Tokyo, Gontornews — Pemerintah Jepang bersiap untuk menghentikan kampanye perjalanan domestik menuju dua kota karena peningkatan tajam kasus Covid-19. Dua kota yang dimaksud yaitu kota Osaka dan Sapporo.
“Infeksi menyebar dan perawatan medis menjadi menegang. Jadi saya pikir, ada baiknya untuk bertindak secepat mungkin,” ungkap Menteri Ekonomi, Yasutoshi Nishimura, kepada Reuters.
Nishimura mengatakan pengecualian akan berlangsung selama tiga pekan ke depan. Kebijakan ini berdampak sekaligus untuk menghentian reservasi perjalanan domestik ke dua wilayah tersebut.
Sementara itu, Perdana Menteri Jepang, Yoshihide Suga, Sabtu (21/11), mengatakan bahwa pemerintah akan menangguhkan reservasi baru untuk perjalanan ke daerah dengan peningkatan Covid-19 tertinggi. Suga mengakui peningkatan kasus Covid-19 di Jepang memang meningkat dalam beberapa waktu terakhir.
Suga sedang berusaha untuk menyeimbangkan revitalisasi ekonomi yang terpukul keras seraya menjaga agar penyebaran virus Covid-19 terkendali.
Kota Osaka sendiri melaporkan penambahan 171 kasus baru pada Senin (23/11). Angka ini lebih rendah ketimbang hari sebelumnya yang mencapai 286 kasus. Sementara kota Sapporo melaporkan penambahan 140 kasus pada hari yang sama atau lebih rendah dari rekor kasus infeksi yaitu 197 kasus Covid-19 pada Kamis (19/11).
John Hopkins melansir Jepang melaporkan 134.851 kasus infeksi Covid-19. Sementara angka kematian di negara Matahari Terbit mencapai 1.949 kematian akibat virus asal Wuhan tersebut. [Mohamad Deny Irawan]

























