #alumnigontor
  • Tersedia Ukuran:
S, M, L, XL, XXLWarna : Hitam dan Putih
Sablon : DTF

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
â–²
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Pondok Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result