Jakarta, Gontornews — Kementerian Agama melalui Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah, A Umar, mengatakan bahwa setidaknya 104 ribu siswa mengikuti Kompetisi Sains Madrasah (KSM) yang rencananya akan diselenggarakan pada 16-21 September 2019 di Manado, Sulawesi Utara.
“Semangat siswa untuk mengikuti kompetisi ini menjadi momen besar dan tonggak bagi pengembangan sains di madrasan yang bercirikan keislaman,” kata Umar sebagaimana dilansir kemenag.go.id.
Lebih lanjut, Umar menjelaskan jika KSM 2019 kali ini akan melombakan 11 bidang, yaitu: Matematika terintegrasi dan IPA Terintegrasi (untuk jenjang Madrasah Ibtidaiyah), IPA Terpadu, IPS Terpadu terintegrasi dan Matematika Terintegerasi (untuk jenjang Madrasah Tsanawiyah), Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, Ekonomi dan Geografi Terintegrasi (untuk jenjang Madrasah Aliyah).
Umar berharap KSM dapat menjadi ajang strategis dalam mempelajari ilmu pengetahuan teknologi di madrasah. Selain itu, nilai tambah pada KSM adalah model soal yang dikembangkan tidak hanya berfokus pada sains saja tapi juga memasukkan nilai-nilai keislaman yang menjadi corak tambah sekolah madrasah.
“KSM diharapkan mampu menggali siswa-siswa didik yang berprestasi dengan karakter Islam yang kuat dengan ditambah penguasaan sains dan teknologi,” pungkas Umar. [Mohamad Deny Irawan]























