Melbourne, Gontornews -β Sejumlah petugas pemadam kebakaran dikerahkan dan setidaknya 500 pengunjung perpustakaan Australian University dievakuasi setelah mendapatkan laporan adanya kebocoran gas di sekitar kampus RMIT di Melbrounce CBD. Setelah dilakukan penyelidikan, ternyata, diketahui bahwa gas atau bau menyengat tersebut berasal dari durian yang membusuk.
Lebih lanjut, berita yang dilansir oleh laman Bussiness Insider tersebut, menjelaskan bahwa bau menyengat itu berasal dari durian yang dibiarkan membusuk dalam lemari penyimpan. Karena hal tersebut, bau menyengat itu lantas menyebar melalui pendingin ruangan di sekitar wilayah kampus.
Aroma khas buah durian tersebut dihasilkan dari daging buah yang berasa manis. Bagi sebagian orang, aroma tersebut tidak disukai karena sangat menyengat.
Akibatnya, sejumlah pengusaha taksi dan hotel di seluruh Asia melarang penumpangnya untuk membawa durian dalam perjalanannya. Bahkan secara khusus, seluruh alat transportasi di Singapura telah melarang sepenuhnya keberadaan buah durian dalam setiap perjalanan.
Kalaupun terpaksa harus membawa, durian, harus dibungkus menggunakan wadah kedap aroma sehingga baunya tidak mengganggu penumpang lain.
βIni dibungkus ya pak supaya mendapatkan izin dari maskapai penerbangan,β kata seorang pramusaji industri oleh-oleh di Pekanbaru kepada Gontornews.
Kala itu, kru kami membawa serta menu pancake durian yang menjadi salah satu makanan khas Pekanbaru. [Mohamad Deny Irawan]





















