Whakatane, Gontornews — Lebih dari puluhan orang dikabarkan hilang, 20 orang luka-luka dan 5 orang tewas akibat letusan gunung berapi di North Island, Selandia Baru, Senin (9/12) dini hari.
Pihak kepolisian menghentikan pencarian korban menyusul letusan gunung berapi susulan yang terjadi di White Island, Senin. Pasalnya, kepulan awan panas pasca letusan gunung berapi membumbung tinggi ribuan kaki ke udara.
Saat letusan terjadi, otoritas keamanan setempat mengonfirmasi ada sekitar 50 orang, warga Selandia Baru dan turis asing, berada di dekat lokasi kejadian. Pihak keamanan pun tidak bisa mendekati lokasi kejadian karena lokasi pasca letusan masih sangat berbahaya.
“Tidak ada tanda-tanda kehidupan yang terlihat di lokasi di sejumlah titik,” ungkap pernyataan resmi pihak kepolisian Selandia Baru.
“Polisi meyakini bahwa siapapun yang selamat dari bencana tersebut akan segera dievakuasi,” tambah pernyataan pihak kepolisian Selandia Baru yang dilansir Reuters.
Meski telah mendapatkan peringatan, pemandu tur tetap memaksakan diri untuk mengunjungi objek wisata gunung berapi di wilayah North Island, Selandia Baru. Dua puluh tiga orang berhasil diselamatkan sementara yang lainnya masih terjebak di sekitar pulau.
“Pihak kepolisian masih bekerja untuk mengkonfirmasi jumlah peserta yang datang dan mereka yang telah meninggal,” imbuh pernyataan pihak kepolisian setempat.
“Baik warga Selandia Baru dan turis asing diyakini terlibat dalam bencana tersebut. Mayoritas turis berasal dari kapal pesiar Oviation of the Seas,” katanya.
Sementara itu, Ambulan St John membawa sekitar 20 orang yang terluka akibat terkena letusan gunung berapi. Sedangkan beberapa korban luka bakar langsung dibawa menggunakan helikopter menuju Whakatane.
“Saya tahu ada sejumlah kekhawatiran dan kecemasan bagi mereka keluarga korban atau warga sekitar pulau tersebut,” ujar Perdana Menteri Selandia Baru, Jacinda Ardern, mengomentari bencana letusan gunung berapi di White Island.
“Saya dapat memastikan bahwa pihak kepolisian telah mengerahkan segala kemampuan yang mereka miliki,” tutup Ardern.
PM Ardern sendiri dijadwalkan akan memberikan informasi seputar letusan gunung berapi di White Island Selasa waktu setempat. [Mohamad Deny Irawan]
























