15
Tonton Selengkapnya
28 °c
Pecenongan
Thu
Fri
Thursday, 4 June, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Wawancara

Dakwah Kreatif di Era Digital

Ismail Fahmi Ph.D, Pendiri Drone Emprit

Rusdiono Mukri by Rusdiono Mukri
13 June 2025
in Wawancara
0
Dakwah Kreatif di Era Digital

Foto: Tajdid.id

Di tengah derasnya arus informasi digital dan perubahan pola konsumsi media, dakwah kreatif muncul sebagai solusi untuk menjangkau generasi muda yang lebih menyukai konten yang menarik. Pendiri Drone Emprit, Ismail Fahmi Ph.D, dalam wawancara dengan Majalah Gontor mengatakan, transformasi dakwah saat ini telah berkembang sangat pesat dibandingkan dengan era konvensional. Munculnya media sosial seperti Instagram, Youtube, TikTok dimanfaatkan menjadi media penyampaian pesan dakwah Islam dengan metode lebih praktis, dapat dijangkau di mana saja, dan kapan saja.

“Dakwah kini tidak lagi terbatas pada waktu dan tempat tertentu seperti pengajian, majelis taklim, atau masjid dengan jadwal khusus. Saat ini, dakwah telah bertransformasi ke ranah digital melalui platform seperti YouTube, Instagram, TikTok, dan podcast, sehingga dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja. Selain itu, dakwah digital memungkinkan interaksi dua arah. Pendakwah tidak hanya menyampaikan pesan Islam, tetapi juga menerima tanggapan, pertanyaan, dan respons secara langsung dari audiens,” jelas doktor lulusan Univesitas Groningen Belanda itu.

Untuk mengupas lebih jauh apa dan bagaimana dakwah kreatif di era digital ini wartawan Majalah Gontor Muhamad Khaerul Muttaqien mewawancarai Pendiri Drone Emprit, Ismail Fahmi, Ph.D. Berikut petikan wawancaranya.

Di mana letak perbedaan dakwah kreatif dengan dakwah konvensional?

BACA JUGA

Titik Terang Kembalikan Lunturnya Adab dalam Dunia Pendidikan  

Kembali ke Fitrah: Apa yang Berubah Setelah Ramadhan?

Ekopesantren: Gagasan Merancang Pesantren Ramah Lingkungan

Masyarakat Indonesia Ingin Awali-Akhiri Ramadhan Bersama

Pentingnya Deep Literasi di Era Digital

Dakwah konvensional umumnya dilakukan secara langsung di masjid, majelis taklim, atau pengajian dengan ceramah yang panjang dan mendalam, menggunakan pola komunikasi satu arah. Da’i menyampaikan materi dan jamaah hanya mendengarkan tanpa adanya interaksi atau tanya jawab. Sebaliknya, dakwah kreatif memanfaatkan platform digital seperti YouTube, Instagram, TikTok, podcast, dan website yang memungkinkan pesan dakwah tersebar lebih luas tanpa batasan ruang dan waktu dengan pesan dakwah yang disajikan secara singkat, padat, dan menarik dengan dukungan efek visual dan audio, sehingga lebih mudah diingat terutama oleh generasi muda yang akrab dengan media sosial. Selain itu, dakwah di era digital menyediakan interaksi dua arah. Pendakwah tidak hanya menyampaikan pesan tetapi juga menerima tanggapan, pertanyaan, dan respons dari audiens secara langsung.

Sejak kapan dakwah kreatif muncul?

Kemunculan dakwah kreatif bermula dari perkembangan media sosial. Sekitar tahun 2009 – 2010 sudah mulai ramai para da’i memanfaatkan platform digital seperti YouTube, Instagram, dan TikTok untuk menyampaikan pesan dakwah.

Adakah contoh dakwah kreatif yang menurut Anda inspiratif?

Saat ini banyak pendakwah muda inspiratif menarik perhatian generasi muda melalui pendekatan dakwah yang modern dan relevan dengan kehidupan sehari-hari. Beberapa di antaranya yaitu Ustadz Felix Siauw, Ustadz Abdul Somad, Ustadz Hanan Attaki, Husein Ja’far Al Hadar, Ustadz Adi Hidayat, Gus Baha, dan Gus Iqdam. Mereka tidak hanya menyiarkan dakwahnya secara tatap muka tapi juga menyampaikan pesan-pesan Islam dengan pendekatan kreatif. Beberapa dari para ustadz ini juga membagikan berbagai konten kreatif seperti video ceramah, tulisan inspiratif di akun media sosialnya mengenai berbagai persoalan agama Islam. Bahkan, sejumlah pendakwah saat ini memiliki akun media sosial cukup populer dengan jutaan pengikut (follower).

Menurut Anda, apa peran dakwah kreatif dalam menarik perhatian masyarakat, khususnya generasi muda?

Peran dakwah kreatif dalam menarik perhatian masyarakat, khususnya generasi muda sangat penting karena program dakwah kreatif berfungsi untuk menginspirasi, mendidik, dan memberdayakan generasi muda agar memiliki nilai-nilai positif seperti kejujuran, kebaikan, dan tanggung jawab, sekaligus memperkuat ikatan komunitas dan membangun jembatan antargenerasi. Anak muda dikenal sebagai generasi yang kreatif sehingga pendekatan dakwah yang inovatif dan menginspirasi akan lebih mudah diterima oleh mereka. Topik-topik dakwah juga perlu disesuaikan dengan isu-isu yang menarik perhatian generasi muda. Isu-isu seperti lingkungan, pengelolaan sampah, dan perubahan iklim menjadi contoh topik yang relevan dan bisa diintegrasikan dalam pesan dakwah.

Apa tantangan utama yang dihadapi para dai atau pegiat dakwah dalam menerapkan dakwah kreatif?

Kalau kita melihat trend di era digital saat ini, rentang perhatian (attention span) atau kemampuan seseorang untuk mempertahankan fokus pada suatu aktivitas dalam jangka waktu tertentu tanpa terganggu cenderung lebih pendek sehingga mereka lebih menyukai konten berdurasi pendek. Namun, tantangannya adalah bagaimana menyampaikan pesan dakwah yang bermakna dan mendalam dalam waktu yang terbatas tanpa mengorbankan kualitas dan substansi. Karena konten dakwah yang singkat membatasi ruang untuk menyampaikan pesan dakwah yang mendalam dan interaktif, sehingga sering kali pesan dakwah terasa kurang lengkap.Selain itu, persaingan dengan banyaknya konten hiburan dan informasi lain membuat dai harus lebih kreatif agar dakwah tetap menarik tanpa mengorbankan kualitas dan akurasi.

Bagaimana dakwah kreatif dapat menjaga keseimbangan antara inovasi dan nilai-nilai agama yang otentik?

Dakwah kreatif harus menjaga keseimbangan antara inovasi dan nilai-nilai agama yang otentik dengan cara yang adaptif dan relevan terhadap perkembangan zaman serta karakter audiens. Pemilihan topik dakwah yang sesuai dengan isu-isu aktual dan menarik bagi generasi muda, seperti lingkungan dan keberlanjutan juga sangat penting tanpa mengabaikan prinsip-prinsip dasar agama. Walaupun memanfaatkan media digital dan konten kreatif, dakwah harus tetap berlandaskan nilai-nilai Islam wasathiyah dan menghindari penyederhanaan yang bisa menghilangkan esensi ajaran agama.

Apa saran Anda bagi para pegiat dakwah yang ingin mengembangkan dakwah kreatif agar lebih efektif dan berdampak?

Para pegiat dakwah perlu mengembangkan dakwah kreatif dengan cara yang adaptif dan relevan terhadap perkembangan zaman dan karakter audiens, terutama generasi muda. Mengaitkan dakwah dengan topik-topik yang menarik seperti masalah lingkungan, pengelolaan sampah, dan perubahan iklim, sekaligus menyesuaikan gaya komunikasi dengan perbedaan antargenerasi juga penting agar pesan dakwah yang disampaikan bisa diterima secara efektif. Selain itu komunikasi dua arah lebih disukai audiens karena memberikan kesempatan untuk interaksi langsung dan umpan balik membuat pesan dakwah menjadi lebih jelas, akurat, dan relevan bagi penerima. Komunikasi dua arah juga dapat meningkatkan keterlibatan audiens, serta menciptakan suasana yang lebih demokratis dan akrab. []

Tags: Dakwah konvensionaldakwah kreatifEra digital
Share21Tweet13Send
Previous Post

Kurban dan Kepedulian Sosial: Inspirasi Semangat Kurban 25 Ton dari Desa Petani yang  Sederhana

Next Post

Kekuatan Manusia

Rusdiono Mukri

Rusdiono Mukri

Redaksi Majalah Gontor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Edukasi Kurban SIT Insantama Leuwiliang: Guru Jelaskan Tata Cara Penyembelihan Hewan Kurban yang Sah Menurut Syariat

Edukasi Kurban SIT Insantama Leuwiliang: Guru Jelaskan Tata Cara Penyembelihan Hewan Kurban yang Sah Menurut Syariat

29 May 2026
Siswa SMPIT Insantama Leuwiliang Presentasikan Hasil Scientific Journey ke SEAMEO BIOTROP

Siswa SMPIT Insantama Leuwiliang Presentasikan Hasil Scientific Journey ke SEAMEO BIOTROP

29 May 2026
Mendidik Manusia, Bukan Mesin

Mendidik Manusia, Bukan Mesin

28 May 2026
Filosofi Takbir, Tahlil, dan Tahmid dalam Idul Adha: Kajian Ontologis, Epistemologis, dan Aksiologis

Filosofi Takbir, Tahlil, dan Tahmid dalam Idul Adha: Kajian Ontologis, Epistemologis, dan Aksiologis

30 May 2026
Siswa SDIT Insantama Leuwiliang Belajar Makna Pengurbanan Sambil Mengenal Organ Hewan Kurban

Siswa SDIT Insantama Leuwiliang Belajar Makna Pengurbanan Sambil Mengenal Organ Hewan Kurban

29 May 2026
Struktur dan Kultur

Struktur dan Kultur

0
Menghidupkan Spirit Haji Pasca-Idul Adha dalam Kehidupan Sehari-hari

Menghidupkan Spirit Haji Pasca-Idul Adha dalam Kehidupan Sehari-hari

0
Mengenal Gareth Morgan di Balik Metafora Organisme Pesantren

Mengenal Gareth Morgan di Balik Metafora Organisme Pesantren

0
Sakinah Finance, AirNav Indonesia, dan BPJPH Berdayakan 100 Penyandang Disabilitas melalui Literasi Keuangan Syariah, Pelatihan Bisnis, dan Qurban Inklusif

Sakinah Finance, AirNav Indonesia, dan BPJPH Berdayakan 100 Penyandang Disabilitas melalui Literasi Keuangan Syariah, Pelatihan Bisnis, dan Qurban Inklusif

0
BAZNAS Salurkan 1.240 Kambing Dam Jemaah Haji 2026 untuk Mustahik di Berbagai Provinsi

BAZNAS Salurkan 1.240 Kambing Dam Jemaah Haji 2026 untuk Mustahik di Berbagai Provinsi

0
Dari Sedekah Konsumen Alfamart, BAZNAS RI Distribusikan Paket Daging Kurban Hingga ke Desa Terpencil

Dari Sedekah Konsumen Alfamart, BAZNAS RI Distribusikan Paket Daging Kurban Hingga ke Desa Terpencil

1 June 2026
Struktur dan Kultur

Struktur dan Kultur

1 June 2026
BAZNAS Salurkan 1.240 Kambing Dam Jemaah Haji 2026 untuk Mustahik di Berbagai Provinsi

BAZNAS Salurkan 1.240 Kambing Dam Jemaah Haji 2026 untuk Mustahik di Berbagai Provinsi

1 June 2026
Menghidupkan Spirit Haji Pasca-Idul Adha dalam Kehidupan Sehari-hari

Menghidupkan Spirit Haji Pasca-Idul Adha dalam Kehidupan Sehari-hari

31 May 2026
BAZNAS RI Salurkan Daging Kurban bagi Masyarakat Prasejahtera di Kampung Pemulung Jurangmangu

BAZNAS RI Salurkan Daging Kurban bagi Masyarakat Prasejahtera di Kampung Pemulung Jurangmangu

31 May 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Alur Pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar Pondok Modern Darussalam GontorSource: gontortv
https://youtu.be/cUA3pvD43i8Video ini menjelaskan alur pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar Kulliyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI) Pondok Modern Darussalam Gontor secara lengkap dan sistematis.Informasi lengkap terkait pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar KMI Pondok Modern Darussalam Gontor dapat diakses melalui:
https://gontor.ac.id/persiapanPendaftaran online dilakukan melalui halaman resmi:
https://capel.gontor.ac.id
  • Kunjungan Tim Redaksi Majalah Gontor ke Pondok Pesantren Modern Darel Azhar RangkasbitungIntip momen seru kunjungan Tim Redaksi Majalah Gontor saat berkeliling melihat fasilitas, unit ekonomi, hingga suasana belajar di Pondok Pesantren Modern Darel Azhar Rangkasbitung.#DarelAzhar #MajalahGontor #KunjunganMahabbah #PondokModern #Rangkasbitung #SantriIndonesia #UkhuwahIslamiyah #DuniaPesantren #Gontor #LiterasiSantri
#majalahgontor
#gontornews
  • Tujuan dari sains Islam adalah meletakkan kembali jejak Tuhan di dalam kausalitas alam, agar manusia tidak arogan dan menganggap alam bekerja tanpa pencipta.Prof. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasionline
#belajarbaik
#hidupislami
#kehidupanislam
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri
#ilmupengetahuan
  • Membaca Al-Qur
  • Kebebasan dalam Islam bukanlah kebebasan tanpa batas, melainkan
  • Nasehat dalam memimpin suatu lembaga:
(Yang sulit dan menjadi tantangan dalam memimpin lembaga itu adalah:)
1. Noto Atine Dewe
2. Noto Atine Wong Liyo
3. Noto Atine Wong Liyo Sing luwih Tuo
4. Noto Atine Wong Liyo Sing luwih Tuo Sing Tukaran.KH Hasan Abdullah Sahal#nasehat
#motivasi
#belajar
#hidup
#kehidupan
#majalahgontor
#gontornews
  • Beriman itu tandanya jujur. Beriman itu tandanya bersaudara. Iman seseorang bisa diukur dari perilakunyaProf. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasi
#belajar
#hidup
#kehidupan
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri
  • KAJIAN PARENTING EKSKLUSIF & VIRTUAL TOUR ARABIC GLOBAL SCHOOL JAKARTA.Menyiapkan Generasi Cerdas: Menyeimbangkan Adab Islami & Kompetensi Global di Era DigitalBersama Narasumber dari Arabic Global School (AGS):
1.​Dedek Febrian (Pembimbing Akademik AGS)
2.​Ramdhanil (Kepala Sekolah Kindergarten AGS)
3.​Adi Suroto (Kepala Sekolah Primary AGS)Moderator :
Devi Lusianawati
Reporter Majalah Gontor dan Gontornews.com🗓 Rabu, 22 April 2026
⏰ 13.00 – 15.30 WIB​👇 KLIK LINK DI BAWAH INI UNTUK MENDAFTAR:
👉 https://bit.ly/pendaftaran-kajian-online#bedahbuku #parentingislami #muslimmilenial #gontornews #majalahgontor #gontor #kajianonline #kajianislam #psikologianak #polaasuh #bukuislami #livezoom #webinarislami #pendidikananak #belajarparenting #polaasuhanak #generasimilenial #islammodern #kajianjakarta
  • Mestinya orang Islam itu hanya dengan menjalankan shalat, jiwanya itu bersih. Shalat itu harus ada hubungannya dengan perilaku.Prof. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasi
#belajar
#hidup
#kehidupan
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result