Ada sebuah wilayah di Rusia, Republik Tatarstan, Ibukotanya Kazan, yang indah sekali. Banyak umat Islam tinggal di sana. Presidennya Mr Rustam Minnikhanov. Dia teman baik saya dan saya mengenalnya dengan baik. Baru saja pada pagelaran Kazan Expo lalu, Pemerintah Rusia memperingati 1.100 tahun masuknya Islam ke Rusia melalui Volga, Bulgaria.
Kunjungan mufti dan delegasi Rusia pada Juni tahun ini semakin mempererat hubungan antara Muslim Indonesia dan Rusia. Apalagi ada pengusaha, mungkin dari chamber of commerce Rusia atau Republik yang ada di Rusia. Saya berharap ada pembicaraan kerjasama di bidang bisnis.
Saya mengusulkan kepada Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Lyudmila Georgievna Vorobyova, untuk mempertemukan pengusaha Rusia dengan pengusaha Indonesia. Saya sering mendorong di setiap Β sidang-sidang grup visi strategi Rusia-Dunia Islam tentang kerjasama dalam bidang ekonomi. Mudah-mudahan Ibu Duta Besar memberikan kesempatan untuk mempertemukan para pengusaha Rusia dengan pengusaha Indonesia.
Di Rusia ada wilayah bernama Dagestan. Ini negara bagian yang penduduknya banyak beragama Islam. Di pesantren yang saya dirikan di Sumbawa sudah banyak santri dan siswa dari Rusia, khususnya Dagestan. Β Salah satunya Azizah Isakhova, santri saya yang berasal dari Dagestan. Dia mau tinggal di Indonesia. Saya menjadi orangtua angkatnya. Ada saja yang ingin melamarnya, tapi saya bilang ke pelamar, Azizah hafal 12 juz Alquran dan ingin memiliki suami yang memiliki hafalan di atasnya.
Pasca-Uni Soviet, Islam berkembang dengan baik di Rusia. Jumlah Muslim di Rusia angkanya telah mencapai antara 20-30 juta orang. Ini merupakan perkembangan yang sangat signifikan. Berdasarkan konstruksi hukum dan perundang-undangan di sana, saya melihat kecil sekali celah untuk terjadi penghinaan dan pelecehan terhadap Islam. Ini menandakan kesungguhan Pemerintah Rusia untuk mendukung perkembangan agama di sana.
Dalam kunjungan saya ke Rusia, sudah belasan kali, sebagai anggota grup visi strategis Rusia Dunia Islam, saya menyaksikan simpati masyarakat Rusia terhadap Islam. Bahkan Presiden Vladimir Putin ikut hadir dalam peresmian masjid yang diberi nama The Cathedral Mosque atau Masjid Katedral di Moskow beberapa waktu yang lalu.
Saya sebagai Chairman of World Peace Forum mengundang Presiden Tatarstan, Rustam Minikhanov untuk hadir pada World Peace Forum ke-8 yang diadakan Center for Dialogue and Cooperation among Civilizations (CDCC) dan Universitas Muhammadiyah Surakarta, di Solo, 16-17 November 2022 mendatang.
Saya minta mufti Rusia, Syekh Albir Krganov, untuk datang bersama Presiden Rustam Minnikhanov. Saya memohon dukungan dari Duta Besar untuk bisa memperkuat kehadiran beliau November mendatang.
Sebagai warga negara dunia yang cinta keadilan dan perdamaian, kita mendorong terwujudnya perdamaian sejati dan pada saat yang sama juga terwujud keadilan hakiki. So we like in the world today and the future the genuine peace and real justice.
Oleh karena itu kita berharap segala bentuk konflik bersenjata hari ini dapat berkurang dan hilang dari muka bumi. Namun pada saat yang sama, kita inginkan adanya keadilan global. Oleh karena itu, kerjasama antarbangsa, antarnegara, apalagi antarsesama umat Islam ini penting untuk kita bangun dan kita tingkatkan pada masa yang akan datang.
Karena itu, saya sangat berharap kunjungan Mufti Rusia bukanlah yang pertama dan terakhir. Kita harapkan kunjungan beliau akan tetap berlanjut pada masa-masa mendatang untuk menguatkan kolaborasi membangun Islam. []























